sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
Jumat, 16 Okt 2020 10:58 WIB

Mirrorless Fujifilm X-S10 tawarkan stabilisasi IBIS di bodi kecil

Fujifilm mendesain ulang sistem IBIS di X-S10 yang memungkinkannya memiliki desain lebih kecil dan bobot lebih ringan hingga 30% dibandingkan dengan sistem IBIS sebelumnya di kamera seri X lain.

Mirrorless Fujifilm X-S10 tawarkan stabilisasi IBIS di bodi kecil
Source: PetaPixel

Fujifilm baru saja meluncurkan kamera mirrorless terbaru mereka yang memiliki desain ringkas dan ringan serta kelengkapan sensor gambar beresolusi 26,1 MP. Disebut dengan X-S10, mirrorless ini dilengkapi pula dengan sistem stabilisasi gambar di bodi (IBIS) rancangan baru. Perusahaan tersebut merancang X-S10 dengan command dial baru dan desain keseluruhannya berbeda dengan kamera buatan Fujifilm lainnya.

Dilansir dari PetaPixel (16/10), tawaran yang paling menonjol dari kamera ini adalah perubahan desain yang dramatis. Bagi para penggemar Fujifilm, bentuk X-S10 mungkin akan mengejutkan. Dibandingkan dengan X-T4 dan kamera Fujifilm lainnya, desain dial atas dan pegangan (grip) dari X-S10 lebih terlihat seperti desain kamera mirrorless dari para kompetitor daripada bentuk ciri khas Fujifilm.

Mungkin yang lebih mengejutkan adalah perubahan pada dial atas, terutama penambahan Mode Dial. Kamera Fujifilm hingga saat ini sebagian besar meniru desain kamera film, dengan shutter, ISO, dan exposure yang memiliki dial-nya sendiri. Namun X-S10 mengesampingkan hal itu.

Command dial di sisi kanan berbentuk bergerigi yang berfungsi untuk mengubah pengaturan. X-S10 juga memiliki tombol rekam film khusus di bagian atas kamera yang akan memulai perekaman video bahkan saat kamera dalam mode foto.

Fujifilm mendesain ulang sistem IBIS di X-S10 yang memungkinkannya memiliki desain lebih kecil dan bobot lebih ringan hingga 30% dibandingkan dengan sistem IBIS sebelumnya di kamera seri X lain. Oleh karena itu, meskipun ukurannya kecil, IBIS-nya mampu memberikan stabilisasi gambar lima arah hingga 6-stop.

IBIS tersebut juga dirancang untuk bekerja dengan baik dalam mode video. Fujifilm mengklaim ini mampu mengkompensasi guncangan kamera bahkan saat berjalan. Perusahaan itu juga menambahkan fitur Image Stabilization Mode Moost yang dapat memberikan lebih banyak stabilisasi, yang menambahkan stabilisasi saat kamera berguncang.

X-S10 menjanjikan sistem autofocus (AF) berkecepatan tinggi yang ditenagai oleh X-Processor 4. Sensor ini memiliki 2,16 juta piksel phase-detection yang menurut Fujifilm dapat menentukan titik fokus hingga durasi 0,02 detik. Ada pula tracking AF untuk subjek bergerak serta deteksi wajah dan mata.

Pemotretan gambar burst juga diperkuat oleh mode Blackout-free yang menghasilkan foto hingga 30 fps menggunakan shutter elektronik, tetapi X-S10 masih menawarkan pengalaman shutter mekanik hingga kecepatan 8 fps. Dalam hal perekaman video, X-S10 dapat menghadilkan resolusi 4K hingga 30 fps.

Bodi Fujifilm X-S10 dijual dengan harga USD999 (Rp15 juta). Sedangkan dengan kelengkapan lensa kit XF 18-55mm F2.8-4 R dan XF 16-80mm F4 R OIS WR masing-masing menjadi USD1.400 (Rp20,7 juta) dan USD1500 (Rp22,1 juta).

Share
×
tekid
back to top