sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
Rabu, 24 Nov 2021 13:10 WIB

Kapan harus mengaktifkan fitur ekspansi RAM pada smartphone

Fitur RAM Expansion akan diaktifkan oleh sistem secara otomatis saat beban kerja perangkat cukup tinggi. Alasannya satu, agar membuat perangkat tetap lancar digunakan meski sedang membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.

Kapan harus mengaktifkan fitur ekspansi RAM pada smartphone

Belakangan ini kita sering kali mendengar sebuah fitur pada smartpone yang dapat memperluas besaran RAM. Di beberapa brand smartphone seperti OPPO, fitur ini disebut RAM Expansion atau ekspansi RAM. Idenya adalah pengguna bisa memperbesar jumlah RAM bawaan pada smartphone yang digunakan.

Fitur ini awalnya memang terdengar sedikit membingungkan. Bagaimana caranya sebuah smartphone dapat memperbesar ukuran RAM tanpa mengganti atau menambahkan piranti baru pada sebuah smartphone.

Mudahnya seperti ini, sebuah perangkat dengan besaran RAM 8GB seperti OPPO A95 memungkinkan untuk memperbesar ukuran RAM-nya dengan besaran yang sudah ditentukan, yakni 2GB, 3GB hingga 5GB untuk ukuran maksimalnya.

Perangkat OPPO akan meminjam ruang dari penyimpanan internal untuk dijadikan memori sementara atau virtual memory pada perangkat OPPO A95.

Lantas kapan idealnya fitur RAM Expansion digunakan? Apakah tidak membuat perangkat lebih boros dengan jumlah RAM yang lebih besar?

Fitur RAM Expansion ideal dipakai kapan saja, bahkan ketika Anda baru menggunakan perangkat OPPO A95, Anda bisa langsung melakukan ekspansi 5GB. Terkait boros tidaknya, ada baiknya Anda memahami cara kerja fitur RAM Expansion pada perangkat OPPO.

Ketika Anda memilih untuk mengekspansi RAM sebesar 5GB pada perangkat OPPO A95, tidak serta merta Anda akan memiliki besaran RAM 8GB + 5GB = 13GB secara terus menerus. Fitur RAM Expansion baru akan aktif ketika perangkat membutuhkannya, di mana sistem pada perangkat merasa bahwa fitur tersebut harus diaktifkan sekarang.

Umumnya, fitur RAM Expansion akan diaktifkan oleh sistem secara otomatis saat beban kerja perangkat cukup tinggi. Alasannya satu, agar membuat perangkat tetap lancar digunakan meski sedang membuka beberapa aplikasi secara bersamaan. Ketika beban kerja kembali menurun, perangkat OPPO kembali menggunakan besaran RAM awal sebagai virtual memory-nya.

Apakah boros? Tentu saja tidak, karena semua digunakan saat dibutuhkan saja. Sehingga tidak menuntut penggunaan baterai yang besar.

Hadirnya fitur ini memang cukup menarik, mengingat aktivitas pada smartphone saat ini sudah semakin tinggi. Smartphone tak hanya menjadi alat komunikasi saja, namun juga untuk mengekpresikan diri dan mengerjakan apa saja. Dengan dukungan fitur ini pada perangkat dengan harga terjangkau, OPPO menawarkan sebuah perangkat andal yang didukung dengan fitur-fitur cerdas untuk menemani aktivitas penggunanya seharian.

Editor
Share
×
tekid
back to top