sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
Jumat, 20 Nov 2020 10:26 WIB

Facebook gugat pemilik website yang kloning Instagram

Facebook lagi-lagi mengajukan gugatan ke pengembang yang menyalahgunakan platformnya. Kali ini, perusahaan itu menggugat pemilik situs kloningan Instagram.

Facebook gugat pemilik website yang kloning Instagram

Facebook mengonfirmasi pihaknya mengajukan tuntutan untuk website yang berfungsi sebagai salinan Instagram. Dalam laporan Facebook, website ini diketahui mengumpulkan data pengguna Instagram untuk membuat salinan dari data tersebut dan ditayangkan dalam website-nya. Tidak tanggung-tanggung, Facebook menyebut ada lebih dari 100.000 akun yang disalin. 

Tuntutan itu ditujukan untuk Ensar Sahinturk. Ia dilaporkan mengembangkan situs klon Instagram dengan cara menyalin profil, unggahan hingga informasi lainnya tanpa sepengetahuan pengguna yang bersangkutan. Facebook menilai bahwa langkah ini menghilangkan kontrol pengguna atas akun mereka sendiri. 

“Sahinturk menggunakan software otomatis untuk mengambil profil publik, foto dan video dari lebih dari 100.000 akun Instagram tanpa izin dan hal ini melanggar kebijakan kami. Ia kemudian mempublikasikan data itu di situs kloning, di mana setiap orang dapat memasukkan username Instagram untuk melihat profil, gambar, video, stories, hashtag dan lokasi yang ditautkan ke akun tersebut,” demikian pernyataan yang diberikan Facebook dalam blog resminya (20/11). 

Untuk diketahui, saat ini ada beberapa situs klon Instagram yang bisa ditemui. Situs ini memang dapat menampilkan profil, foto, video, stories hingga informasi lain akun Instagram tertentu. Pengguna hanya perlu memasukkan username untuk dapat melihat akun tersebut. Tidak hanya itu, beberapa situs juga menampilkan sejumlah foto dan video yang memiliki tagar yang relevan dengan hasil pencarian tersebut. 

Facebook menyebut bahwa langkah ini dilakukan untuk menghentikan aktivitas pencurian data pengguna sebagai komitmen Facebook untuk melindungi penggunanya. Ini merupakan satu dari sekian langkah agresif yang dilakukan Facebook untuk menghentikan pengembang yang menyalahgunakan platform-nya. Sebelumnya, Facebook melakukan hal yang sama untuk pengembang yang menjual likes dan engagement palsu di Instagram. 
 

Share
×
tekid
back to top