Eksekutif LG: Kami putuskan tidak produksi smartphone lipat

LG telah menghadirkan TV yang mampu dilipat. Akan tetapi untuk smartphone lipat, perusahaan menilai terlalu dini untuk memproduksinya.

Eksekutif LG: Kami putuskan tidak produksi smartphone lipat (Foto: The Verge)

Sejumlah vendor tengah menyiapkan smartphone lipatnya. Sebut saja Samsung, Huawei dan Xiaomi yang gencar dengan rumor akan segera menghadirkan smartphone lipat di tahun ini. LG tak ketinggalan ikut dalam daftar vendor yang kabarnya akan menghadirkan perangkat serupa.

Namun tampaknya perusahaan asal Korea Selatan itu akan mengakhiri rencananya. LG telah menghadirkan TV yang mampu dilipat. Akan tetapi untuk smartphone lipat, perusahaan menilai terlalu dini untuk memproduksinya. Hal ini dilontarkan oleh bos ponsel dan TV LG Electronics, Brian Kwon, saat konferensi pers di Seoul.


BACA JUGA

Ini alasan LG berani bawa perangkat IoT ke Indonesia

LG V50 ThinQ versi 5G meluncur 19 April

LG V50, smartphone 5G berlayar ganda


"Selama Consumer Electronics Show pada bulan Januari (2019), LG memperkenalkan TV rollable. Ini adalah teknologi canggih yang selangkah lebih maju dari teknologi lipat. Kami telah meninjau peluncuran smartphone yang bisa dilipat saat merilis smartphone 5G, namun memutuskan untuk tidak memproduksinya," kata Kwon.

"Permintaan pasar untuk smartphone diperkirakan mencapai satu juta, tapi masalah utama LG dalam bisnis smartphone adalah untuk mendapatkan kembali posisi pasarnya. Mempertimbangkan situasi ini, masih terlalu dini bagi LG untuk meluncurkan smartphone lipat. Dalam hal teknologi, kami siap sepenuhnya untuk merespons, tergantung pada reaksi konsumen (pada smartphone lipat)."

Penjelasan Kwon memang tak begitu jelas menunjukkan seberapa jauh perusahaan telah mengembangkan smartphone lipatnya. Rumor yang berkembang juga tak begitu mengungkap seberapa siap smartphone lipat buatan LG telah dirancang. Yang jelas LG menilai belum ada permintaan dari konsumen akan perangkat itu.

"Apa yang bisa saya katakan adalah bahwa kami telah melihat faktor bentuk ini selama bertahun-tahun," ujarnya. 

Meski LG telah mengajukan paten perangkat lipat sejak lama, LG memang mungkin masih perlu fokus pada smartphone tradisionalnya terlebih dulu. LG sendiri menunjuk Kwon menjadi kepala divisi mobile yang baru pada November lalu. Wajar saja jika dia berupaya memulihkan posisi perusahaan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: