DJI punya Osmo Action untuk melawan GoPro

Salah satu fitur yang ditonjolkan pada Osmo Action adalah dual display alias layar ganda. Layar belakang digunakan untuk mengakses menu, sedangkan layar depan untuk mempermudah selfie.

DJI punya Osmo Action untuk melawan GoPro

DJI memang terkenal akan perangkat drone. Tetapi baru-baru ini perusahaan tersebut mengenalkan action camera bernama Osmo Action. Kamera ini diinformasikan memiliki desain yang cukup tangguh sehingga memungkinkan digunakan dalam hampir segala kondisi.

Dilansir dari DP Review (15/5), Osmo Action hadir untuk berhadapan langsung dengan GoPro Hero. Kamera yang berukuran minimalis ini dilengkapi dengan sensor berukuran 1/2,3 inci beresolusi 12 MP serta mampu merekam video 4K HDR. Lensa yang digunakannya menggunakan aperture f/2.8 dengan sudur pandang lebar 145 derajat.


BACA JUGA

Tahun depan, smartphone akan punya kamera dengan 108MP

Review kamera aksi Sony RX0 II, kecil-kecil cabe rawit

Berbasis Lumix FZ1000 II, Leica V-Lux 5 dibanderol Rp17 juta


Lantaran ditujukan untuk penggunaan yang banyak bergerak, Osmo Action dilengkapi dengan stabilisasi gambar elektronik (EIS) RockSteady eksklusif dari DJI agar hasilnya tetap stabil. Perlu diingat bahwa crop factor yang dihadirkan ketika fitur RockSteady aktif adalah 18 hingga 22 persen. DJI juga menerapkan fungsi de-warp demi mengurangi gangguan distorsi karena sudut pandang lebar lensanya.

Salah satu fitur yang ditonjolkan pada Osmo Action adalah dual display alias layar ganda. Selain layar berukuran 2,25 inci di bagian belakang yang memiliki teknologi sentuh untuk mengakses menu, DJI juga menanamkan layar depan berukuran 1,4 inci agar memudahkan melakukan selfie.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Osmo Action memiliki desain yang tangguh. Hal ini dikarenakan  kamera tersebut tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 11 meter. Selain itu, Osmo Action tahan benturan hingga ketinggian 1,5 meter.

Terdapat tiga tombol untuk akses Osmo Action: tombol daya, tombol rekam dan tombol khusus yang dinamai Quick Switch (QS). Tombol QS berguna untuk melakukan transisi antara mode perekaman, beralih dari layar depan/belakang, dan mengubah pengaturan.

Mode pemotretan dapat dilakukan melalui aspect tratio 16:9 atau 4:3. Kepekaan ISO yang dimilikinya adalah 100 hingga 3200. Kecepatan shutter yang dimilikinya dapat dilakukan dari 120 detik hingga 1/8000 detik. Dalam mode burst, Osmo Action mampu memotret hingga 7 fps.

Dalam hal video, kamera terbaru dari DJI ini diinformasikan mampu merekam resolusi 4K/60p dan 4K HDR hingga 30 fps. Jika kamu ingin merekam dengan frame rate yang lebih tinggi, dapat menggunakan resolusi perekaman Full HD pada 240 fps.

Slot microSD/SDXC/SDHC yang dimiliki Osmo Action mendukung hingga kapasitas 256 GM. Sedangkan baterainya diklaim dapat diisi ulang hingga penuh dalam waktu 88 menit dan dapat digunakan merekam selama 116 menit ketika menggunakan resolusi 1080/30p atau 91 menit ketika menggunakan resolusi 4K dengan mengaktifkan 4K/30p. Harga yang ditawarkan DJI untuk Osmo Action adalah USD349 (Rp5 juta).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: