Defenxor luncurkan proyek Dsiem

Defenxor telah meluncurkan proyek Dsiem, yang menjadi SIEM open source untuk mendukung Security Operation Center (SOC).

Defenxor luncurkan proyek Dsiem Source: Defenxor

Bertepatan dengan ulang tahun ke-4, Defenxor telah meluncurkan proyek Dsiem. Ini merupakan proyek open source untuk event correlation yang dibuat di atas arsitektur Elasticsearch dan dapat berfungsi sebagai SIEM (Security Information and Event Management). Dsiem juga didesain untuk membantu analis keamanan yang bekerja pada Pusat Operasi Keamanan Siber atau Security Operation Center (SOC).

Diklaim saat ini Dsiem telah digunakan untuk membantu menjaga keamanan beberapa lembaga pemerintahan, sejumlah BUMN di Indonesia, dan berperan dalam menjaga keamanan siber saat ajang Asian Para Games 2018 silam. 

Perusahaan ini juga mengungkapkan tiga perbedaan Dsiem dari SIEM lainnya. Pertama adalah sifatnya yang open source, sehingga bisa digunakan dan dikembangkan oleh pengembang di seluruh dunia secara bebas tanpa batasan kapasitas dan fungsi. Kedua adalah kapasitas dan kecepatannya, karena berjalan di atas platform ELK Stack yang diklaim memiliki kemampuan mengolah data dalam jumlah besar dengan cepat. Jadi Dsiem bisa digunakan oleh semua organisasi dengan berbagai ukuran. Sedangkan yang ketiga, Dsiem memang didesain untuk digunakan pada Security Operation Center yang berdasarkan kebutuhan dan pengalaman.

Dengan berjalan di atas platform yang bisa mengolah jumlah data yang besar, diklaim Dsiem juga dapat digunakan pada  Pusat Operasi Keamanan Siber level Nasional atau National SOC (NSOC).

“NSOC adalah inisiatif yang bersifat masif, strategis dan amat sensitif, maka diperlukan solusi yang efisien dari sisi biaya dan terbuka untuk dievaluasi, bahkan hingga level source code. Dengan sifatnya yang Open Source, maka Dsiem lebih baik dari sisi biaya dibanding solusi lisensi berbayar, dan source code-nya terbuka untuk dievaluasi," kata Presiden Direktur Defenxor, Toto Atmojo.

Selanjutnya perusahaan berharap Dsiem bisa dipakai lebih banyak organisasi untuk meningkatkan kondisi IT Security mereka.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: