sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
Rabu, 28 Jul 2021 13:46 WIB

Data nasabah BRI Life bocor, Kominfo lakukan investigasi

Data nasabah BRI Life dikabarkan bocor dan dijual oleh peretas. Menanggapi hal ini, Kementerian Kominfo melakukan serangkai investigasi untuk mengatasi masalah tersebut.

Data nasabah BRI Life bocor, Kominfo lakukan investigasi
Credit: Unsplash

Peretasan data kembali terjadi di Indonesia. Kebocoran data ini muncul dari perusahaan asuransi BRI Lifedata. 2 juta nasabah BRI Life menjadi korban pelanggaran data kali ini. Data tersebut kemudian dijual di internet. Dikutip akun Twitter @UnderTheBreach, peretas mengklaim memiliki 463.000 dokumen asuransi dan data sensitif milik nasabah.

Tak hanya itu, akun Twitter tersebut juga menyebutkan peretas memiliki video demonstrasi yang berdurasi 30 menit. Dalam video tersebut, menunjukkan jika peretas memiliki sejumlah data yang berukuran sekitar 250GB. Ia juga menunjukkan peretas memiliki data nasabah dalam bentuk file PDF. Peretas dapat mengakses data itu dengan menyusup ke beberapa komputer milik karyawan. Seluruh data ini dijual peretas dengan harga USD7000 (sekitar Rp101 juta).

 

 

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengetahui permasalahan ini. Dalam siaran persnya, Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Kominfo menyampaikan Kominfo telah menerima informasi terkait dugaan kebocoran data nasabah dan tengah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kementerian Kominfo melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, telah melakukan investigasi internal untuk melakukan pendalaman terhadap sampling data pribadi yang diduga bocor. Investigasi ini dikatakan telah berjalan sejak 27 Juli 2021.

Hari ini, Kementerian Kominfo melakukan pemanggilan terhadap Direksi BRI Life sebagai bagian dari proses investigasi. Dedy mengatakan, hingga kini investigasi masih terus berjalan dan hasil belum dapat disimpulkan.

Selain Kementerian Kominfo, BRI Life juga tengah berusaha untuk mengatasi masalah kebocoran data nasabah. BRI Life mengatakan telah bekerja sama dengan tim independen spesialis keamanan siber. Selain itu, perusahaan mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

Perusahaan menegaskan akan selalu berusaha melindungi data pemegang polis. "BRI Life terus melakukan upaya maksimal untuk melindungi data pemegang polis melalui penerapan tata kelola teknologi informasi dan tata kelola data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Ade Nasution, Corporate Secretary BRI Life.

Share
×
img
×
tekid
back to top