sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
Sabtu, 18 Apr 2020 10:02 WIB

Corona ubah perilaku konsumen dan produsen di Indonesia

Pandemi corona telah mengubah perilaku konsumen masyarakat dan mendorong industri makanan serta minuman cepat saji buru-buru beralih ke platform marketplace, seperti Shopee dan Tokopedia.

Corona ubah perilaku konsumen dan produsen di Indonesia
Source: Doofinder

Sudah hampir sekitar satu bulan atau lebih sebagian masyarakat di Indonesia melakukan karantina diri dengan belajar, bekerja, serta beribadah dari rumah. Belum lagi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang kini diberlakukan di Jabodetabek. Masyarakat makin terbatas melakukan mobilitas ke luar rumah, meskipun itu hanya membeli persediaan makanan dan minumam di rumah. Pandemi ini telah mengubah perilaku konsumen masyarakat dan mendorong industri makanan serta minuman cepat saji beralih ke platform marketplace, seperti Shopee dan Tokopedia

Beberapa waktu lalu, Tokopedia mengungkapkan 3 kategori produk yang paling meningkat penjualannya selama pandemi Covid-19 berlangsung, yaitu keperluan rumah tangga, makanan, dan minuman. Selain produk daging sapi, jahe, dan kurma, produk kopi kekinian juga menjadi salah satu yang peningkatannya signifikan.

Selama pandemi ini, orang-orang yang WFH memang mengalihkan aktivitas belanjanya secara online baik melalui e-commerce maupun layanan antar makanan seperti GoFood dan GrabFood. Tak ayal jika produsen pun menyesuaikan perubahan perilaku pelanggan untuk memperluas channel mereka.

Berdasarkan pantaun Tek.id, beberapa merek kopi seperti Kopi Kenangan, Kopi Janji Jiwa, dan Kopi Lain Hati menggencarkan penjualan produknya dengan memberikan promo-promo potongan harga untuk pemesanan melalui GoFood dan GrabFood. Sementara Maxx Coffee membuat terobosan baru dengan menjual kopi literan di Shopee dan Tokopedia. Tidak hanya Maxx Coffee, merek Kopi Soe juga mulai menjual kopi seukuran 1 liter.

“Dengan perubahan perilaku masyarakat di tengah masa pandemi COVID-19 seperti ini peran e-commerce merupakan industri yang cukup vital untuk bisa terus memenuhi kebutuhan masyarakat. Dari faktor tersebut kami melihat adanya perkembangan positif seller-seller baru yang berjualan di Shopee. Hal ini terkait dengan kebutuhan pokok sampai dengan alat-alat kesehatan menjadi kategori produk yang semakin dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” kata Shopee kepada Tek.id.

Tokopedia juga mengakui, produk kopi kekinian mendapati peningkatan signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa bisnis daring bisa memastikan para pebisnis lokal tetap beroperasi di tengah pandemi seperti sekarang ini.

“Berkaitan dengan kategori Makanan dan Minuman, selain daging sapi, jahe dan kurma, produk kopi kekinian yang banyak dijadikan teman WFH juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.

Jadi tidak hanya konsumen, tapi produsen pun ikut mengubah strategi penjualannya. Para pegiat UMKM juga ikut terdorong untuk mengeluarkan produk-produknya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Share
×
tekid
back to top