Bug berusia 19 tahun WinRAR digunakan untuk sebarkan malware

Namun, para pengembang di WinRAR sudah memastikan bahwa bug yang berusia 19 tahun tersebut sudah diperbaiki.

Bug berusia 19 tahun WinRAR digunakan untuk sebarkan malware Ilustrasi Hacker (pexels)

WinRAR merupakan salah satu software populer untuk mengkompres data dalam satu tempat. Buktinya, hingga saat ini mereka telah berhasil bertahan selama 19 tahun.

Sayang, dalam pengembangannya, aplikasi tersebut memiliki bug yang sudah berumur sama dengan perusahaan tersebut. Dan parahnya, para peretas saat ini menggunakan bug tersebut untuk melakukan tindakan kejahatan kepada para pengguna WinRAR.


BACA JUGA

WhatsApp dan Telegram ternyata tidak terlalu aman

Hati-hati, malware serupa WhatsApp infeksi 25 juta ponsel Android

Zoom, aplikasi video call di Mac bikin pengguna jengkel


Dalam sebuah laporan, peneliti keamanan mengklaim bahwa peretas opportunistic memanfaatkan kelemahan tersebut untuk mendistribusikan malware. Tentu saja, hal ini bukan merupakan sebuah kabar baik.

Untung, perusahaan tersebut sudah mengetahui masalah ini dan membuat perbaikan besar-besaran. Mereka pun menyatakan, pembaruan terkini dari aplikasi sudah tidak terdapat bug tersebut. Jadi, para pengguna tetap aman menggunakan aplikasi mereka.

Menurut para peneliti keamanan, saat ini para peretas sudah banyak menggunakan bug tersebut untuk menyerang para korbannya.

"Pada minggu pertama sejak kerentanan diungkapkan, McAfee telah mengidentifikasi lebih dari 100 eksploitasi dan penghitungan unik, dengan sebagian besar target awal berada di Amerika Serikat pada saat penulisan ini dilakukan,” kata para peneliti.

Jadi, yang Anda harus lakukan hanyalah memperbaharui aplikasi WinRAR Anda dengan versi yang paling terbaru.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: