Bocoran benchmark Snapdragon 8cx mencuat

Dalam bocoran benchmark dari laman Geekbench, ternyata prosesor Snapdragon 8cx milik Qualcomm kalah dari prosesor Intel Core i5 8250u.

Bocoran benchmark Snapdragon 8cx mencuat Qyalcomm Snapdragon 8cx

Kurang dari satu tahun lalu Qualcomm memperkenalkan prosesor milik mereka yang didapuk dapat bersaing dengan kinerja prosesor desktop. Ya, prosesor itu adalah Snapdragon 8cx.

Sayang, hingga saat ini para OEM yang tertarik dengan prosesor ini masih belum dapat memproduksi perangkat dengan prosesor tersebut. Padahal, perusahaan asal Amerika tersebut menjanjikan memberikan pengguna akses ke kinerja komputasi dan masa pakai baterai yang sangat baik, menandingi prosesor mobile milik Intel.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Qualcomm Snapdragon 865 janjikan peningkatan performa

Core i3-10100 akan memiliki 4 core dan 8 threads

AMD persiapkan Zen 3, bawa peningkatan performa minimal 8 persen


Namun, belakangan ini beredar hasil benchmark dari prosesor yang didasarkan dari Snapdragon 855 tersebut. Sayangnya, dalam bocoran yang tersiar dari situs benchmark Geekbench, terlihat bahwa kemampuan prosesor ini tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Hasil skor single-core Snapdragon 8cx ternyata hanya bisa mendapatkan skor sebesar 3352 poin. Hasil skor ini sedikit lebih kecil dari A10X Fusion milik Apple yang memiliki skor 3971 dan Intel Core i5 8250u dengan skor 3659 poin.

Di sisi lain, hasil pengujian multi-core menunjukkan bahwa Snapdragon 8cx memiliki hasil benchmark sebesar 11048 poin. Hasil ini sekali lagi sedikit lebih kecil dari i5 8250u yang memiliki skor 11192, namun lebih tinggi dari A10X Fusion yang memiliki skor 9568, seperti lapor Wccftech (4/9/2019).

Meski demikian, apa yang digadang-gadang oleh Qualcomm adalah harga prosesor mereka yang lebih murah, sehingga laptop yang akan menggunakan prosesor ini akan lebih murah. Tak ketinggalan, efisiensi daya dari prosesor ini juga akan mengalahkan efisiensi dari prosesor mobile milik Intel.

Hal ini dikarenakan Snapdragon 8cx akan menggunakan teknologi fabrikasi 7nm. Sedangkan prosesor Intel hingga saat ini baru menyentuh teknologi fabrikasi 10nm, bahkan lebih banyak yang masih menggunakan teknologi fabrikasi 14nm.

Diharapkan Qualcomm dapat menyelesaikan proses fabrikasi dari prosesor ini agar dapat segera masuk ke produksi massal. Namun, mereka masih enggan memberikan komentar terkait dengan pertanyaan tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: