sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
Selasa, 22 Sep 2020 09:55 WIB

Benyamin Sueb muncul di laman utama Google

Tepat pada 22 September 2020, Google menjadikan Benyamin Sueb sebagai Google Doodle atas warisan yang telah dia torehkan selama masa hidupnya.

Benyamin Sueb muncul di laman utama Google
Benyamin Sueb

Siapa sih yang tidak kenal dengan Benyamin Sueb? Ya, aktor yang satu ini memang menjadi legenda dunia hiburan Indonesia di era 70-an hingga 90-an dan menjadi salah satu aktor dengan talenta yang sangat banyak.

Nah, untuk mengenang sosok yang tak hanya jago akting ini, Google pun memberikan penghormatan terhadap Benyamin. Tepat pada 22 September 2020, mereka membuat Doodle di landing page mereka yang menampilkan wajah sang legenda.

Kali ini, yang kebagian menjadi artis di balik karikatur tersebut adalah Isa Indra permana. Seniman asal Yogyakarta ini memang sudah biasa membuat karikatur dan telah digandeng oleh nama-nama terkenal untuk menciptakan sebuah karya seni yang indah.

“Doodle hari ini, diilustrasikan oleh artis tamu asal Indonesia, Isa Indra Permana, memperingati aktor ikonik Indonesia, komedian, penyanyi, penulis lagu, penulis, sutradara, dan produser Benyamin “Bang Ben” Sueb, yang memperjuangkan Jakarta, budaya Betawi Indonesia sebagai bintang lebih dari 50 film dan komposer lebih dari 300 lagu asli” sebut pihak Google.

Dipilihnya 22 September dikarenakan tepat pada hari itu di tahun 2018, Jakarta meresmikan Taman Benyamin Sueb, sebuah pusat budaya yang didedikasikan untuk menjunjung tinggi warisan budaya Betawi yang sangat dicurahkan Sueb dalam hidupnya.

Seperti diketahui, pria yang akrab dipanggil Bang Ben ini lahir pada tanggal 5 Maret 1939 di Jakarta. Dia pertama kali memasuki dunia musik pada tahun 1950-an sebagai anggota dari "Melody Boys", sebuah band yang menarik berbagai pengaruh internasional.

Sueb kemudian mengandalkan idiom musik Betawi yang lebih tradisional untuk menulis lagu hits termasuk "Nonton Bioskop" dan "Hujan Grimis" dan membantu merevitalisasi gaya Gambang Kromong melalui lagu-lagu kesayangan seperti "Ondel-Ondel".

Karier akting Sueb dimulai pada awal tahun 70-an, dan melalui lensa film komedi yang penuh dengan lawakan, dia dikreditkan dengan melukis penggambaran budaya Betawi yang lebih akurat.

Dia mendapat pujian untuk peran dalam film seperti "Intan Berduri"(1972) dan "Si Doel Anak Modern" (1976). Kedua film tersebut mengantarkannya kepada Best Actor Citra Awards di Festival Film Indonesia.

Pada tahun 1990, Benyamin mendirikan Radio Ben, satu-satunya stasiun radio di Indonesia yang didedikasikan untuk Betawi, yang terus memainkan musik Sueb hingga hari ini. Terimakasih untuk semangat mewariskan budaya Betawi, Bang Ben!

Tag
Share
×
tekid
back to top