BenQ ingin cetak generasi bangsa berkualitas lewat produk baru mereka

Perusahaan yang berbasis di Taiwan tersebut mengenalkan sistem X-Sign Broadcast sebagai fitur terbaru yang tersedia di rangkaian produk Interactive Flat Panels (IFP).

BenQ ingin cetak generasi bangsa berkualitas lewat produk baru mereka

Pada ajang Globall Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2019, BenQ menjadi salah satu vendor yang memamerkan produk berteknologi mutakhir yang menunjang kegiatan belajar-mengajar. Perusahaan yang berbasis di Taiwan tersebut mengenalkan sistem X-Sign Broadcast sebagai fitur terbaru yang tersedia di rangkaian produk Interactive Flat Panels (IFP). Perangkat IFP dari BenQ diinformasikan telah memiliki jaringan Campus Broadcast System.

“Hari ini kami akan mengumumkan mengenai X-Sign Broadcast. Fitur ini hadir untuk menunjang kegiatan edukasi agar para murid lebih mendapat edukasi di dunia pendidikan. BenQ sangat menaruh perhatiannya kepada dunia pendidikan. Sektor ini dapat menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, mandiri dan berkarakter baik. X-Sign Broadcast merupakan paket solusi terbaik untuk menunjang program pembelajaran masa kini,” kata Managing Director PT BenQ Teknologi Indonesia, Andryanto C. Wijaya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

BenQ Zowie XL2546: kemudahan untuk eSport

BenQ Zowie makin serius pada e-sport

IFP BenQ kembali raih penjualan nomor 1 di Indonesia


Dalam lingkungan pendidikan, biasanya informasi penting disebarkan lewat suara yang seringkali terlewatkan. BenQ menyatakan sistem X-Sign Broadcast mereka dapat memaksimalkan informasi penting ke seluruh kelas lewat tulisan, audio, video dan dokumen-dokumen MS Office termasuk penyimpanan berbasis cloud seperti Google Drive, OneDrive, DropBox dan juga layanan penyimpanan dari X-Sign.

Intinya, fitur X-Sign memudahkan Kepala Sekolah (atau yang lainnya) mengirimkan informasi broadcast ke seluruh IFP di ruang kelas. Mereka dapat mengirim teks, video atau lainnya via aplikasi yang sudah terinstal di PC atau laptop. Tampilan aplikasi ini kurang lebih mirip seperti File Explorer. Jika ingin melakukan broadcast video, cari video yang diinginkan dan klik “Confirm”. Tergantung tingkat kestabilan internet, konten dalam sistem X-Sign Broadcast dapat ditambilkan pada layar IFP.

Dengan demikian, sistem tersebut cukup andal untuk mendukung penyiaran konten di sekolah-sekolah baik yang berada di dalam satu gedung maupun gedung yang berbeda. BenQ menyatakan X-Sign Broadcast bisa membantu para pengajar menciptakan sistem pendidikan yang cerdas guna mencetak generasi selanjutnya yang lebih produktif, efisien dan kompetitif saat dibandingkan dengan generasi yang menggunakan sistem broadcast tradisional.

Pada kesempatan kali ini BenQ juga mengenalkan solusi presentasi nirkabel InstaShow WDC10. Sebagaimana yang diketahui, presentasi di aula yang besar yang menghubungkannya ke proyektor membutuhkan kabel HDMI yang panjang, dan ini merupakan solusi konvensional yang agak kurang praktis lantaran kabel akan berseliweran sehingga tidak optimal. Denagn demikian solusi nirkabel-lah yang cocok untuk dilakukan.

Memiliki ukuran sangat ringkas, BenQ InstaShow WDC10 dilengkapi dengan tiga konsol utama, yakni perangkat transmiter yang dihubungkan langsung ke IFP, penguat sinyal (berbentuk mirip router), dan receiver yang dihubungkan di proyektor. Baik transmiter dan receiver mengandalkan port HDMI agar dapat menampilkan konten hingga Full-HD.

Saat sesi demonstrasi, saya melihat konten video yang dihasilkan dapat ditayangkan dengan sangat lancar, tidak ada gangguan delay antara tampilan di IFP dan tampilan di proyektor. Ada dua mode yang ditwarkan InstaShow WDC10, yakni Presentation dan Video. Kedua mode ini cukup dipilih via tombol yang ada di transmiter. Pihak BenQ mengatakan mereka telah mencoba dari jarak 30 meter, dan hasilnya tetap mulus tanpa gangguan apapun. Kemungkinan besar kualitas ini berkat penguat sinyal dengan bandwidth 5,4 GHz sehingga tidak mudah terganggu oleh sinyal lainnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: