Belajar di YouTube bakal makin menyenangkan

YouTube menghadirkan fitur Learning Playlist di platformnya. Fitur ini kabarnya bebas dari algoritma video rekomendasi yang kerap menuntun pengguna ke konten bermasalah.

Belajar di YouTube bakal makin menyenangkan Source: Google

YouTube memperkenalkan fitur baru bertema pendidikan dengan nama Learning Playlist. Fitur ini akan menawarkan video edukasi dari berbagai topik, seperti matematika, sains, musik dan bahasa. Daftar ini nantinya memiliki fitur organisasi, seperti bab seputar konsep kunci, yang diurutkan dari pemula hingga kelas lanjutan. 

Salah satu hal yang paling menarik dari fitur ini adalah halaman edukasi itu akan bebas dari algoritma video rekomendasi. Hal ini memungkinkan para penonton untuk fokus dalam pelajaran mereka tanpa gangguan video lainnya. 


BACA JUGA

Klaim perlindungan hak cipta kreator di YouTube kini lebih mudah

YouTube Music hadirkan fitur smart downloads

YouTube mudahkan pengguna kurasi konten sendiri


Dilansir dari TheVerge (12/7), YouTube kerap menghadapi komplain karena video rekomendasi yang diberikan algoritma platformnya. Tak jarang, rekomendasi itu menuntun para pengguna YouTube pada video radikal atau konten mengganggu lainnya. 

YouTube kabarnya enggan mematikan fitur rekomendasi di masa lalu. Hal ini bakal mengurangi banyaknya video yang ditonton pengguna YouTube. Namun dengan menghapus video rekomendasi dari Learning Playlist menunjukkan bahwa YouTube tidak mengambil resiko dalam membuat konten edukasi yang benar. Dengan tidak adanya video rekomendasi hal ini berarti fitur autoplay juga tidak akan aktif. Pengguna harus melakukan “next” sendiri secara manual. 

Untuk melancarkan Learning Playlist ini, YouTube sudah menjalin kerjasama dengan beberapa kreator dan organisasi edukasi dalam beberapa tahun belakangan ini. Bahkan perusahaan ini sebelumnya menyatakan sudah menginvestasikan USD20 juta kepada para kreator tersebut melalui program Learning Fund. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: