Begini reaksi bos Microsoft atas kehadiran Stadia

Kepala divisi gim Microsoft, Phil Spencer menegaskan bahwa Microsoft akan memberikan kejutan besar di ajang E3.

Begini reaksi bos Microsoft atas kehadiran Stadia Xbox (Wccftech)

2019 tampaknya akan menjadi tahun persaingan layanan streaming gim baru dimulai. Diawali oleh Google dengan Stadia mereka, gamer sudah mulai bisa melihat bagaimana masa depan dunia gim.

Salah satu pesaing Google yakni, Microsoft pun angkat bicara mengenai apa yang bakal mereka lakukan. Melalui kepala divisi gim Microsoft, Phil Spencer, dia menegaskan bahwa Xbox tak akan kalah dari Stadia.


BACA JUGA

Pemerintah Jerman larang pelajar gunakan Office 365

Microsoft sisipkan iklan di ponsel Android 

Microsoft siapkan konsol Xbox khusus untuk streaming gim


“Google menjadi besar hari ini dan kami memiliki beberapa bulan hingga E3 ketika kami juga akan menjadi besar," kata Spencer.

Spencer juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh Google seperti memberikan validasi yang sudah dilakukan Microsoft dua tahun lalu.

“Pengumuman (Stadia) mereka adalah validasi dari jalan yang kami lalui dua tahun lalu," ujarnya.

Diketahui, Microsoft juga menciptakan layanan cloud gaming sendiri, xCloud. Layanan ini akan menyaingi Google dan banyak perusahaan lainnya dalam hal streaming game ke ponsel, tablet, PC, dan TV. Microsoft baru-baru ini mendemonstrasikan xCloud secara publik untuk pertama kalinya, dan ini merupakan uji coba layanan yang menjanjikan yang akan meluncur akhir tahun ini.

"Tidak ada kejutan besar dalam pengumuman mereka meskipun saya terkesan dengan peningkatan YouTube, penggunaan Google Asisten, dan pengontrol WiFi baru," jelas Spencer.

Seperti diketahui, Google memanfaatkan YouTube untuk memungkinkan orang melihat klip gim dan kemudian langsung dapat memainkan gim secara streaming. Bahkan pemain bisa membagikan save game yang sebenarnya ke layanan video tersebut.

Memo Spencer menunjukkan bahwa perang layanan streaming gim benar-benar akan memanas. Microsoft dan Google adalah pesaing sengit di sejumlah pasar, termasuk layanan cloud, aplikasi produktivitas, laptop, dan sekarang game.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: