sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
Selasa, 07 Apr 2020 10:19 WIB

Baterai ini ramah lingkungan dan dapat diisi ulang dengan cepat

Pengujian menunjukkan bahwa baterai tersebut memiliki ketahanan hingga 500 kali isi ulang dengan mempertahankan sebagaian besar kapasitasnya.

Baterai ini ramah lingkungan dan dapat diisi ulang dengan cepat
Source: Evans Cycles

Para peneliti di Uppsala University berhasil mengembangkan baterai proton jenis baru yang dibuat dengan komponen yang seluruhnya organik. Cara ini diinformasikan menjadikannya jauh lebih ramah lingkungan daripada kebanyakan baterai. Dilansir dari New Atlas (7/4), baterai tersebut juga dapat diisi ulang dalam hitungan menit dan dapat berfungsi pada suhu sangat rendah.

Sebagian baterai seperti jenis lithium-ion yang ada di mana-mana, dibuat dengan logam yang perlu ditambang dan disempurnakan. Ini berujung pada kerusakan lingkungan. Selain itu baterai jenis ini harus dibuang dengan mengikuti anjuran dari produsen untuk menghindari dampak negatifnya.

Oleh karena itu, para peneliti tersebut pada studi baru ini membuat baterai organik, terbuat dari unsur-unsur yang lebih mudah ditemukan di alam. Dalam hal ini, bahan aktifnya adalah sekelompok senyawa organik yang disebut kuinon. Ini sering digunakan oleh bakteri dan tanaman dalam proses seperti fotosintesis dan respirasi sel.

Dalam hal desain, elektroda pada baterai terbuat dari polimer padat kuinon tertentu. Material ini direndam dalam larutan asam dan berair yang bertindak sebagai elektrolit, yang memungkinkan elektron untuk bolak-balik antara katoda dan anoda dalam gerakan melengkung. Ini adalah mekanisme dasar yang sama di balik baterai lithium-ion, kecuali desain ini memutar-mutar ion hidrogel. Karena ion-ion ini hanya mengandung proton, baterai tersebut disebut sebagai baterai proton.

Tetapi sayangnya baterai ini belum tentu dapat mentenagai mobil listrik atau bahkan ponsel. Ini hanyalah baterai berukuran kecil atau biasa disebut baterai kancing dengan kapasitas hanya 60 mAh. Purwarupa baterai ini diklaim memiliki kelebihan dengan mencapai kapasitas maksimal hanya dalam 100 detik.

Pengujian menunjukkan bahwa baterai tersebut memiliki ketahanan hingga 500 kali isi ulang dengan mempertahankan sebagaian besar kapasitasnya. Tim peneliti mengatakan bahwa solusi elektrolit baterai ini lebih aman daripada yang lainnya dan tidak akan meledak atau terbakar. Selain itu, baterai akan tetap beroperasi pada suhu sangat rendah hingga -11 derajat Celcius.

Share
×
tekid
back to top