AV reciever merek Arcam didukung tata suara Imax Enhanced

Arcam vendor audio telah mengumumkan produk gelombang pertama dengan dukungan tata suara Imax Enhanced.

AV reciever merek Arcam didukung tata suara Imax Enhanced

Sekitar dua bulan lalu, Imax mengumumkan teknologi tata suara home theater bernama Imax Enhanced. Teknologi ini dirancang untuk menciptakan pengalaman menikmati Audio Video (AV) terbaik di rumah. Dilansir dari What Hifi (4/12), Imax Enhanced harus memiliki dukungan industri yang cukup besar ketika ingin bersaing dengan Dolby Vision atau Atmos.

Saat pengenalan Imax Enhanced, Sony, Sound United selaku induk perusahaan Denon dan Marantz, dan Paramount Pictures mendukung program tersebut sebagai tahap awal lisensi pertama. Kini Arcam tidak hanya bergabung dalam program tersebut, tetapi juga mengumumkan produk dengan dukungan Imax Enhanced.


BACA JUGA

Mobil dengan pemindai sidik jari hadir di 2019

Bose punya kacamata hitam yang bisa memutar musik

NASA bakal ajak turis ke stasiun luar angkasa


Ada empat AV receiver Arcam yang memegang sertifikat Imax Enhance yakni, AVR390, AVR550, AVR850 dan AV860. Receiver tersebut diklaim dapat menghadirkan konten Imax 4K HDR remaster dan karakteristik suara Imax yang dihadirkan oleh DTS.

Menggunakan mode Imax, decoder DTS:X format yang setara dengan Dolby Atmos ini optimal untuk memanfaatkan rentang dinamis yang ditawarkan oleh Imax. Dengan menggunakan codec DTS:X eksklusif di dalamnya, AV Arcam cocok untuk lingkungan rumahan.

Salah satu AV reciever merk Marantz AV8805 juga telah menerima update gratis Imax Enhanced pada Oktober lalu. AV reciever lain dari Marantz yakni, SR6013, SR7013, SR8012 dan AV7705 akan mendapatkan update pada Januari 2019 mendatang. Denon juga mendapatkan jadwal update yang sama untuk AV receiver model AVR-X4500H dan AVR-X6500H.

Imax juga mengatakan konten film yang mendukung akan segara hadir. Hal ini berkat dukungan dari Sony Pictures dan Paramount Pictures. Imax sendiri tengah banyak bekerjasama dengan Sony Pictures untuk segera menggarap konten film.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: