Asus pamerkan konsep motherboard HEDT masa depan

Asus melakukan banyak hal gila untuk membuat motherboard Prime Concept mereka tampil berbeda. Asus pun mencoba sebuah desain motherboard yang lebih futuristik

Salah satu keunggulan dari merakit komputer sendiri adalah fleksibilitas pengguna dalam melakukan kombinasi perangkat yang mereka inginkan. Namun, selama lebih dari puluhan tahun, desain dari motherboard selalu sama dan membosankan.

Melihat hal ini, Asus pun mencoba sebuah desain motherboard yang lebih futuristik. Atas pengalaman mereka selama 30 tahun membuat peripheral komputer, mereka pun menghadirkan sebuah konsep gila untuk motherboard HEDT mereka.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

ASUS luncurkan ZenBook untuk para konten kreator

Asus resmi boyong ROG Phone 2, harga mulai dari Rp8,499 juta

Asus ZenFone 5Z kebagian pembaruan Android 10


Adalah Prime Concept, sebuah purwarupa bagaimana sebuah motherboard untuk prosesor berkinerja tinggi seharusnya tampil. Dan benar saja, motherboard ini tampil dengan konsep unik dan melambangkan sebuah komputer performa tinggi.

Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah terdapatnya sebuah layar besar di bagian bawah motherboard, dimana seharusnya PCIe lane untuk hardware lain seperti GPU lainnya berada.

Layar ini menggunakan panel OLED berukuran 7 inci. Teknologi touch screen juga disematkan pada layar disebut.

Pengguna dapat langsung melihat informasi komputer mereka, seperti suhu CPU, VRM, dan GPU, clock speed CPU dan GPU, serta informasi lainnya. Selain itu, pengguna juga tinggal menyentuh layar untuk merubah pengaturan komputer, seperti clock speed CPU dan GPU atau mengubah kecepatan kipas.

Bagi Anda yang bertanya, lantas di mana GPU dapat di pasang, jawabannya adalah di bagian belakang. Ya, Asus membawa PCIe lane ke bagian belakang motherboard.

Begitu juga dengan VRM, yang ditarik ke bagian belakang. Hal ini juga akan memudahkan pengguna melakukan pendinginan menggunakan air tanpa harus merusak estetika di bagian depan.

Fitur lain adalah dengan disematkannya teknologi baru, yakni Hydra Cortex Fan Header. Biasanya, fan header hanya bisa mengendalikan maksimal 3 kipas, dan tidak dapat mengontrol secara individu. 

Namun, konektor baru ini dapat tersambung hingga empat kipas dan dapat mengontrol kipas secara individu. Hal ini dapat dilakukan dengan menanamkan IC khusus di dalam Prime Concept.

Asus juga memberikan Prime Concept kemampuan back I/O yang modular. Ya, pengguna dapat memilih I/O apapun yang mereka inginkan. Soal kecepatan transfer data, jangan diragukan. Karena semua I/O tersambung melalui PCIe.

Sayang, pihak Asus masih belum memberikan petunjuk apakah motherboard ini akan segera diproduksi atau tidak. Namun, akan sangat mengesankan jika mereka dapat membuat motherboard ini menjadi sebuah produk nyata.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: