Apple tuntut startup yang salin iOS

Apple kabarnya menuntut perusahaan bernama Corellium LLC karena menjual salinan virtual dari sistem operasi iPhone dan iPad.

Apple tuntut startup yang salin iOS Source: Google

Apple menuntut perusahaan bernama Corellium LLC karena menjual salinan virtual dari sistem operasi iPhone dan iPad. Apple menuduh Corellium telah menyalin sistem operasi, user interface dan aspek lain dari perangkat iPhone dan ipb tanpa izin. Perusahaan ini bahkan menjual salinan tersebut ke pihak ketiga. 

“Meskipun Corellium memposisikan dirinya untuk menyediakan alat penelitian bagi mereka yang mencoba kerentanan dan celah lain di software Apple. Tujuan sebenarnya Corellium adalah mengambil keuntungan dari pelanggaran yang terang-terangan. Jauh dari memberikan bantuan untuk membenahi celah tersebut, Corellium mendorong penggunanya untuk menjual temuan tersebut ke penawar tertinggi.” ujar Apple dalam komplainnya, seperti dilaporkan Bloomberg (19/8). 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Permintaan terhadap iPhone 11 series lebih baik dari prediksi

iPhone 11 ternyata hanya pakai RAM 4GB

A13 Bionic di iPhone 11 kalahkan kecepatan Snapdragon 855+


Untuk diketahui, Corellium membuat salinan iOS dan mengatakan akan membantu para peneliti untuk menemukan celah keamanan dari sistem operasi tersebut. Namun Apple menuding bahwa informasi yang didapatkan justru disalahgunakan oleh pihak lain. 

Salinan iOS dari Corellium ini bisa digunakan untuk membuat perangkat Apple secara virtual. Bahkan salinan versi terbaru akan langsung tersedia begitu versi iOS baru diumumkan. Salinan itu kabarnya banyak digunakan orang dan justru mendatangkan protes langsung ke pihak Apple. Karena alasan itu pula lah Apple memutuskan akan menghentikan aksi Corellium. 

“Tujuan gugatan ini bukan untuk membebani para peneliti keamanan yang memiliki niat baik, tetapi untuk mengakhir komersialisasi yang dilakukan Corellium karena melanggar hukum atas hak cipta Apple yang berharga,” jelas Apple. 

Berkenaan dengan gugatan tersebut, Apple juga meminta pengadilan memaksa Corellium untuk memberi peringatan kepada para pengguna layanannya bahwa mereka sedang melanggar hak cipta Apple, merusak produk yang menggunakan hak cipta Apple dan tentunya, kompensasi untuk kerugian yang diderita Apple. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: