Apple sanjung Qualcomm, sebut mereka sebagai perusahaan terbaik

Apple kembali menggunakan modem 5G milik Qualcomm demi membuat iPhone dengan teknologi 5G tahun depan.

Pertarungan Apple dan Qualcomm tampaknya sudah berakhir. Kedua perusahaan yang sama-sama berasal dari Amerika tersebut sudah kembali melakukan perjanjian kerjasama.

Dikabarkan, Apple kembali menggunakan modem 5G milik Qualcomm demi membuat iPhone dengan teknologi 5G tahun depan. Hal ini membuat yakin beberapa pihak bahwa perusahaan asal Cupertino tersebut sangat membutuhkan teknologi tersebut.


BACA JUGA

Sensor ToF 3D akan hadir di kamera belakang iPhone 2020

Apple Card bakal rilis dalam waktu dekat

Bukan hanya kehilangan Face ID, iPhone 2021 tidak akan pakai LCD


Baru-baru Apple ketahuan berbicara seakan-akan mengakui bahwa mereka membutuhkan Qualcomm. Mereka melakukan hal tersebut melalui sebuah pernyataan yang bersifat menyanjung pihak Qualcomm oleh Wakil Presiden Perangkat Keras Apple, Johny Srouji.

"Dari segi teknis, mereka adalah yang terbaik," kata Srouji seperti dikutip dari Ubergizmo (21/4/2019).

Selain itu, seorang akuntan dari tahun 2009 juga menulis dalam sebuah memo yang mengatakan bahwa Qualcomm secara luas dianggap sebagai pemilik portofolio paten terkuat untuk paten esensial dan relevan untuk standar nirkabel.

Apple telah berusaha untuk mencoba dan menulis teknologi Qualcomm sebagai "tidak berharga", tetapi seperti yang dapat kita lihat berdasarkan memo ini, Apple mungkin sebenarnya membutuhkan Qualcomm lebih dari Qualcomm membutuhkan Apple.

Sekadar informasi, Apple memilih jalur damai dengan Qualcomm segera setelah Intel mengaku bahwa mereka akan keluar dari pembuatan modem 5G untuk smartphone. Sedangkan Apple ingin segera meluncurkan iPhone agar tidak ketinggalan dengan vendor lain.

Tentu saja, dengan kembalinya berbaikan kedua perusahaan tersebut, yang akan diuntungkan oleh para penggunanya. Mereka akan mendapatkan perangkat 5G dalam waktu dekat ini.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: