Apple pimpin pasar smarwatch di Amerika Utara pada Q2 2019

Canalys telah melaporkan bahwa Apple memimpin pasar smarwatch dengan mengirimkan 2,9 juta unit dan pangsa pasar 38 persen.

Apple pimpin pasar smarwatch di Amerika Utara pada Q2 2019 Source: Cnet

Canalys baru saja melaporkan bahwa pasar smartwatch pada kuartal (Q2) di seluruh Amerika Utara telah mengalami pertumbuhan sebesar 38 persen secara tahunan. Dilansir dari GSM Arena (16/8), data tersebut menunjukkan bahwa total penjualan smartwatch telah mencapai USD2 miliar (Rp28,3 triliun) untuk periode Q2 2019. Apple diklaim menjadi pemimpin dengan mengirimkan sebanyak 2,9 juta, dan memegang pangsa pasar 38 persen. Apple juga diperkirakan dapat melakukan pengiriman Watch ke Amerika Utara hingga 60 persen. 

Ini adalah gambar dari laporan pengiriman smarwatch Q2 2019


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Garmin hadirkan smartwatch bertema Avenger

Bukan cuma sepatu, Puma juga punya smartwatch berlayar AMOLED

Garmin tawarkan smartwatch GPS dengan panel surya


Source: GSM Arena 

Sedangkan Fitbit berada di urutan kedua dengan mengirimkan 1,9 juta unit dengan pangsa pasar lebih dari 24 persen. Di urutan ketiga ditempati oleh Samsung dengan pangsa pasar 10,6 persen dengan pertumbuhan 121 persen dari tahun ke tahun, yang telah melampaui Garmin sebagai pemain terbesar ketiga dalam kategori penjualan 0,8 juta unit. 

Tampaknya upaya Samsung untuk mengalami pertumbuhan cukup berhasil, ketika menghadirkan Galaxy Watch Active dengan desain dan fitur yang kuat. Di sisi lain, Fitbit mengalami ketertinggalan dengan perangkat mereka, Versa Lite, karena fiturnya masih terbilang kurang dibandingkan smartwatch Samsung dan Apple.

"Vendor smartwatch semakin,,, mencapai titik harga yang tepat dengan cara memacu permintaan besar-besaran," kata juru bicara Canalys, Vincent Thielke. 

Canalys menyebutkan bahwa smartwatch yang paling populer berada dalam kategori harga mulai USD200 (Rp2,8 juta) hingga USD299 (Rp4,2 juta). Fitur saat ini yang paling diminati oleh pengguna adalah sensor detak jantung dan konektivitas seluler.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: