Apple bantah rekam percakapan pengguna iPhone

Dalam sebuah surat ke pemerintah AS, Apple menegaskan bahwa iPhone tidak mendengarkan apa yang dikatakan penggunanya

Apple bantah rekam percakapan pengguna iPhone

Pengguna perangkat elektronik sempat dikhawatirkan dengan adanya laporan bahwa perangkat seluler dan speaker pintar menguping pembicaraan pribadi mereka. Apple pun tak luput dari salah satu merek yang terseret. Namun perusahaan membantah hal itu.

Dalam sebuah surat kepada anggota parlemen federal, Apple menegaskan bahwa iPhone tidak mendengarkan apa yang dikatakan pengguna. Perusahaan dengan valuasi triliunan itu juga menyatakan pengembang aplikasi pihak ketiganya tak memiliki akses ke data audio.


BACA JUGA

iPhone terbaru di Indonesia paling murah Rp15 jutaan

Fitur Connect sudah tak ada di Apple Music

Apple makin serius rakit chip modem sendiri


"iPhone tidak mendengarkan konsumen kecuali mengenali pemicu audio yang jelas dan tidak ambigu 'Hey Siri'," kata Director of Federal Government Affairs Apple, Timothy Powderly dalam surat itu.

"Pelanggan bukanlah produk kami, dan model bisnis kami tidak bergantung pada pengumpulan sejumlah besar informasi data pribadi untuk memperkaya profil yang ditargetkan, yang dipasarkan ke pengiklan," katanya.

Pernyataan Apple ini dilontarkan sebagai jawab atas pertanyaan dari Energy and Commerce Committee yang melayangkan surat pada Juli lalu kepada CEO Apple Tim Cook dan CEO Alphabet, perusahaan induk Google, Larry Page. Komite itu meminta rincian terkait data smartphone perusahaan. Google sendiri belum diketahui apakah sudah memberikan tanggapan, dan menolak dimintai komentar oleh CNN.

Anggota parlemen menyarakan kekhawatiran bahwa smartphone dalam beberapa kasus mengumpulkan data percakapan pengguna, bahkan ketika pengguna tidak sengaja mengaktifkan asisten suara. Surat dari Komite itu meminta informasi terkait bagaimana iPhone dan perangkat Android mengumpulkan data audio dan lokasi. Mereka juga menggali informasi terkait batasan apa pun yang ditempatkan Apple dan Google kepada pengembang aplikasi dalam mengumpulkan data pengguna.

Facebook yang juga dituduh mendengarkan percakapan pengguna mengatakan tidak mengambil data dari mikrofon atau kamera tanpa izin. Demikian dilansir CNN (9/8).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: