sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Senin, 16 Nov 2020 17:29 WIB

Analis: Tak akan ada penerus PlayStation 5 dan Xbox Series X

Para pengamat dari Citi Securities Jepang mengklaim bahwa layanan streaming gim akan lebih populer dari konsol dalam 7 tahun mendatang.

Analis: Tak akan ada penerus PlayStation 5 dan Xbox Series X
PlayStation 5 dan Xbox Series X

Sony dan Microsoft belum lama ini mengumumkan kehadiran konsol generasi terbaru mereka. Menurut laporan, penjualan awal PlayStation 5, Xbox Series X serta Series S cukup sukses.

Hal ini wajar mengingat para gamer di platform konsol telah menunggu lama akan kehadiran dua perangkat tersebut. Seperti diketahui, siklus sebuah konsol gim ada di kisaran 6 hingga 7 tahun. Kedua konsol tersebut pun hadir dengan teknologi terkini. Hal ini termasuk dukungan resolusi hingga 8K, dukungan Ray Tracing, dan berbagai fitur kekinian lainnya seperti SSD, WiFi 6, dan lainnya.

Tapi, Gizchina (16/11) melaporkan menurut pengamat industri gim, Citi Securities Jepang, ini akan menjadi konsol terakhir bagi kedua perusahaan. Hal ini dikarenakan perkembangan layanan streaming gim mulai meningkat.

Meskipun layanan cloud gaming seperti Google Stadia dan Apple Arcade saat ini tidak dapat bersaing dengan konsol game, namun, dalam tujuh tahun ke depan, keduanya dapat berubah secara signifikan.

Para gamer akan semakin kehilangan ketertarikan membeli konsol baru untuk terus bermain. Sedangkan di sisi lain, saat mereka menggunakan layanan streaming gim, mereka hanya perlu memikirkan biaya langganan sembari penyedia layanan meng-upgrade teknologinya.

Selain itu, layanan streaming juga memiliki keunggulan lain, yakni fleksibilitas. Para gamer dapat bermain bahkan di smartphone, di tablet, PC, atau laptop. Tentu saja, kelebihan ini akan menawarkan banyak keuntungan bagi para penggunanya.

Namun, teori ini menarik untuk diikuti mengingat para gamer konsol merupakan para penggemar garis keras, dimana mereka akan melakukan apapun untuk dapat mendapatkan konsol favorit demi memainkan gim kesayangan.

Share
×
tekid
back to top