AMD mulai gerus Intel, Ryzen 7 2700X jadi prosesor terpopuler

Kembalinya AMD memimpin pasar, karena tawaran harganya yang cukup menarik jika dibandingkan dengan pesaingnya.

AMD mulai gerus Intel, Ryzen 7 2700X jadi prosesor terpopuler AMD Zen 2 (Toms Hardware)

Selama belasan tahun terakhir, Intel selalu menjadi pemimpin pasar prosesor desktop di dunia. Meski terus menelurkan banyak prosesor, namun AMD selalu kesulitan mengejar ketertinggalan mereka dari Intel.

Cerita mulai berubah pada saat AMD memperkenalkan jajaran prosesor Ryzen mereka beberapa tahun lalu. Perlahan tapi pasti, mereka terus menggerus pasar Intel selama beberapa bulan terakhir.


BACA JUGA

TSMC siapkan teknologi 3D chipset, siap diproduksi masal 2021

TSMC siapkan teknologi 3D chipset, siap diproduksi masal 2021

AMD siapkan Ryzen APU seri 3000


Bahkan, dalam sebuah laporan dari salah satu retailer besar di Jerman yakni, Mindfactory, mengatakan bahwa AMD sudah mulai menunjukkan taringnya. Mereka berhasil menggerus pangsa pasar dari Intel selama tiga bulan berturut-turut.

Wccftech (12/4) melaporkan, salah satu prosesor AMD, yakni Ryzen 5 2600 menjadi prosesor desktop kedua paling laku. Sedangkan di posisi pertama terdapat prosesor Ryzen 7 2700X.

Laporan terbaru untuk bulan Maret (2019) menunjukkan bahwa retailer menjual sekitar 69 persen dari CPU yang dibuat AMD. sedangkan 31 persen sisanya merupakan bagian dari keluarga Intel.

Jika dikonversi menjadi jumlah unit yang terjual, AMD berhasil menjual kurang lebih 13 ribu unit. Jumlah ini lebih dari dua kali lebih banyak dari penjualan prosesor Intel, yang hanya berhasil terjual di angka 6 ribu unit unit saja.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa di antara kedua flagships kedua vendor yakni, AMD Ryzen 7 2700X dan Intel Core i9-9900K, prosesor milik AMD lebih populer. Alasannya cukup sederhana, karena Ryzen 7 2700X jauh lebih murah jika dibandingkan dengan i9 9900K.

Pangsa pasar Intel jelas terpukul, tetapi penjualan di bulan Maret secara kasar sejalan dengan ulasan untuk CPU desktop terbaru. Sebagai contoh, i9-9900K, yang memiliki kinerja sangat baik, merupakan CPU desktop terlaris Intel di atas i7 9700K. Meskipun menjual lebih sedikit, Intel tetap mendapatkan penghasilan yang sama berkat harga yang lebih tinggi.

Hal tersebut mungkin terdengar seperti kabar baik, tetapi tujuan AMD dengan generasi pertama dan kedua Ryzen adalah untuk meningkatkan pangsa pasar. Mereka pun berhasil melakukan hal tersebut, dengan akuntansi untuk bagian terbesar penjualan dan pendapatan sebesar 70 persen dari AMD penjualan desktop pada bulan Maret.

AMD pun diperkirakan akan menggebuk Intel lebih jauh lagi pada saat memperkenalkan prosesor Ryzen generasi ketiga meluncur. Pasalnya, AMD akan menggunakan prosesor dengan teknologi fabrikasi 7nm.

Di sisi lain, Intel masih terjebak dalam fabrikasi 14nm mereka. Sedangkan hingga saat ini, belum ada kabar terbaru mengenai pengembangan prosesor 10nm. Para penggemar berharap, mereka dapat menyelesaikannya akhir tahun ini.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: