sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
Rabu, 20 Okt 2021 13:17 WIB

Alibaba Cloud perluas data center ke Korea dan Thailand

Alibaba Cloud mengumumkan rencananya untuk mendirikan dua data center baru di Korea dan Thailand guna membantu perusahaan lokal menjalankan inovasi digital.

Alibaba Cloud perluas data center ke Korea dan Thailand

Alibaba Cloud mengumumkan rencananya untuk mendirikan dua data center baru di Korea dan Thailand guna membantu perusahaan lokal menjalankan inovasi digital. Hal ini diungkapkan perusahaan dalam gelaran tahunan Apsara Conference 2021. Selain itu Alibaba Cloud juga meluncurkan berbagai produk dan solusi digital.

Pembangunan data center baru Alibaba Cloud di Korea dan Thailand direncanakan pada 2022. Data center ini akan berperan sebagai tulang punggung infrastruktur dalam mendukung aktivitas ekonomi digital di negara tersebut, termasuk perjalanan perusahaan lokal dalam bertranformasi digital.

Bisnis lokal di Korea dengan berbagai skala bisnis, akan dapat menerapkan beban kerja terpenting sambil menikmati layanan cloud yang lebih andal berlatensi rendah. Sedangkan di Thailand, data center akan menawarkan beragam produk dan solusi yang sejalan dengan Thailand 4.0 - strategi 20 tahun pemerintah Thailand untuk mempromosikan inovasi digital dan pengembangan teknologi berkelanjutan.

“Sebagai salah satu dari tiga penyedia layanan cloud terkemuka di dunia, kami berkomitmen untuk membawa infrastruktur cloud berskala besar kelas dunia ke Korea dan Thailand, sehingga kami dapat membantu bisnis lokal menjadi yang terdepan dalam transformasi digital,” kata Selina Yuan, General Manager of International Business, Alibaba Cloud Intelligence.

“Dengan wawasan dan pengalaman bisnis yang kami miliki dalam melayani pelanggan global, kami yakin dapat membantu pelanggan lokal di Korea dan Thailand dalam memenuhi kebutuhan digitalisasi bisnis mereka dari segi teknologi dan pelayanan.”

Untuk melengkapi investasi infrastrukturnya, Alibaba Cloud juga telah meluncurkan teknologi, produk, dan solusi untuk membuat sistem cloud publik menjadi lebih mudah diakses oleh perusahaan dan pengembang, melalui upaya peningkatan keamanan, ketersediaan, dan kemampuan beradaptasi pada sistem cloud native dan lingkungan on-premise.

Arsitektur ApasaraCompute Shenlong

Alibaba Cloud juga meluncurkan Arsitektur ApasaraCompute Shenlong generasi keempat yang memiliki kemampuan terdepan dalam hal elastisitas konteiner, penyimpanan, kinerja Input dan output (IO), latensi, dan chip keamanan dengan fitur pengerasan.

Arsitektur Shenlong yang dapat berkembang sendiri (self-developed) ini, telah diperbarui agar mendukung aplikasi intensif data, dengan penyimpanan Input/output Operations Per Second (IOPS) meningkat 300% menjadi 3 Juta IOPS, jaringan Packets Per Second (PPS) meningkat lebih dari 100% menjadi 50 Juta PPS. Sementara itu latensi IO penyimpanan dan jaringan diturunkan masing-masing hingga 30 dan 16 mikrodetik.

Dalam arsitektur Shenlong generasi ke-4, Alibaba Cloud juga meluncurkan satu-satunya jaringan Remote Direct Memory Access (RDMA) skala besar di industri dengan latensi serendah 5 mikrodetik, yang mampu lebih mempercepat aplikasi intensif data di cloud. Misalnya, arsitektur Shenlong yang diperbarui dengan RDMA dapat meningkatkan kinerja komputasi dalam AI intensif data dan skenario percikan big data sebesar 30% dibandingkan dengan kinerja arus utama jaringan Transmission Control Protocol (TCP) di cloud.

Untuk mendukung kebutuhan hybrid cloud perusahaan, Alibaba Cloud meluncurkan DBStack terbaru (berdasarkan Kubernetes) yang dapat membawa sistem database cloud native ke sistem on-premise perusahaan. Dengan DBStack, bisnis yang belum siap untuk bermigrasi sepenuhnya ke cloud publik masih dapat menikmati manfaat cloud publik dengan aman di lingkungan sistem on-premise mereka, memperkuat proses digitalisasi dalam industri keuangan, transportasi, dan telekomunikasi.

Sistem komputasi awan yang ramah lingkungan

Alibaba Cloud meluncurkan solusi penghematan energi terbaru untuk pelanggan korporat dalam manajemen konsumsi energi dan pengurangan jejak karbon. Dengan memanfaatkan analitik data dan teknologi machine learning Alibaba Cloud, solusi ini menawarkan seperangkat alat untuk membantu pelanggan melacak emisi karbon, menganalisis konsumsi energi, memprediksi pembangkit listrik dari sumber energi baru, dan menerima rekomendasi untuk rencana pengurangan emisi karbon dan mekanisme perdagangan terkait.

Untuk terus mendorong kolaborasi ini, Alibaba Cloud juga telah membuka sumber PolarDB-X (MySQL- native distribute database) dan produk AI termasuk DeepRec dan Proxima, untuk para pengembang agar dapat menikmati keuntungan dari membuat cloud native, distribusi database, serta layanan pencarian dan periklanan yang didukung oleh AI.

Selain membuka kode kunci, Alibaba Cloud juga meluncurkan Alibaba AI, kecerdasan digital terintegrasi dan platform AI yang menyediakan pengaturan out-of-the-box bagi perusahaan untuk mengelola aset cerdas mereka dengan cara yang sederhana, aman dan efisien. Sistem cloud native satu atap menawarkan serangkaian AI dan produk digital, mulai dari produksi intelijen, penyimpanan, analisis, dan pengembangan hingga manajemen, untuk membantu bisnis menangkap dan memanfaatkan peluang pertumbuhan baru yang dihadirkan oleh transformasi digital.

Didukung oleh kekuatan komputasi Alibaba Cloud, perusahaan yang bergerak di bidang fashion design, penelitian medis, dan media, telah menggunakan platform ini dan menunjukkan potensi kecerdasan digital mereka.

Share
×
tekid
back to top