Alasan Snapdragon 710 enak untuk main game

Qualcomm Snapdragon 710, performanya mirip Snapdragon seri 800. Dalam menjalankan aplikasi game pun patut diacungi jempol.

Bagi Anda yang mengikuti perkembangan teknologi smartphone, tentunya familiar dengan chipset Snapdragon. Chipset buatan Qualcomm tersebut adalah salah satu inti mesin terpenting yang menentukan kualitas sebuah smartphone.

Serial Snapdragon 800, seperti Snapdragon 855, 845, 835 merupakan chipset papan atas yang sebelumnya digunakan untuk smartphone flagship. Kendati begitu, ada jarak yang terlalu jauh antara performa Snapdragon seri 800 dengan seri 600 di kelas menengahnya.


BACA JUGA

Bocoran performa Snapdragon 855 Plus di Xiaomi Blackshark 2 muncul di Geekbench

Google akan sematkan kamera ToF di Pixel 4

Pengguna iPhone banyak yang hijrah ke Android


Pada 2018 lalu, Qualcomm akhirnya menelurkan Snapdragon 710. Ini merupakan chipset premium yang menipisikan jarak antara seri Snapdragon 800 dan 600. Pasalnya pabrikasi 710 sama seperti 845 dan 835 yang menawaran pabrikasi 10nm. Artinya, chipset ini tidak cepat kepanasan meski pemakaian yang tinggi sekalipun.

Hasil uji benchmark yang dilakukan Centurion Mark menunjukkan, Snapdragon 710 hampir menyamai skor Snadragon 835.

Snapdragon 710 ini memiliki delapan inti. Dua inti di dalamnya untuk menangani komputasi yang tinggi. Sementara enam inti lainnya untuk menangani komputasi yang lebih rendah. Keseimbangan ini membuat performa smartphone tanpa kompromi dan sekaligus memberikan efisiensi daya.

Ada alasan kenapa chipset ini mantap untuk main game. Pertama, karena kartu grafis (GPU) yang diusungnya, Adreno 616, menghadirkan proses rendering grafis tinggi. Dengan begitu smartphone berinti Snapdragon 710 akan bebas kendala lag saat memroses grafik game.

Tim Tek.id mengujinya lewat benchmark sintetis 3D Mark, aplikasi standar untuk pengujian performa grafis. Smartphone yang kami gunakan adalah Oppo R17 Pro dengan Snapdragon 710 di dalamnya. Pada pengujian Sling Shot, R17 Pro mengumpulkan nilai 2642 poin. Untuk uji Sling Shot Unlimited skornya 2755. Ketika melibas Ice Storm Unlimited, ponsel ini mampu meraup skor 27267 poin.

Oppo R17 Pro kembali kami uji bermain game Asphalt 9 selama satu jam.  Pada suhu ruangan 25 derajat celcius, hawa panas terasa di bagian balakang. Setelah kami ukur, suhunya 35 derajat celcius. Temperatur ini masih sangat normal. Pasalnya, saat bermain gim, komponen GPU dan prosesor bekerja lumayan berat. Kendati begitu, hal ini tidak mengganggu.

Selanjutnya, Oppo R17 Pro mampu menampilkan rata-rata frame rate 29 fps saat bermain gim Asphalt 9. Frame rate tertinggi yang bisa dicapainya ada di angka 30 fps. Frame rate terendah ada di angka 14 fps ketika gim sedang melakukan proses loading. Sedangkan angka terendah selama proses gameplay adalah 24 fps.

Sebenarnya, frame rate 14 fps tersebut kami anggap tidak masuk hitungan. Pasalnya dalam proses loading memang tidak menampilkan konten bergerak sama sekali. Sedangkan frame rate 24 fps ketika gameplay hanya terjadi setiap kali memulai balapan. Setelahnya frame rate terus berjalan di angka yang memuaskan.

Masih dalam catatan log GameBench kami, kestabilan frame rate mencapai hingga 97 persen. Persentase ini sangat baik karena penurunan stabilitas hanya 3 persen, itupun terjadi karena game sedang loading.

Oleh karena itulah, kenapa Oppo R17 Pro dengan Snapdragon 710 di dalamnya sangat enak untuk bermain game. Apalagi layar lega seukuran 6,4 inci membuatnya sempurna untuk menikmati konten multimedia. Dukungan teknologi layar AMOLED pun mampu memproduksi warna yang akurat, sehingga sangat ideal bagi pecinta game mobile. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: