Alasan absennya pemindai sidik jari bawah layar Redmi

Vice President Xiaomi, Lu Weibin menyatakan bahwa teknologi pemindai sidik jari bawah layar saat ini masih harus menggunakan layar AMOLED.

Alasan absennya pemindai sidik jari bawah layar Redmi Redmi Note 7 (Xiaomi)

Perang inovasi smartphone di lini mid-end saat ini sedang memanas. Berbagai vendor saat ini sedang gencar menyematkan inovasi kekinian dalam perangkat mereka, termasuk disematkannya pemindai sidik jari dalam layar.

Beberapa diantaranya adalah Vivo dan Samsung. Mereka berani menyematkan teknologi tersebut di perangkat mereka yang memiliki harga pada kisaran Rp5 jutaan. Hal ini menjadi daya tarik sendiri bagi para penggemar teknologi.


BACA JUGA

Hari pertama penjualan Galaxy Note 10, Samsung gelar program tukar tambah

iPhone 7 dan Galaxy S8 punya radiasi melebihi ambang batas atas FCC

Survei menyebutkan hanya sedikit yang menganggap jack headphone penting


Sedangkan Xiaomi dan Redmi saat ini masih belum memiliki perangkat dengan teknologi tersebut. Adapun alasannya, Lu Weibin selaku Vice President Xiaomi, mengatakan Xiaomi masih tidak ingin menyematkan teknologi pemindai sidik jari di perangkat mid-end mereka.

“Sementara ini tidak akan ada sensor sidik jari di layar pada model Redmi. Alasannya adalah perangkat yang ingin menggunakan teknologi tersebut harus menggunakan layar AMOLED, tidak bisa menggunakan layar LCD,” kata Weibin, seperti dikutip dari laman Gizmochina (1/4/2019).

Hal ini dikarenakan ongkos pembelian layar Amoled yang bisa dibilang cukup mahal. Hal ini membuat mereka tidak akan bisa menjual perangkat Redmi mereka dengan harga yang terjangkau seperti saat ini.

Dia juga menjelaskan alasan mengapa perangkat ini juga tetap menggunakan pemindai sidik jari di belakang perangkat dan tidak menyematkan pemindai sidik jari mereka di bagian samping perangkat.

“Karena kami ingin mempertahankan model yang tipis, tidak mungkin untuk menempatkan sensor sidik jari yang dipasang di samping. Hal ini dikarenakan luas permukaannya terlalu kecil, dan karenanya, tingkat kegagalannya bisa tinggi,” lanjutnya.

Dengan pernyataan tersebut, jadi untuk sementara waktu ini para penggemar Xiaomi masih akan melihat sensor pemindai sidik jari konvensional di lokasi yang juga konvensional. Sayang, entah sampai kapan mereka akan menggunakan teknologi lawas tersebut.

Yang pasti, pihak Xiaomi masih mengharapkan bahwa di masa depan, teknologi pemindai di bawah layar akan dapat bekerja di layar LCD. Jadi, mereka akan dapat menggunakan teknologi tersebut dan tetap memiliki perangkat yang terjangkau.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: