AI bisa bantu proses mengantre lebih tertib

Sistem kecerdasan buatan ini bekerja dengan memindai orang ketika mereka mendekati bar dan kemudian menampilkan tayangan video langsung di layar monitor.

AI bisa bantu proses mengantre lebih tertib Source: DataSparQ via New Atlas

Perusahaan sains data asal Inggris DataSparQ telah mengenalkan layanan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) yang dapat membantu bartender menentukan siapa yang perlu dilayani berikutnya dengan menempatkan pelanggan dalam antrean virtual. Dilayani di bar yang sibuk bisa menjadi hal yang menyenangkan. Tetapi ada beberapa kejadian yang kurang adil, terkadang ada orang yang menyelak antrean. Dengan demikian, DataSparQ menyatakan AI Bar miliknya bisa mengatasi masalah tersebut.

“Antrean adalah bagian dari kehidupan Inggris yang harus kita semua alami, tetapi kami ingin melakukan sesuatu untuk meningkatkan pengalaman. Ini adalah ketidakpastian waktu saat menunggu bersama orang lain yang suka menyelak sehingga berdampak buruk pada perilaku konsumen di bar. AI Bar memastikan sistem bebas repot, tanpa antrean menyelak yang menjadikan memesan minuman menjadi lebih nyaman,” kata Managing Director DataSparQ, John Wylie.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

RiskCardio bisa menebak lama hidup penderita sakit jantung

McDonald’s akan layani pelanggan lewat teknologi AI

Peneliti ciptakan AI untuk teknologi pengenalan wajah simpanse


Dilansir dari New Atlas (8/1), sistem ini bekerja dengan memindai orang ketika mereka mendekati bar dan kemudian menampilkan tayangan video langsung di layar monitor. Pelanggan diberi nomor yang muncul di atas kepalanya. Nomor tersebut mewakili nomor antrean.

Pelanggan dapat melihat layar monitor untuk mengetahui posisi mereka dalam antrean virtual, dan bahkan mendapatkan perkiraan seberapa lama mereka harus menunggu. Bartender juga dapat melihat siapa yang mendapatkan giliran berikutnya di layar iPad.

Teknologi AI Bar telah menjalankan uji coba di sebuah bar koktail di London. “Ini memungkinkan kami untuk memaksimalkan potensi penuangan minuman dan mengurangi kejadian menyelak. Pelanggan kini tidak akan mengeluhkan karena diselak saat mengantre,” kata bartender Luka Kovijanić. DataSparQ akan menawarkan paket penjualan AI Bar seperti webcam, monitor dan koneksi internet dengan biaya berlangganan GBP199 (Rp3,5 juta) per bulan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: