Ada konten pornografi anak, Telegram ditarik dari App Store

Apple konfirmasi penghilangan aplikasi Telegram dari App Store

Ada konten pornografi anak, Telegram ditarik dari App Store

Pada minggu lalu, aplikasi Telegram yang menghilang secara misterius dari App Store. Dilansir dari Ubergizmo (5/2), CEO Telegram, Pavel Durov mengklaim bahwa aplikasi Telegram telah dihapus karena “konten tidak pantas” yang diedarkan penggunanya. Sayangnya, Pavel tidak menjelaskan secara spesifik tentang hal tersebut.

"Kami diberi tahu oleh Apple bahwa konten yang tidak pantas telah tersedia untuk pengguna kami dan aplikasi kami ditarik keluar dari App Store. Begitu kami memperbaikinya, kami berharap aplikasi kami bisa kembali ke App Store,” kata Pavel Durov.


BACA JUGA

Apple akan perkenalkan SiriOS pada WWDC 2020

Sensor ToF 3D akan hadir di kamera belakang iPhone 2020

Apple Card bakal rilis dalam waktu dekat


Hal ini juga telah diverifikasi oleh eksekutif Apple, Phil Schiller yang menjelaskan bahwa pengeluaran aplikasi tersebut disebabkan oleh konten pornografi anak yang didistribusikan oleh pengguna aplikasi Telegram.

“Aplikasi Telegram dikeluarkan dari App Store karena tim kami diberi tahu tentang konten ilegal, khususnya pornografi anak-anak di aplikasi tersebut. Setelah memverifikasi adanya konten ilegal, tim kami langsung mengeluarkan aplikasi tersebut dari App Store, memperingatkan developer, dan memberi tahu pihak berwenang yang tepat, termasuk NCMEC (National Center for Missing and Exploited Children),” kata Phil Schiller.

Selain itu, Phil juga menambahkan bahwa mereka tidak akan pernah membiarkan konten ilegal didistribusikan oleh aplikasi di App Store. Sedangkan, sampai saat ini aplikasi Telegram masih dalam perbaikan, agar tidak menyebarkan konten ilegal lagi. Telegram, menjadi aplikasi yang serupa dengan iMessage milik Apple. Aplikasi Telegram menawarkan fitur pesan yang mengandalkan enkripsi end-to-end, untuk melindungi privasi pesan yang dikirim antar pengguna.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: