Ada bukti yang memperkuat Dyson bakal produksi mobil listrik

Dyson menulis dalam memonya bahwa perusahaan tidak mengikuti desain merek lain untuk mobil listrik berukuran kecil.

Ada bukti yang memperkuat Dyson bakal produksi mobil listrik Source: Dyson via Engadget

Pada Oktober tahun lalu, perusahaan perabot rumah tangga kelas atas asal Inggris, Dyson, dikabarkan bakal membangun pabrik dua lantai di Singapura untuk merakit mobil listrik. Baru-baru ini, pendiri perusahaan tersebut, James Dyson, mengungkapkan beberapa rincian awal seputar mobil listrik dalam sebuah memo yang dikirim ke karyawan dan dilihat oleh Bloomberg dan The Telegraph. Serangkaian paten itu menampilkan kendaraan yang terlihat seperti Range Rover.

Dilansir dari Engadget (9/5), Dyson tentu saja tidak mengungkapkan seperti apa kendaraan sebenarnya atau memberikan spesifikasi apa yang akan ditawarkannya. Mereka hanya bertujuan untuk menggunakannya sebagai platform untuk memperkenalkan kemajuan aeroninamika dan efisiensi.


BACA JUGA

Honda punya mobil listrik modular

Mobil listrik Toyota siap ramaikan gelaran Olimpiade

Mobil listrik Lotus hanya perlu 9 menit untuk isi penuh baterai


Apapun bentuk kendaraannya, kemungkinan besar itu adalah mobil berukuran normal. Dyson menulis dalam memonya bahwa perusahaan tidak mengikuti desain merek lain untuk mobil listrik berukuran kecil. Ia mengatakan kenyamanan berkendara kendaraan itu “cenderung membatasi daya tarik dan utilitas mereka.” Mobil listrik ini juga memiliki roda berukuran besar yang dekat dengan bagian depan dan belakang, sehingga menjadikannya efisien dan mudah untuk bermanuver. “Saya sudah lama terpesona oleh roda,” kata Dyson dalam emailnya.

Meski kita mungkin harus menunggu sebelum melihat purwarupanya, perusahaan tersebut dilaporkan telah mengucurkan dana miliaran dolar ke dalam proyek ini, yang sudah memiliki 500 personel. Kendaraan ini dirancang sendiri setelah semua siap, dan akan diproduksi di fasilitas di Singapura. Pengujian diinformasikan akan berjalan pada bulan Juni dan siap meluncur pada 2021.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: