5G di AS bakal bebas dari Cina

Pemerintah AS bakal memberlakukan aturan untuk penerapan 5G. Aturan itu menyebutkan kalau komponen 5G harus bebas dari unsur China.

5G di AS bakal bebas dari Cina Source: Google

AS dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan aturan untuk memaksa perusahaan asal AS agar menghindari keterlibatan dengan Cina. Hal itu akan berlaku bagi persyaratan untuk komponen 5G di Amerika Serikat. Untuk itu pemerintah bahkan sampai bertanya pada perusahaan telekomunikasi lokal apakah mereka dapat memproduksi peralatan AS di tempat lain, selain Cina.

Dilansir dari Engadget (24/6), pembicaraan mengenai hal tersebut masih berada dalam tahap awal. Sejauh ini dilaporkan belum ada pembicaraan resmi mengenai pemberlakuan persyaratan tersebut. Namun, pemerintah AS meminta agar aturan dapat diberlakukan pada Oktober mendatang.


BACA JUGA

MIT punya cara untuk kurangi waktu buffering streaming video

Jutaan data fingerprint berpotensi diakses peretas

Kasus pencurian data pribadi mulai marak di internet


Engadget melaporkan hal ini terjadi lantaran ketakutan pemerintah AS terhadap Cina. Dalam skenario itu, pemerintah Cina bisa saja meminta pabrikan dan pemasok komponen untuk memasukkan kode pengawas dan backdoor ke jaringan hardware Amerika. Dengan begini, pemerintah Cina bisa memata-matai infrastruktur, badan pemerintah dan individu di Amerika.

Kendati begitu, tidak ada bukti yang menyatakan bahwa hal tersebut memang terjadi di AS. Namun beberapa perusahaan tidak mau mengambil risiko. Beberapa perusahaan, salah satunya Super Micro bahkan sudah memindahkan produksinya ke luar Cina untuk meyakinkan pelanggan yang waspada akan isu tersebut.

Jika persyaratan ini benar-benar terjadi, hal ini akan menambah tekanan bagi para pembuat perangkat telekomunikasi. Ericsson dan Nokia juga sudah memindahkan produksinya ke luar Cina untuk menghindari aturan AS tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
5G internet