sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
Rabu, 15 Mar 2023 18:05 WIB

5 film keren yang hanya diedit dengan Premiere Pro, Ada yang Menang Piala Oscar

Deretan film keren ini hanya diedit dengan Adobe Premiere Pro loh, Sahabat Tek! Apakah ada film favoritmu?

5 film keren yang hanya diedit dengan Premiere Pro, Ada yang Menang Piala Oscar
Editing video di laptop - pexels

Dewasa ini, dunia film makin berkembang seiring dengan pertumbuhan teknologi di bidang sinematografi. Salah satu yang mungkin sudah tidak asing adalah teknologi Computer Generated Imagery (CGI) dan visual FX yang sering digunakan pada film bergenre sci-fi.

Di tengah gempuran teknologi di bidang perfilman tersebut, ternyata masih ada film yang hanya diedit dengan software Adobe Premiere Pro loh, Sahabat Tek. Perangkat lunak tersebut sebenarnya sudah cukup populer di kalangan film indie. Namun, siapa sangka bahwa ada beberapa rumah produksi besar yang memanfaatkan software tersebut untuk mengedit filmnya, terutama untuk keperluan editing. Bahkan, salah satu film tersebut ada yang berhasil meraih penghargaan Best Editing di ajang Piala Oscar 2023.

Penasaran apa saja film Hollywood yang diedit dengan Adobe Premiere Pro? Berikut daftarnya sebagaimana dikutip dari Fix The Photo (15/3).

1. Deadpool (2016)

Siapa sih yang tak tahu film hits yang satu ini. Ya, Deadpool ternyata hanya diedit dengan Adobe Premiere Pro lho, Sahabat Tek. Saat tim produksi memutuskan hal tersebut, mereka memilih untuk memperkerjakan konsultan editorial Vashi Nedomasky.

Nedomasky butuh beberapa bulan dalam membantu tim produksi Deadpool untuk mengoptimalkan kinerja mereka dalam menggunakan Adobe Premiere Pro. Ia juga mengajari cara untuk menggunakan penyimpanan dan memantau preset untuk mempercepat proses editing. Penggunaam preset tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan adegan.

2. A Ghost Story (2017)

Film ini berhasil mendapatkan banyak apresiasi setelah pemutaran perdananya pada 7 Juli 2017. Sang sutradara, David Lowery, ternyata memiliki background di dunia editing film. Itulah sebabnya ia cukup lihai dalam merangkai adegan demi adegan hanya dengan menggunakan Adobe Premier Pro.

A Ghost Story menjadi proyek pertama Lowery dalam memanfaatkan perangkat lunak dari Adobe. Selain Premier Pro, ia juga menggunakan Lumetri dan After Effects untuk bereksperimen dan menyajikan film yang memiliki alur unik dan emosional tersebut.

3. Minding The Gap (2018)

Saat memilih perangkat lunak apa yang akan digunakan untuk editing, tim produksi film Minding The Gap pun memutuskan untuk menggunakan Adobe Premier Pro. Alasannya, perangkat lunak tersebut mendukung berbagai format file video. Ya, film garapan sutradara Bing Liu tersebut memang direkamn dengan kamera yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan satu perangkat lunak yang bisa mendukung berbagai format file.

Selain itu, pengalaman Bing Liu terhadap Adobe Premier Pro yang cukup luas membuatnya yakin bahwa perangkat lunak tersebut memiliki potensi yang sangat besar. Film dokumenter tersebut pun berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi dalam kategori feature terbaik pada ajang IDA Documentary Award 2018.

4. Terminator: Dark Fate (2019)

Pada sebuah wawancara, editor efek visual dalam film Terminator: Dark Fate Jon Carr menjelaskan bahwa film tersebut memiliki adegan tembakan antara 2.500 hingga 2.600. Sekitar 1.900 adegan tersebut merupakan hasil dari efek visual.

Itulah sebabnya ia dan timnya memutuskan untuk menggunakan Adobe Premiere Pre dan After Effects karena kedua program tersebut saling terintegrasi satu sama lain, sehingga lebih memudahkan dalam proses editing.

5. Everything Everywhere All at Once (2022)

Film bergenre scifi ini menghebohkan panggung Piala Oscar 2023 karena berhasil memboyong tujuh penghargaan. Salah satunya adalah Best Editing. Uniknya, film ini hanya diedit menggunakan Adobe Premiere Pro di tengah lockdown akibat pandemi COVID-19.

Dalam sebuah wawancara, editor film EEAAO Paul Rogers mengaku bahwa ia merangkai adegan demi adegan tersebut dengan iMac lawas keluaran 2017. Ia juga harus berbagi tugas untuk menjaga anak dengan istrinya yang sama-sama bekerja dari rumah. Berkat kerja kerasnya bersama tim, film EEAAO berhasil mendapatkan apresiasi gemilang di dunia perfilman

Itu tadi deretan film yang diedit dengan Adobe Premiere Pro. Adakah film favoritmu, Sahabat Tek?

Tag
Share
×
tekid
back to top