sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
Selasa, 30 Nov 2021 16:17 WIB

4 tahun eksis, pengguna aktif OVO tersebar di 430 kota lebih

Tak hanya memperluas lini bisnisnya, OVO juga berupaya meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat.

4 tahun eksis, pengguna aktif OVO tersebar di 430 kota lebih

OVO memulai bisnisnya sebagai aplikasi penyedia pembayaran digital di Indonesia. Namun seiring waktu, perusahaan terus memperluas bisnisnya. Kini OVO tak hanya menyediakan layanan pembayaran, namun juga investasi, proteksi hingga pinjaman.

Tak hanya memperluas lini bisnisnya, OVO juga berupaya meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat. Sebab, minat masyarakat yang tinggi belum berbanding lurus dengan literasi keuangan masyarakat di Indonesia. Padahal, catatan Bank Indonesia (BI) pada Januari 2021 menunjukkan nilai transaksi penggunaan uang elektronik mencapai Rp 20,7 triliun, dimana jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 30,7 persen. Angka itu mengindikasikan bahwa uang elektronik saat ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia dalam bertransaksi.

“Menyadari tantangan dalam hal literasi dan inklusi keuangan yang ada di Indonesia, OVO berkomitmen untuk menjadi peranan sentral dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui akselerasi transformasi digital di Indonesia. OVO terus mengembangkan bisnis tidak hanya sebagai platform pembayaran digital saja, tetapi kini juga memperluas proposisi untuk menyediakan rangkaian layanan keuangan terlengkap, seperti investasi, proteksi dan pinjaman. Hal ini merupakan wujud nyata upaya kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” kata Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO.

Selama 4 tahun perjalanannya, OVO mencatat jumlah pengguna aktif yang sudah tersebar lebih dari 430 kota dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, OVO memiliki lebih dari 1,2 juta merchant QRIS, yang didominasi oleh sektor UMKM mulai dari warung, kedai, pedagang kaki lima, hingga usaha ternama.

Pencapaian yang diraih OVO sejalan dengan dampak/efek ganda positif yang dihadirkan oleh OVO tidak hanya bagi para pengguna, tetapi juga bagi merchant yang bergabung. Riset CORE Indonesia menunjukkan sebanyak 70% pelaku UMKM mengalami peningkatan transaksi harian dengan rata-rata peningkatan transaksi sebesar 30%. Rata-rata pendapatan per bulan pun meningkat 27% bagi 68% responden yang mengalami peningkatan pendapatan bulanan setelah bergabung dengan OVO.

“Kami percaya semua dampak positif yang dihasilkan oleh OVO melalui akselerasi transformasi pembayaran digital di Indonesia ini dapat membantu peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia serta mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Melalui semangat kolaborasi OVO dengan merchant, mitra, dan pemangku kepentingan, OVO menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia untuk setiap kemudahan, keamanan dan kenyamanan bertransaksi digital, tidak perlu lagi untuk berpindah-pindah aplikasi,” ujar Karaniya.

Saat ini layanan dan ekosistem OVO terus berkembang lebih luas dengan menggandeng berbagai mitra yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Terbaru OVO menjalin kerjasama dengan PT Pos Indonesia, Lotte Mart, dan Mitra Bukalapak agar bisa melakukan isi ulang saldo (top up) secara offline di berbagai gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

OVO juga menyediakan OVO Invest, layanan investasi hasil kerjasama dengan berbagai mitra ternama, seperti Bareksa, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Syailendra dan Bahana TCW Investment Management, yang tersedia pada aplikasi OVO dan memberikan beberapa pilihan produk reksa dana berbasis konvensional maupun syariah. Ada pula OVO Proteksi yang telah dikategorikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat mulai dari asuransi kesehatan hingga kendaraan. 

Tag
Share
×
tekid
back to top