Review

SoundMagic ES20BT: Komposisi suaranya kurang sreg di telinga

SoundMagic mungkin masih asing di telinga banyak orang. Namun sudah ada beberapa serinya yang mendarat di Indonesia. Nah, bagaimana kualitas earphone bluetooth ES20BT dari SoundMagic ini?

SoundMagic ES20BT: Komposisi suaranya kurang sreg di telinga Source: Patardo/Tek.id

Keperluan mendengarkan musik menjadi salah satu kebutuhan yang tidak terpisahkan. Hampir semua orang membutuhkan musik, paling tidak sebagai teman di perjalanan, atau sekadar mengisi kekosongan.

Terlepas dari motif di baliknya, kalau mau nyaman mendengarkan musik melalui perangkat portabel pasti butuh perangkat berupa earphone. Hal inilah yang menjadi komponen penting yang menentukan kenyamanan kala mendengarkan musik. Bagaimanapun juga, earphone yang bagus akan meningkatkan membuat musik terasa lebih menyenangkan.

Kebetulan, saya berkesempatan untuk menjajal earphone SoundMagic ES20BT. Ini merupakan earphone terbaru dari Soundmagic. Melihat keterangan di kemasannya, earphone ini dikatakan punya dentuman bass yang powerful. Tapi bagaimana kesan saya setelah menggunakannya? Simak ulasannya berikut ini!

Desain

Begitu mengetahui SoundMagic ES20BT adalah bluetooth earphone, saya merasa tenang. Pasalnya saya tidak mesti repot dengan kabel panjang yang kadang-kadang bisa melintir. Apalagi saya cukup teledor saat bergerak menggunakan earphone. Kabelnya sering nyangkut di tangan saya.

Di dalam kotaknya, terdapat satu unit earphone, kabel untuk charging, sebuah pouch yang dapat digunakan untuk menyimpan earphone ini, buku manual dan tujuh pasang earbud cadangan dengan berbagai ukuran dan karakteristik.

Seperti earphone SoundMagic lainnya, seluruh earbud cadangan itu dicampur menjadi satu. Entah apa alasan SoundMagic masih melakukan hal tersebut. Bisa jadi, untuk mengakomodir ruang di dalam kotak, karena earbud-nya ada banyak, atau sekadar supaya harganya lebih terjangkau. Untungnya, earbud yang sudah terpasang di earphone itu pas dengan ukuran telinga saya. Jadi tak perlu repot untuk memilah cadangannya.

Beralih ke perangkat earphone-nya, satu hal yang saya suka dari earphone ini adalah bentuk driver-nya yang menyesuaikan telinga saya. Desainnya agak miring agar mampu memenuhi telinga saya dengan baik. Bentuknya disesuaikan antara kiri dan kanan, jadi tidak mungkin terbalik ketika hendak menggunakannya. Kalau pun terbalik, pasti akan tidak nyaman.

Rancang bangunnya juga kokoh. Driver SoundMagic ES20BT ini berbahan metal. Kesan kokoh terpancar kuat ketika saya memegangnya. Kesan itu makin kentara ketika digabungkan dengan kabel penghubung keduanya, yang meskipun tipis, ternyata cukup dapat diandalkan.

Di dekat driver sebelah kanan, ada sebuah kotak multi fungsi. Dari sini, saya dapat menyalakan earphone ini, mengatur volume, berpindah ke musik selanjutnya. Tak hanya itu, di bagian ini juga tertanam mikrofon dan baterai.

Sebetulnya saya agak mengernyitkan dahi ketika sampai ke bagian kontroler ini. Desainnya terlalu bongsor, bebannya pun cukup berat kalau mau dibandingkan keseluruhan earphone-nya. Desain yang sebelumnya ergonomis, jadi rusak ketika sampai ke bagian ini.

Benar saja, ketika saya gunakan, bobot kotak kontrol ini cukup mengganggu. Kotak ini terus menarik kabel ke arah kanan.

Untungnya, ada sebuah penjepit yang dapat diatur posisinya. Maksudnya untuk mematenkan posisi earphone, agar kotak kontroler ini tidak menarik kabel driver sebelah kiri. Saya sih bisa menjepitnya ke bagian kerah baju saya. Hasilnya cukup memuaskan.

Tombol-tombol di kotak kontroler itu agak sulit diidentifikasi. Memang dibuat sedikit bertekstur, tapi kurang terasa. Namun kalau sudah terbiasa, hal ini tidak menjadi masalah.

Secara keseluruhan, saya menyukai desain SoundMagic ES20BT yang kokoh. Penggunaan bahan metal menjadi satu nilai plus yang patut diapresiasi dari earphone ini. Kabelnya juga terkesan kokoh. Kalau ukuran alat pengontrolnya bisa diperkecil lagi, saya rasa dari sisi desain, SoundMagic ES20BT akan sempurna.

Performa

Bicara soal performa, secara teknis driver SoundMagic ES20BT memiliki ukuran 13,5 mm. Sesuai dengan telinga saya. Tapi ya itu tadi, kalau terlalu besar, eartip nya bisa diganti dengan ukuran yang lebih kecil.

Saya mencoba mendengarkan beberapa lagu pop menggunakan earphone ini, salah satunya lagu berjudul Do What You Wanna Do, Mocca. Di bagian intro saja, lagu ini sudah didominasi suara bass yang lumayan kompleks. Tak hanya itu, beberapa instrumen seperti gitar, piano bahkan trumpet ikut terdengar di bagian intro.

Hasilnya eksekusi bass-nya cenderung kasar. Suara bass yang dihasilkan cenderung sember. Di samping itu, performa treble-nya mendominasi sehingga middle hampir tidak terasa. Dalam beberapa kesempatan, backing vokal terdengar kurang bertenaga. Malah bisa dibilang hilang sama sekali jika tidak diperhatikan dengan seksama. Pasalnya, suara tinggi yang dihasilkan melalui earphone SoundMagic ES20BT sangat bertenaga. Saran saya, jangan coba-coba mendengarkan musik yang melengking dengan earphone ini, apalagi dengan volume maksimal. Tapi kalau penasaran, silakan dicoba. Namun harap diingat, volume cukup di level 50% saja sudah cukup.

Dari beberapa lagu yang saya dengarkan, akhirnya saya sedikit mengenali karakter bass yang cocok untuk earphone ini. Jujur saja, suara bass di earphone SoundMagic ES20BT akan keteteran begitu menemui bass yang kompleks dengan banyak nada dalam sebuah lagu. Apalagi ketika menyentuh nada terendah dari lagu tersebut, suaranya hampir tidak terdengar dan terkesan sember.

Bagi saya, karakter bass SoundMagic ES20BT akan sangat cocok dengan lagu bergenre Electronic Digital Music. Genre ini cenderung tidak menghadirkan bass dengan banyak nada, namun tetap bisa menggoyang lagu yang sedang dimainkan. Dipadukan dengan suara vokal yang juga dominan, ES20BT mampu mengeluarkan performa terbaiknya.

Selain bicara kapabilitas dalam memproduksi suara, baterai earphone ini juga patut menjadi perhatian. Sejauh saya menggunakannya selama ini, earphone SoundMagic ES20BT mampu digunakan selama tiga hari berturut-turut. Itu dengan catatan saya memakainya selama sekitar 2-3 jam dalam sehari. Cukup memuaskan bagi saya yang sering terjebak macet ketika dalam perjalanan pulang.

Nah itu kalau dipakai mendengarkan musik, lalu bagaimana rasanya kalau menggunakan earphone ini untuk bermain gim mobile atau menonton film?

Secara umum, kualitasnya tidak jauh berbeda ketika saya menggunakannya untuk mendengarkan musik. Saat bermain gim, PUBG Mobile misalnya, earphone nya mampu menerjemahkan lokasi langkah lawan. Saya jadi dapat memperkirakan, di mana kira-kira lawan akan muncul berdasarkan langkah kakinya.

Menonton film pun sama. Efek surround yang dihasilkan sudah cukup memberikan gambaran posisi karakter dalam film. Memang sih kurang luas, tapi sejauh ini masih bisa ditolerir. Percakapan dan efek-efek suara kecil sekalipun bisa terdengar dengan baik dan renyah.

Mikrofonnya pun dapat berfungsi dengan baik. Saya mencobanya untuk mengaktifkan Google Assistant menggunakan mikrofon SoundMagic ES20BT. Hasilnya memuaskan. Google Assistant langsung aktif begitu saya menyapa “Ok Google”. Sayangnya, dalam beberapa kesempatan, Google Assistant gagal menjalankan perintah yang saya berikan karena tidak mendengar apa yang saya katakan. Akhirnya saya harus menaikkan sedikit volume suara saya agar terdengar melalui mikrofon.

Tak hanya itu, fungsi kedap suaranya juga dikemas dengan baik. Biarpun saya mendengarkan musik dengan volume penuh, suaranya tidak bocor. Entah saya sedang mendengarkan musik, menonton film atau bermain gim, saya tak perlu khawatir suara dari earphone akan mengganggu orang di sebelah saya.  

Kesimpulan

Earphone SoundMagic ES20BT sebenarnya sangat nyaman digunakan untuk keperluan sehari-hari. Suaranya cukup memuaskan dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di genre-genre musik tertentu. Rancang bangunnya kokoh dan suaranya tidak bocor keluar. Sayang manajemen komposisi suaranya kurang dikelola dengan baik, hasilnya seperti mendengar grup band yang berlomba-lomba menjadi paling keras. Kalau mau dibuat peringkat, Treble paling keras, kemudian ada Bass yang berada sedikit di bawahnya. Sementara frekuensi Middle tampaknya dikorbankan untuk mengakomodir kedua frekuensi lainnya. Suara Bass nya juga cenderung sember.

Untuk earphone di harga Rp395.000, SoundMagic ES20BT cukup menyenangkan untuk dipakai sehari-hari. Tetapi harap diingat, kalau Anda termasuk orang yang kritis terhadap komposisi suara, lebih baik cari earphone lain saja.

 
SoundMagic ES20BT
Bagus ...
  • Desain kokoh dari metal
  • Suara tidak bocor
  • Baterai awet
Kurang ...
  • Kompisisi suara kurang seimbang
  • Bass cenderung sember
  • Suara Middle kurang terdengar
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: