sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
Jumat, 09 Okt 2020 20:31 WIB

Review Sharp Aquos Sound Partner AN-SS1, Speaker bahu berkualitas

Cara penggunaan Sound Partner cukup diletakkan di bahu dan sumber suara dapat terhubung secara nirkabel berkat konektivitas Bluetooth.

Review Sharp Aquos Sound Partner AN-SS1, Speaker bahu berkualitas

Performa

Seperti perangkat audio nirkabel berbasis teknologi Bluetooth lainnya, kamu harus melakukan pairing agar dapat terhubung ke perangkat yang mendukung (misalnya: ponsel pintar). Untuk masuk ke dalam mode pairing, kamu dapat menekan tombol CALL yang dibarengi dengan tombol Play/Pause selama 2 detik. Setelah itu, pilih perangkat bernama AN-SS1 SHARP di menu pilihan Bluetooth ponsel yang ingin dihubungkan.

Salah satu keunggulan Sharp AN-SS1 adalah masih dapat dihubungkan secara nirkabel meskipun perangkat sumber tidak dilengkapi konektivitas Bluetooth. Ini dikarenakan oleh paket pembelian AN-SS1 disertakan dongle Bluetooth Wireless transmitter. Pada dasarnya ini merupakan perangkat Bluetooth berukuran kecil dengan yang dapat dihubungkan ke port USB sebagai sumber dayanya.

Berkat dongle Bluetooth tersebut, kamu masih dapat menghubungkan Sharp Aquos Sound Partner AN-SS1 ke TV yang tidak memiliki konektivitas Bluetooth. Syaratnya adalah pastikan TV (atau perangkat sejenis lain) yang akan memiliki port USB untuk mencolokkan dongle Bluetooth.

Cukup mudah untuk menghubungkan AN-SS1 ke perangkat yang menggunakan dongle Bluetooth Sharp. Setelah mencolokkan dongle tersebut ke port USB, gunakan kabel AUX 3.5mm (tersedia dalam kemasan) untuk menghubungkan port jack audio TV dan transmiter Bluetooth. Kemudian, pastikan dongle transmiter Bluetooth sedang dalam keadaan mode pairing dengan menekan tombolnya selama 3 detik.

Dari perangkat Aquos Sound Partner AN-SS1, kamu juga harus mengaktifkan mode pairing. Ketika antara dongle Bluetooth dan AN-SS1 sama-sama dalam mode pairing, maka kedua perangkat tersebut akan terhubung secara otomatis. Asiknya lagi, 1 dongle Bluetooth memungkinkan kamu untuk menghubungkan 2 Sound Partner AN-SS1 sekaligus.

Saat menggunakannya untuk mendengarkan musik, meski speaker-nya terletak di bawah telinga, tetapi AN-SS1 memberikan sensasi seolah-olah suaranya sejajar dengan telinga. Ini memungkinkan pengalaman mendengarkan lebih optimal lantaran hampir mirip seperti menggunakan headphone. Daya keseluruhan dari sepasang speaker yang ada di dalamnya adalah 3 watt, cukup lantang meski ketika saya menggunakan untuk mendengarkan musik di luar ruangan yang agak berisik.

Keunggulan suaranya bukan hanya memiliki suara lantang, tetapi juga memiliki kualitas cukup baik dengan speaker di kelasnya. Suara vokal dari musik ber-genre pop terdengar alami dan tanpa gangguan distorsi suara bass. Kinerja yang baik juga terasa dari separasi stereo yang dihadirkannya karena memiliki pemisahan yang cukup lebar.

Detail suara pada efek stereo juga masih dapat saya dengar dengan cukup jelas pada tingkat volume tinggi. Pada tingkat volume ini, tidak ada gangguan distorsi yang terdengar meskipun suara frekuensi tinggi atau treble terdengar menjadi agak tertutup oleh frekuensi menengah.

Dalam hal kualitas suara bass, Aquos Sound Partner AN-SS1 frekuensi rendah yang dihasilkan kurang terdengar dengan jelas. Hal ini dapat dimaklumi karena masing-masing speaker berada tidak benar-benar dekat dengan telinga seperti halnya earphone atau headphone. Meski demikian, bukan berarti perangkat audio besutan Sharp ini tidak piawai menghadirkan efek frekuensi rendah.

Agar dapat meningkatkan efek suara bass atau frekuensi rendah, AN-SS1 dillengkapi dengan Sound Vibration Speaker (SVS). Dengan fitur ini, kamu bukan mendengarkan bass, tetapi merasakan bass pada Aquos Sound Partner AN-SS1. Dengan demikian, solusi untuk kualitas bass dapat diatasi dengan baik dengan fitur SVS. Meskipun memberi efek getaran di sekitar leher ketika frekuensi rendah sedang dalam keadaan amplitudo tinggi, bodi AN-SS1 tetap kokoh dan tidak terganggu oleh efek resonansi.

Ketika saya menonton film, tidak ada gangguan latensi yang mengganggu di perangkat audio ini. Karena efek seperasi stereo lebar, maka pengalaman sinematik cukup menghibur meski suara efek surround yang diberikan oleh AN-SS1 tidak terlalu istimewa. Tidak lupa saya menggunakan Sound Partner AN-SS1 untuk memainkan gim PUBG Mobile. Sama seperti ketika saya menonton, perangkat audio nirkabel ini memiliki respons yang cukup andal sehingga tidak ada gangguan delay suara yang mengganggu.

Namun, ada sedikit catatan saya seputar penggunaan perangkat audio tersebut. Salah satu speaker akan tertutup oleh leher ketika saya terlalu menghadap ke arah kiri atau kanan. Demikian pula ketika saya menggunakannya ketika berbaring, meski masih nyaman digunakan, salah satu speaker akan tertutup jika kepala saya miring. Ini tidak terlalu menganggu, hanya saja efek suara stereo akan menjadi kurang optimal ketika sedang menonton film.

Kesimpulan

Sharp Aquos Sound Partner AN-SS1 bisa dibilang adalah sebuah speaker portabel leher jika kamu tidak ingin menggunakan produk audio seperti earphone atau headphone yang benar-benar ditempelkan ke telinga. Kamu juga dapat menggunakan AN-SS1 saat berolahraga seperti sepeda yang mana di sisi lain juga harus dapat mendengar suara sekitar demi keamanan saat berada di jalan yang ramai. Kekuatan daya sepaker-nya pun cukup lantang sehingga tidak akan tertutup oleh suara sekitar.

Kualitas suara yang dihasilkannya cukup baik untuk speaker di kelasnya. Ia memberikan performa separasi stereo yang lebar serta detail yang bagus. Sharp juga menyediakan solusi dengan menghadirkan dongle Bluetooth Wireless transmitter untuk dihubungkan ke perangkat yang tidak dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth. Jika kamu tertarik, siapkan uang seharga Rp1.199.000.

75
Sharp Aquos Sound Partner AN-SS1
 
Keunggulan
  • Fitur SVS jadikan kualitas bass lebih terasa
  • Efek stereo lebar
  • Baterai irit
 
Kekurangan
  • Masih menggunakan micro USB
  • Speaker terkadang tertutup ketika kepala menoleh
  •  
Share
×
tekid
back to top