Review headphone Sony WH-1000XM2

Senyap, hanya terdengar musik

Sony WH-1000XM2 dibekali dengan fitur ANC agar tidak terganggu dari suara luar ketika mendengarkan musik favorit

Senyap, hanya terdengar musik

Fitur dan Performa

Headphone ini mendukung teknologi Bluetooth sebagai fungsi nirkabelnya. Untuk menghubungkannya ke perangkat mobile (misal: smartphone), cukup tempelkan bagian belakang smartphone ke unit driver sebelah kiri jika smartphone Anda dilengkapi dengan teknologi NFC. Ya, Sony WH-1000XM2 dibekali pula dengan NFC demi kemudahan proses pairing.

Tetapi jika smartphone Anda tidak dilengkapi dengan teknologi NFC, dapat dikatakan bahwa proses pairing manual tidak terlalu sulit digunakan. Anda cukup menekan dan menahan tombol daya selama beberapa detik hingga lampu indikator berwarna merah dan biru menyala secara bergantian selanjutnya cari “WH-1000XM2” pada layar pencarian koneksi Bluetooth di smartphone, dan selesai deh. Setiap kali Anda ingin menghubungkan ke smartphone yang sama, tidak perlu melakukan pairing dari awal lantaran akan terhubung secara otomatis ketika Anda mengaktifkan Bluetooth pada perangkat yang sebelumnya terhubung ke 1000XM2.

Anda juga dapat mengaktifkan mode Ambient dengan cara menekan tombol ANC. Mode Ambient berfungsi agar suara sekitar menjari sangat terdengar yang berfungsi sebagai keamanan ketika Anda sedang melakukan jogging di pinggir jalan agar mengetahui ada mendaraan yang mendekat. Tekan tombol ANC sekali lagi untuk mematikan ANC maupun Ambient. Meski mode ANC telah dimatikan, suara sekitar juga menjadi agak diredam bekat ear-cup yang berfungsi sebagai peredam suara pasif.

Sony juga menyediakan aplikasi yang dapat diunduh secara gratis di Play Store dan App Store bernama Sony Headphone Connect. Menurut saya, hal yang menarik dari aplikasi tersebut adalah hadirnya fitur Adaptive Sound Control. Fitur ini mampu mendeteksi apakah Anda sedang beristirahat atau sedang berlari kemudian mengatur skenario mode ANC dan Ambient. Misalnya, ketika sedang mendengarkan lagu sembari duduk, mode ANC akan aktif; dan jika Anda sedang berjalan atau berlari, mode Ambien akan aktif sesuai dengan kegiatan sehingga Anda tidak perlu mengaktifkan mode ANC atau Ambient ketika sedang beraktivitas demi kenyamanan dan keamanan. Ada empat skenario yang dapat disesuaikan: beristirahat, berjalan, berlari, dan sedang di dalam angkutan umum.

Ketika saya mendengarkan musik via aplikasi Spotify dengan kualitas terbaik, lagu yang agak santai berjudul ‘Beautiful In White’ milik Shane Filan terdengar sangat baik dengan instrumen intro terdengar secara rapih ditambah dengan suara lonceng yang lembut bergantian di kanal kiri dan kanan. Suara vokal terdengar alami ditambah alat musik gitar dan drum dengan separasi stereo andal. Di sini, seluruh alat musik terdengar dengan jelas tanpa mendominasi satu sama lain.

Selanjutnya, menguji performa bass, saya memutar lagu ‘E.T’ yang dinyanyikan oleh Katy Perry. 1000XM2 mampu menangani frekuensi rendah dengan baik. Meski mampu melantunkan dentuman bass yang dalam, headphone ini tetap dapat menjaga frekuensi menengah dan tinggi. Tidak hanya itu, saya juga menguji bass yang dipadukan dengan lebih banyak alat musik seperti lagu ‘Salute’ dari Little Mix. Tidak jauh berbeda ketika memutar lagu ‘E.T’, saya mendengar bass dengan sangat baik. Sayangnya, ketika saya meningkatkan volume hingga hampir maksimal, bass terdengar agak terdistorsi. Namun, tidak terlalu menganggu pengalaman mendengarkan musik secara keseluruhan. Lagi pula, sangat tidak disarankan untuk mendengarkan musik dengan volume terlalu tinggi. Separasi stereo terpisahkan sangat baik dengan masing-masing instrumen terdengar jelas. Suara backing vocal juga terdengar tanpa terganggu oleh frekuensi rendah, menengah ataupun tinggi.

Meski hanya dibekali dengan dua tombol, bukan berarti Anda tidak dapat mengontrol volume, track, dan akses lainnya pada 1000XM2. Sony merancang headphone ini dengan dukungan kontrol gestur yang dapat diakses pada bagian belakang unit driver sebelah kanan. Contoh, geser tangan Anda ke arah atas untuk meningkatkan volume dan geser ke arah bawah untuk mengurangi volume suara. Jika ingin mengganti musik selanjutnya, geser tangan Anda ke arah depan; untuk mengulangi lagu yang sedang diputar, geser ke arah belakang. Jika ingin melakukan Play atau Pause, ketuk unit drive tersebut dua kali. Oiya, Anda Dapat mengaktifkan mode Ambient secara sementara dengan meletakkan tiga jari di unit drive.

Kesimpulan

Meski material ear-cup menyebabkan berkeringat, saya tetap nyaman menggunakan Sony WH-1000XM2 dalam durasi yang sangat lama lantaran desainnya yang simpel dan dilengkapi dengan kontrol gestur guna mengatur volume dan yang lainnya. Dibanderol dengan harga Rp 5.999.000, headphone ini memang cukup menguras kantung. Tetapi mengingat performa suara, keandalan stabilitas koneksi nirkabel serta keunggulan ANC yang diusungnya, banderol harga tersebut dapat dikatakan setara. Oiya, saya juga puas dengan baterai headphone ini lantaran mampu bertahan hingga 30 jam.

 
Sony WH-1000XM2
Bagus ...
  • Performa ANC sangat baik
  • Suara bagus
  • Nyaman dikenakan
Kurang ...
  • Agak menyebabkan berkeringat
  • Tombol berukuran kecil
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: