Review headphone Sony WH-1000XM2

Senyap, hanya terdengar musik

Sony WH-1000XM2 dibekali dengan fitur ANC agar tidak terganggu dari suara luar ketika mendengarkan musik favorit

Senyap, hanya terdengar musik

WH-1000XM2 adalah headphone nirkabel terbaru dari Sony yang menghadirkan Active Noise Cancelling (ANC) sebagai salah satu fitur utamanya. Fitur tersebut cocok bagi Anda yang sering berada di lingkungan bising agar benar-benar dapat menikmati musik tanpa terpengaruh suara di sekitar. Bagaimana performanya? Pastikan Anda menyimak tulisan ini hingga selesai.

Desain

Sony merancang 1000XM2 dengan rancang bangun bertipe over-ear. Artinya, sepasang unit driver headphone ini menutupi seluruh telinga ketika dikenakan. Berbeda dengan tipe on-ear yang hanya menempel di permukaan telinga. Dari segi ukuran, 1000XM2 tidak berbeda dengan headphone bertipe over-ear pada umumnya (contoh: Bose Quietcomfort 35). Keuntungan dari tipe ini adalah mampu mengisolasi udara luar sehingga suara musik tidak terlalu dengan suara sekitar.

Ear-cup masing-masing driver dilengkapi dengan lapisan material lembut mirip kulit yang di dalamnya dilengkapi dengan bantalan lembut sehingga terasa empuk di sekitar telinga. Ketika pertama kali mengenakannya, saya merasakan kenyamanan berkat material yang digunakannya. Masing-masing unit driver juga dapat diputar ke kiri dan ke kanan sebanyak lebih dari 90 derajat demi mengikuti anatomi kepala pengguna. Selain itu, kedua unit driver tersebut dapat pula ke atas dan ke bawah yang tujuannya agar memberikan kenyamanan optimal.

Bantalan kepala juga dilengkapi dengan material yang sama seperti ear-cup. Namun, tingkat kelunakkannya tidak sama dengan ear-cup. Pasalnya, saya merasa bantalan pada ear-cup lebih tebal dibandingkan dengan bantalan kepala. Terlepas dari itu, saya tetap merasakan kenyamanan di kepala dan tidak terasa sakit. Agar dapat menyesuaikan daya cengkeram yang berbeda-beda pada setiap kepala pengguna, headband pada 1000XM2 dapat dilonggarkan atau sebaliknya. Ya, cara ini mirip seperti kebanyakan headphone di pasar.

Demi memastikan kekuatannya, Sony menggunakan bahan logam pada mekanisme headband yang dapat bergerak memanjang atau memendek. Selebihnya, rangka 1000XM2 menggunakan bahan plastik. Meski demikian, plastik yang digunakannya tidak terasa ringkih. Khusus unit driver, bagian belakangnya menggunakan bahan plastik dengan tekstur mirip kulit.

Secara keseluruhan, Sony merancang 1000XM2 dengan desain sederhanya dengan hanya dua tombol di sisi bawah unit driver kiri. Tombol tersebut adalah tombol daya dan tombol ANC. Selain kedua tombol tersebut, Anda tidak akan menemukan tombol lain. Tidak ketinggalan pula port micro USB dan jack 3,5 mm yang masing-masing terletak di bagian sisi paling bawah unit driver kanan dan kiri. Port micro USB berfungsi untuk mengisi ulang baterai dan port jack 3,5 mm berguna ketika Anda sedang tidak ingin menggunakan headphone secara nirkabel.

Sempat disinggung sebelumnya, Sony 1000XM2 berbekal fitur ANC yang mampu meredam suara bising bising di sekitar. Saya merasa fitur tersebut benar-benar menciptakan suara senyap ketika ANC diaktifkan. Pasalnya, suara bising yang bersifat konstan seperti mesin mobil atau hujan akan tereliminasi secara sempurna.

Ketika saya menjajalnya di basement di sebuah mal, gema dari mesin mobil hilang keseluruhan. Meski demikian, klakson mobil masih dapat saya dengar. Sekali lagi, ANC memang dirancang untuk mengelimasi suara bising yang konstan. Ketika saya beralih ke lobi mal, kebetulan sedang terjadi hujan. Hasilnya? Fitur ANC pada Sony 1000XM2 sekali lagi menunjukkan kepiawaiannya dalam meredam suara desiran hujan lantaran saya tidak mendengar apapun, kecuali lagu yang saya putar. Sebagai informasi, saat itu hujan lumayan deras dicampur dengan angin kencang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: