sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
Selasa, 15 Sep 2020 19:25 WIB

Review Sharp Aquos Zero 2, si smartphone teringan di dunia

Smartphone terbaru Sharp saat ini yaitu Sharp Aquos Zero 2. Smartphone ini diklaim sebagai smartphone teringan di dunia.

Review Sharp Aquos Zero 2, si smartphone teringan di dunia

Dua kamera, tapi cukup bertenaga

Sharp Aquos Zero 2 hadir dengan kamera ganda masing-masing berjenis wide dan ultrawide beresolusi 12.2MP dan 20MP. Sejumlah menu yang melengkapi kamera ini untuk aktivitas fotografi yaitu mode Auto, Manual, serta Potrait. Ada pula filter yang disediakan seperti Clearly, Close Up hingga Monochrome.

Setelah mencoba memotret menggunakan kamera Sharp Aquos Zero 2, hasilnya saya mendapati gambar yang menawan. Detail gambarnya bisa ditangkap dengan baik, dengan warna dan kontras yang tampak natural. Hasil ini berlaku untuk jepretan kamera wide maupun ultra-wide. Dengan mode Auto, Sharp Aquos Zero 2 mampu mengabadikan gambar dengan bagus, terlihat dari detail tekstur pakaian, hijab maupun masker yang saya kenakan. Warna awan pada saat itu juga dapat ditangkap dengan baik, sesuai dengan warna awan yang terlihat dengan mata.

Secara umum, warna yang dihasilkan terbilang natural meski smartphone ini juga dibekali kecerdasan buatan untuk memoles gambar. Detail antara objek pun tampak terpisah dengan rapi sehingga menghasilkan gambar yang menawan. Jujur saja saya suka dengan hasil jepretan kamera utama Sharp Aquos Zero 2.

 

Smartphone ini juga didukung dengan fitur HDR. Ketika saya memotret subjek yang membelakangi cahaya matahari tanpa menggunakan mode HDR, hasilnya cukup bagus karena paparan exposure tetap terlihat tanpa saling mendominasi. Tetapi jika diperhatikan lebih seksama, ada beberapa area yang gelap di pohon daun.

Hasil foto Sharp Aquos Zero 2 tanpa HDR

Sedangkan ketika saya menggunakan mode HDR saat memotret subjek yang membelakangi cahaya, hasilnya hampir sama ketika saya tidak menggunakan mode tersebut. Tidak ada hasil yang signifikan. Perbedaannya hanya terlihat sedikit di area daun-daun pohon.

Hasil foto Sharp Aquos Zero 2 dengan HDR

Seperti disebutkan sebelumnya, kamera ganda pada Aquos Zero 2 masing-masing berjenis wide dan ultra-wide. Saya mencoba kedua sensor ini untuk memotret gambar. Hasilnya tetap bagus dengan detail yang tajam serta warna yang nyaman dipandang. Kedua sensor ini menghasilkan kualitas yang sama bagusnya, hanya saja angle-nya yang berbeda. Tentu saja, sensor ultra-wide mampu menangkap angle yang lebih luas sehingga background-nya lebih kaya//

Hasil foto wide Sharp Aquos Zero 2

 

Hasil foto ultra-wide Sharp Aquos Zero 2

Yang tak kalah menarik, Sharp Aquos Zero 2 juga menghadirkan fitur Monochrome. Fitur ini bisa diaplikasikan baik untuk foto maupun video. Secara kualitas, tidak ada perbedaan detail yang berubah dari mode regular. Hanya saja, warnanya menjadi terlihat lebih epic.

Hasil foto monokrom Sharp Aquos Zero 2

 

Hasil foto monokrom Sharp Aquos Zero 2


Untuk fitur video, Sharp menawarkan dua jenis frame rate yaitu 120 fps dan 240 fps. Selain itu, dua kamera smartphone ini juga dibekali fitur OIS dan EIS untuk meredam guncangan yang timbul saat merekam video. Setelah mencobanya, fitur ini memang sangat membantu dalam meredam guncangan saat melakukan perekaman. Hasilnya sangat jauh berbeda ketika fitur OIS maupun EIS dimatikan. Saya sendiri menguji fitur OIS dan EIS menggunakan mode Monochrome. Fitur penunjang lainnya yang melengkapi smartphone ini adalah “Wind noise cut” yang dapat membantu meminimalisir noise angin saat merekam video.


Tak ketinggalan Sharp juga menghadirkan fitur slow video yang dapat merekam video gerak lambat. Untuk fitur ini menurut saya perlu perbaikan, karena saat menekan tombol rekam perekaman video justru memiliki jeda sekitar tiga detik. Oleh karena itu, jika kalian berniat merekam slow video menggunakan Sharp Aquos Zero 2, baiknya melakukan perekaman tiga detik lebih awal agar mendapatkan video dramatis sesuai harapan.


Beralih ke kamera depannya, smartphone ini memiliki dukungan resolusi 8MP. Serupa dengan kamera belakangnya kamera selfie Aquos Zero 2 juga menawarkan mode Manual serta Auto. Hasilnya, warna yang ditangkap cukup natural. Namun sayangnya detail gambar justru berkurang tajam dan terkadang kurang fokus. Saya sendiri tidak dapat mengatur fokus dengan manual menggunakan jari, karena Sharp Aquos Zero 2 diatur untuk menjepret foto ketika layar tampilan kamera depan disentuh. Selain mode manual dan auto, smartphone ini juga dilengkapi filter untuk mempercantik foto selfie.

Hasil foto selfie Sharp Aquos Zero 2

Fitur lain dan kesimpulan

Spesifikasi lainnya yang melengkapi Sharp Aquos Zero 2 yaitu NFC, fingerprint di layar meskipun pemindaiannya kurang gesit, face unlock yang juga kurang gesit pada situasi tertentu, hingga fitur dual SIM tanpa slot microSD khusus. Sistem operasinya sendiri sudah didukung Android 10. 

Secara performa menurut saya Sharp Aquos Zero 2 memang kurang optimal, apalagi dengan kendala layar yang saya rasakan dan absennya fitur fast charging. Namun patut dicatat, kameranya memang bisa jadi andalan untuk mengabadikan momen-momen penting dan seru. Mengingat smartphone ini masuk kategori flagship, Sharp membanderolnya seharga Rp13 juta. 

 

75
Sharp Aquos Zero 2
 
Keunggulan
  • Kamera belakang bagus
  • Bobot sangat ringan
  •  
 
Kekurangan
  • Chipset tahun 2019
  • Sensitivitas layar lengkung
  •  
Share
×
tekid
back to top