sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
Minggu, 02 Mei 2021 15:23 WIB

Review Infinix Hot 10 Play, tampilannya wah

Salah satu produk barunya bertajuk Infinix Hot 10 Play diluncurkan beberapa waktu lalu. Punya tampilan yang tampak mewah, berikut ulasan Infinix Hot 10 Play versi Tek.id.

Review Infinix Hot 10 Play, tampilannya wah

Eksistensi Infinix memang tak begitu terdengar di pasar Indonesia. Lain dengan vendor smartphone asal Tiongkok lainnya yang gencar melancarkan berbagai strategi untuk memikat pengguna. Namun demikian, bukan berarti Infinix hanya menjadi penonton tanpa menghadirkan produk baru.

Salah satu produk barunya bertajuk Infinix Hot 10 Play diluncurkan beberapa waktu lalu. Punya tampilan yang tampak mewah, berikut ulasan Infinix Hot 10 Play versi Tek.id.

Desain

Tampilan Infinix Hot 10 Play cukup kokoh dan elegan, bak smartphone kelas menengah. Layarnya luas dengan bentang 6,82 inci disertai notch waterdrop di tengah atas layar ponsel. Namun poni layar tersebut tampak cukup lebar untuk smartphone keluaran 2021. Sementara itu bezelnya cukup tipis sehingga membuat tampilan dapat dipandang dengan leluasa.

Desainnya belakangnya juga cukup menarik dengan aksen gradien yang akan terlihat unik saat diterpa cahaya. Meski dimensinya cukup bongsor (171,8 x 78 x 8,9 mm) smartphone ini tak lantas memiliki bobot yang berat karena masih nyaman di genggaman tangan. 

Housing kameranya dirancang persegi dengan sudut yang melengkung. Sekilas smartphone ini tampak seperti memiliki empat kamera karena beberapa lingkaran yang menghiasi housing kamera. Namun sebenarnya, Infinix Hot 10 Play hanya didukung dua kamera. Sementara dua lingkaran lainnya hanya pemanis dengan tulisan AI, serta lampu LED flash. Ada pula pemindai sidik jari di belakang ponsel dengan desain yang hampir sama seperti housing kameranya.

Sejumlah port dan tombol diposisikan sebagaimana smartphone pada umumnya, dimana tombol volume dan power sejajar di kanan ponsel. Sementara sisi kiri ponsel dihiasi slot kartu SIM dan microSD. Sebagai informasi, Infinix Hot 10 Play mendukung penggunaan dua kartu SIM serta microSD secara bersamaan. Sementara itu bagian bawah ponsel dibekali port micro USB, jack headphone serta mikrofon. 

Secara umum desainnya nyaman dioperasikan dan tak begitu membosankan untuk dipandang. 

Performa

Infinix Hot 10 Play didukung dengan prosesor MediaTek Helio G25 serta kartu grafis Mali-G52. Dipadu padankan dengan RAM 2GB dan ROM 32GB, performa Infinix Hot 10 Play mampu menunjang berbagai aktivitas pengguna, khususnya aktivitas yang tidak begitu berat. Misalnya untuk kebutuhan komunikasi, hiburan di media sosial atau streaming film. Jika penyimpanannya terasa kurang, Sahabat Tek bisa memperluasnya menggunakan microSD hingga 512GB.

Saya sendiri tidak mendapati kendala berarti selama menggunakan Infinix Hot 10 Play untuk aktivitas di atas seperti untuk streaming di Youtube atau berselancar di internet dan media sosial.

Kapasitas baterainya juga besar sehingga menunjang aktivitas dalam waktu yang lama. Infinix Hot 10 Play dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh sehingga dapat bertahan seharian jika hanya digunakan untuk aktivitas reguler. 

Meski dikategorikan sebagai smartphone entry-level, saya juga mencoba Infinix Hot 10 Play untuk memainkan game PUBG Mobile. Gim ini sendiri terhitung sebagai game yang berat. Kendati demikian, permainan bisa dijalankan dengan cukup lancar menggunakan hampir semua fitur yang tersedia. Hanya saja, grafis permainan tak bisa tampil dengan optimal karena keterbatasan dukungan smartphone. 

Pengaturan grafis PUBG Mobile tertinggi yang didukung Infinix Hot 10 Play yaitu Medium-Balance. Bermain selama 30 menit, baterai Infinix Hot 10 Play terkuras 4%. Tak ada peningkatan suhu yang terasa selama permainan dijalankan. Frame rate-nya pun terbilang stabil tanpa terlihat penurunan. Hanya saja, fitur gyroscope-nya tak bisa dijalankan dengan optimal karena terjadi delay yang cukup lama. Ini menjadi kendala tersendiri karena cukup mengganggu navigasi permainan. 

Baterainya sendiri dapat diisi ulang menggunakan charger bawaan dan micro USB. Sayangnya output adaptor bawaannya hanya 10W sehingga membuat pengisian ulang cukup lama mengingat baterai Infinix Hot 10 Play yang besar. Speakernya juga belum stereo sehingga saat menjalankan permainan, speaker yang terletak di atas poni ponsel agak tertutup tangan. 

Sementara itu layarnya cukup nyaman dioperasikan. Antarmukanya pun cukup user friendly sehingga mudah dinavigasi. Menu barnya menampilkan aplikasi yang paling sering diakses di atas daftar menu. Dengan begitu, saya bisa menjalankan aplikasi favorit dengan mudah. 

Yang menarik, antarmuka Infinix Hot 10 Play turut mendukung fitur sidebar yang memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi dengan cepat kapanpun. Di antara fitur yang turut hadir pada sidebar yaitu fitur screenshot, lockscreen, scan, dan screen record. Sementara aplikasi yang dapat diakses melalui sidebar, bisa disesuaikan keinginan pengguna.

Fitur pemindai sidik jari yang diposisikan di belakang ponsel juga bisa dijalankan dengan cepat dan lancar. Selain untuk mengunci smartphone, fitur ini juga dapat Sahabat Tek gunakan untuk mengunci aplikasi sehingga lebih aman dan menjaga privasi.

    Share
    ×
    tekid
    back to top