sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
Rabu, 09 Sep 2020 15:53 WIB

Review Huawei Watch Fit: 1 jutaan fitur lengkap ada GPS

Huawei Watch Fit dilengkapi dengan panel berbasis AMOLED. Tipe layar ini memiliki kualitas kontras yang sangat baik karena setiap pikselnya dapat menyala sendiri tanpa kelengkapan pencahayaan belakang.

Review Huawei Watch Fit: 1 jutaan fitur lengkap ada GPS

Saya setuju jika kamu mengatakan bahwa sekilas desain smartwatch Huawei Watch Fit mirip dengan Apple Watch. Mungkin ini karena Watch Fit dibuat dengan desain persegi serta tali strap berbahan silikon. Beberapa waktu lalu smartwatch dari Huawei tersebut secara resmi meluncur di Indonesia dengan beberapa fitur seperti integrasi GPS, pendeteksi SpO2, sensor detak jantung, dan masih banyak lagi.

Desain

Smartwatch Huawei Watch Fit tidak sepenuhnya memiliki desain yang sama seperti Apple Watch. Pasalnya, smartwatch dari Huawei ini memiliki desain agak memanjang ketimbang Apple Watch yang berdesain kotak. Lantaran desainnya lebih mirip seperti persegi panjang, maka Huawei merancang smartwatch terbarunya agak sedikit melengkung agar dapat menyamai bentuk pergelangan tangan.

Karena berdesain agak melengkung, maka secara otomatis layar yang digunakan pada Watch Fit ini juga melengkung. Namun, tingkat kelengkungan pada layarnya tidak terlalu terlihat dari depan, dengan demikian kelengkungannya terlihat jika saya melihatnya dari sisi samping smartwatch yang berbobot hanya 34 gram tersebut.

Berbicara seputar layar, Huawei Watch Fit dilengkapi dengan panel berbasis AMOLED. Seperti yang kamu tahu, tipe layar ini memiliki kualitas kontras yang sangat baik karena setiap pikselnya dapat menyala sendiri tanpa kelengkapan pencahayaan belakang (backlight) LED. Ukuran layar ini adalah 1,64 inci dengan resolusi 280 x 456 piksel. Dengan demikian, kerapatan piksel yang diberikan layar Watch Fit adalah 326 ppi.

Pada bagian bawah Watch Fit terdapat bagian yang agak menonjol. Ini adalah tempat sensor detak jantung. Mungkin Huawei mendesain sensor detak jantung yang agak menonjol supaya lebih optimal ketika mendeteksi pergerakan hemoglobin di dalam pergelangan tangan.

Awalnya saya skeptis terhadap bagian yang menonjol di bagian belakang Watch Fit sehingga akan terasa tidak nyaman ketika dikenakan. Namun rupanya saya keliru, nyatanya smartwatch terbaru buatan Huawei ini sangat nyaman di pergelangan saya. Ditambah lagi tali strap perangkat wearable ini terbuat dari bahan silikon sehingga terasa lembut di kulit.

Satu lagi hal yang saya sukai pada strap Huawei Watch ini adalah bahwa ia menggunakan metode pemasangan yang sangat mirip seperti jam tangan konvensional kebanyakan. Dengan demikian pemakaiannya sangat mirip ikat pinggang, bukan dengan cara memasukkan pin ke salah satu lubang tali dan kemudian ujung tali dimasukkan ke bagian dalam tali lainnya (misalnya seperti Apple Watch).

Saya juga dapat melepas tali Watch Fit dengan mudah berkat mekanisme quick release. Caranya adalah mencabut kedua pin yang ada di pangkal tali strap pada bagian bawah smartwatch. Metode ini memang memudahkan jika kamu ingin mengganti, tetapi kedua pin-nya berukuran sangat kecil sehingga rentan terselip jika kamu tidak hati-hati saat mengganti strap.

Fitur & akses pengoperasian

Hanya ada satu tombol di Watch Fit, yang terdapat di sisi sebelah kanan. Tombol ini berguna untuk kembali ke tampilan utama smartwatch jika kamu sedang mengakses menu apapun. Sedangkan ketika smartwatch sedang menampilkan halaman utama (atau tampilan waktu), maka tombol tersebut berfungsi untuk mengeluarkan akses menu. Terdapat sangat banyak menu yang tersedia di sini, beberapa di antaranya adalah Workout, Workout Records, Workout Status, Heart Rate, SpO2, Sleep, music playback dan masih banyak lagi.

Karena hanya ada satu tombol, tentu saja akses pengoperasian Huawei Watch Fit dilakukan melalui layar sentuhnya. Cukup mudah mengoperasikan layar sentuh jam tangan pintar ini. Saat berada di tampilan utama, usap ke arah bawah untuk menampilkan mode malam, pengaturan alarm, pencari ponsel yang terhubung smartwatch, dan pengaturan.

Sedangkan usapan ke arah atas akan menampilkan notifikasi yang masuk ke dalam ponsel terhubung, kamu dapat mengatur notifikasi apa saja yang dapat ditampilkan di Watch Fit, seperti WhatsApp, Email, SMS, dan lain-lain. Sedangkan gerakan ke kiri atau ke kanan akan menampilkan jalan ke menu favorit. Kamu dapat menambahkan hingga 6 menu favorit agar lebih mudah mengaksesnya secara langsung tanpa masuk ke dalam menu-menu di smartwatch.

Ada pula gestur usapan dari kiri ke kanan untuk kembali ke menu jendela sebelumnya ketika kamu sedang berada di menu pengaturan atau salah satu mode. Intinya, pengoperasian yang ada di Watch Fit sangat mudah dan responsif meski transisi pergerakan konten di layar tidak terlalu mulus.

Sama seperti smartwatch lainnya, kamu harus menggunakan aplikasi agar dapat terhubung ke ponsel via Bluetooth. Dalam kasus Watch Fit, kamu harus mengunduh aplikasi Huawei Health yang dapat diunduh secara gratis di Huawei AppGallery, Apple App Store, dan Google Play. Kamu tidak dapat mengatur waktu secara manual langsung di Watch Fit, semuanya harus terhubung ke ponsel via aplikasi Huawei Heatlh dan secara otomatis mengatur waktu dalam smartwatch.

Terdapat 12 fitness dengan ilustrasi animasi bergerak dalam Watch Fit. Salah satunya adalah Reenergize, yang dapat dipilih di Workout > Fitness Courses. Animasi fitness bergerak ini dapat memudahkan saya untuk mengikuti pergerakan beberapa olahraga, yang dilengkapi dengan durasi masing-masing pergerakannya. Setiap durasi pergerakan selesai, Watch Fit akan bergetar untuk memberi tahu gerakan selanjutnya.

Baterai yang ada di dalam Watch Fit dapat diisi ulang menggunakan dua pin yang dihubungkan dengan kabel khusus dari paket penjualannya. Agar port di kabel dan port di smartwatch dapat terhubung, Huawei menggunakan mekanisme magnet. Kamu tidak perlu khawatir menghubungkan port kutub (+) dan kutub (-) secara terbalik, karena jika kamu tidak sengaja melakukannya, kabel charger tidak akan menempel di Watch Fit.

Meski demikian, menurut saya mekanisme magnet yang ada di kabel charger relatif mudah terlepas jika tidak meletakannya di tempat yang rata. Selain itu, harap diperhatikan untuk tidak meletakkan Watch Fit dari arah datangnya kabel ketika sedang diisi ulang.

    Share
    ×
    img
    ×
    tekid
    back to top