sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Sabtu, 11 Sep 2021 09:03 WIB

Review Galaxy Buds2, TWS modis ber-ANC

Samsung Galaxy Buds2 memiliki desain baru yang lebih kecil dan ringan dengan fitur ANC dan Ambient Sound yang diadopsi dari versi Pro-nya.

Review Galaxy Buds2, TWS modis ber-ANC
Source: Tek.id

Samsung awal Agustus ini meluncurkan earbuds generasi terbarunya, yakni Galaxy Buds2, bersamaan dengan peluncuran seri smartphone lipat Galaxy Z Flip3 dan Galaxy Z Fold3. Galaxy Buds2 mengadopsi fitur Active Noise Cancellation dari model Pro yang dirilis Januari lalu. Meski demikian, earbuds ini masih diposisikan sebagai penerus Buds+.

Berdasarkan situs resmi Samsung, fitur ANC yang disematkan sudah terverifikasi oleh UL Verification, dengan kemampuan mengurangi kebisingan sekitar hingga 98%. Dengan demikian, suara sekitar harusnya hampir tidak terdengar ketika pengguna mengaktifkan mode ANC. Untuk membuktikan kualitas dari Galaxy Buds2, berikut pengalaman Saya selama menggunakan Galaxy Buds2.

Desain

Tampak luar, Galaxy Buds2 memiliki desain yang sama dengan Buds Pro dan Live. Casing earbuds berbentuk persegi dengan polesan glossy yang membuatnya kinclong dan tidak mudah kotor karena bekas jari. Namun jika dilihat lebih detail, ukurannya sebenarnya lebih kecil dan earbuds-nya lebih ringan.

Bentuk earbuds yang seperti kacang polong ini, diklaim sebagai earbuds terkecil dari seluruh seri Buds milik Samsung. Bentuk dan desainnya benar-benar simpel, dengan komposisi satu warna tanpa detail apapun. Jika di Galaxy Buds Pro terdapat aksen perak di bagian luar earbuds, tidak dengan Galaxy Buds2. Earbuds hanya dipoles dengan satu warna yang sama dengan warna bagian dalam casing, juga eartips

Detail belakang casing Galaxy Buds2Detail sisi casing Galaxy Buds2

Nah, uniknya casing untuk semua varian Galaxy Buds2 dipadukan dengan warna yang sama, yakni putih glossy. Namun, ketika membuka casing, baru terlihat varian warna yang dipilih. Kebetulan yang Saya dapat adalah varian Lavender, warna ungu khas Samsung yang manis dipandang. 

Terlepas dari warna, tata letak di dalam casing masih sama dengan versi Pro. hanya saja, keterangan “Sound by AKG” yang sebelumnya ada di depan casing, kini dipindahkan ke dalam. Di bagian luar, terdapat lampu indikator serta port untuk mengisi daya dengan USB tipe -C.

Detail dalam casing Galaxy Buds2Detail atas casing Galaxy Buds2

Kembali ke earbuds, Samsung mengklaim Galaxy Buds2 memiliki berat 5 gram dengan dimensi 17x21,1x20,9 milimeter. Di bagian terluar earbuds, terdapat dua mikrofon yang masing-masing berfungsi untuk mengoptimalkan penggunaan Intelligent Clear Call atau melakukan panggilan dengan jelas tanpa diganggu dengan suara sekitar. Sementara area sentuh berada di antara kedua mikrofon.

Tidak seperti bagian luar, bagian lawannya terlihat ramai yang terdiri dari dua kontak pengisian daya dan sensor peka sentuhan. Sensor ini tampaknya terintegrasi dengan fitur Fit Test yang ada di aplikasi Galaxy Wearable, yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui apakah earbuds sudah terpasang dengan benar di telinga. Tidak lupa, petunjuk R dan L di setiap earbuds yang menunjukkan earbuds kiri dan kanan.

Tujuan Samsung membuat earbuds sekecil ini agar pengguna merasa nyaman sepertinya berhasil. Sebab, telinga Saya tidak merasa pegal ketika menonton drakor selama satu jam menggunakan Galaxy Buds2. Dipakai tiduran pun earbuds tetap terpasang dengan nyaman di telinga, tidak seperti merek lain yang biasanya sakit saat dipakai sambil tiduran untuk waktu yang lama.

Selain itu, tiga pasang eartip yang disediakan sangat membantu mempersonifikasi para pengguna. Earbuds yang nyaman adalah eartip yang pas dengan lubang telinga. Jika eartip sudah pas, maka tidak perlu khawatir earbuds mudah lepas ketika sedang olahraga atau kegiatan dengan banyak gerakan. 

Untuk diketahui, terdapat ukuran kecil, sedang, dan besar dalam satu paket Galaxy Buds2. Dan kebetulan earbuds yang Saya dapat sudah terpasang eartip ukuran sedang. Karena ukuran lubang telinga Saya cenderung kecil, jadi Saya perlu mengganti ke ukuran yang lebih kecil. Proses penggantiannya pun mudah, hanya dengan mencabut eartip dari bagian dalamnya.

3 jenis ukuran eartips Galaxy Buds2

Performa

Galaxy Buds2 dilengkapi dengan Dynamic 2 way speaker, yaitu dua speaker yang masing bertugas sebagai tweeter dan woofer. Speaker tersebut diklaim dapat memberikan suara bass yang lebih dalam serta note tinggi yang lebih bersih. Selain itu, ada juga tiga mikrofon yang mampu meningkatkan kualitas suara pengguna saat melakukan panggilan telepon atau merekam suara. 

Proses pairing earbuds ke smartphone khususnya Samsung Galaxy sangat mudah. Saat membuka casing earbuds, smartphone (dengan bluetooth aktif) secara otomatis akan menampilkan permintaan pairing dengan earbuds.Klik tombol Connect, dalam sekejap smartphone sudah tersambung earbuds. Oh iya, pastikan Anda sudah memiliki aplikasi Galaxy Wearable bagi pengguna non-Samsung.

Pairing dengan Galaxy Buds2

Setelah tersambung satu kali, earbuds akan otomatis menyambung pada smartphone yang sama tanpa harus melalui proses pairing lagi. Meskipun bluetooth smartphone dimatikan dan dinyalakan kembali, earbuds akan tetap menyambung otomatis. Tapi perlu hati-hati ketika membuka earbuds yang belum tersambung dengan smartphone Anda di tempat umum. Sebab pengalaman Saya, saat lupa mengaktifkan bluetooth smartphone tapi sudah membuka casing earbuds lebih dulu. Alhasil, permintaan tersambung masuk ke smartphone teman Saya yang juga pengguna Samsung Galaxy.

Pengaturan audio Galaxy Buds2 juga bisa diatur lewat aplikasi Galaxy Wearable, mulai dari equalizer, kontrol sentuh, pengaturan noise control, Fit Test, dan Find My Earbuds. Fitur Fit Test sangat berguna untuk memastikan apakah earbuds sudah terpasang dengan benar di lubang telinga, sehingga kualitas audio yang diterima dapat lebih maksimal. Anda bisa mengetahui lebih lanjut tentang fitur Fit Test di sini.

Menu dalam aplikasi Galaxy Wearable

Sama dengan para pendahulunya, Galaxy Buds2 menawarkan teknologi AKG dalam hal audio. Ditambah Dynamic 2 way speaker yang dapat memproses nada tinggi maupun rendah dengan stabil, kualitas suara yang dihasilkan tidak perlu diragukan lagi. Seluruh komposisi suara mulai dari vokal, bass, serta treble dalam sebuah lagu dapat didengar dengan baik tanpa ada yang mendominasi.

Saya bahkan bisa mendengar alunan alat musik tradisional yang dipadukan dengan beragam sound effect dan instrumen yang ada dalam lagu Thunderous milik Stray Kids. Lagu ini memiliki banyak detail suara dan Saya hanya bisa mendengarnya dengan jelas melalui Galaxy Buds2. Sepanjang lagu, Saya bisa merasakan instrumen yang ber-layer serta vokal yang tidak terendam suara bass maupun treble.

Selain itu, Samsung tampaknya menyempurnakan sensitivitas pada Galaxy Buds2. Sebab, earbuds kali ini tidak menangkap sentuhan yang terjadi secara tidak sengaja seperti dalam ulasan Galaxy Buds+. Saya pun tidak perlu khawatir lagu yang sedang diputar tiba-tiba berhenti karena tidak sengaja tersentuh hijab yang Saya kenakan. Sensitivitas sentuhan yang dilakukan dari luar hijab juga masih bisa dibaca, meskipun tidak secepat menyentuhnya langsung.

Lewat menu di Galaxy Wearable, Saya bisa mengatur kontrol sentuh. Misalnya, sentuh satu kali untuk memutar atau menghentikan lagu, sentuh dua kali untuk mengganti lagu, sentuh tiga kali untuk memutar lagu sebelumnya. Noise controls kini juga bisa diatur dengan menyentuh dan menekan earbuds, kiri dan kanan. Ini bisa diatur dalam opsi Touch and hold di menu Touch controls.

Menu Touch controls di Galaxy Wearable

Dari segi kemampuan menangkap suara, Galaxy Buds2 didukung oleh Voice Pickup Unit, DNN Solution, dan tiga mikrofon yang terdiri dari 2 outer mics (beamforming) dan 1 inner mic. Samsung mengklaim, outer mics dapat memfilter suara-suara di sekitar, sementara DNN Solution akan mematikan suara dari luar, sehingga hanya suara penelepon saja yang didengar lawan bicara. 

Terbukti, audio yang dihasilkan terdengar jelas. Meskipun terhalang hijab, mikrofon masih dapat menangkap suara Saya. Sayangnya, earbuds hanya bisa menerima atau menolak panggilan masuk dari telepon reguler, yaitu telepon yang menggunakan pulsa. Sedangkan panggilan audio berbasis data seperti WhatsApp, tidak dapat diangkat dengan menyentuh earbuds dua kali. Ini adalah kendala yang sama yang juga dimiliki Galaxy Buds Pro. Samsung perlu menangani masalah ini dan mencari cara agar panggilan dari aplikasi pesan bisa diakses melalui kontrol sentuh earbuds.

ANC dan Ambient Sound yang ditingkatkan...

    Share
    ×
    tekid
    back to top