Review Realme

Realme X, brand seumur jagung yang mau naik panggung

Setelah merasa cukup melakukan penetrasi di kelas mainstream, Realme bergegas naik panggung untuk menunjukan bahwa mereka patut mendapat perhatian di kelas premium.

Penetrasi realme pada segmen smartphone kelas menengah memang cukup terasa. Terakhir kami menjajal realme 3 Pro yang menurut kami cukup pantas menyandang gelar Pro untuk segmen menengah.

Namun, alih-alih terus menghadirkan smartphone di kelas menengah, kabar terbaru realme seperti ingin naik kelas. Realme mengenalkan realme X yang merupakan smartphone bertaraf premium dari sub-brand Oppo itu. Penasaran bagaimana penilaian kami terhadap realme X, ikuti ulasannya.

Seperti anak kembar, namun lebih elok

Sekilas melihat realme X, kami teringat pada desain Oppo F11 Pro. Ya, realme X dan Oppo F11 Pro menggunakan DNA desain yang sangat mirip atau jangan-jangan memang sama. Meski begitu, realme X tampil lebih mewah.

Realme X mengusung layar Amoled berukuran 6,53 inci dengan resolusi FHD+ 2340 x 1080 piksel. Untuk memperelok tampilan, realme X menggunakan desain bezel-less. Selain itu, realme X juga menghilangkan notch atau poni kamera selfie untuk memberikan tampilan layar lebih luas. Sebagai gantinya, desain kamera pop up yang dipilih, mirip seperti yang ditawarkan Oppo F11 Pro.

Fokus tampil mewah, realme X memilih tampilan chrome pada sisi-sisi smartphone. Sementara di sisi belakang, realme X menggunakan back cover dengan kilapan seperti mutiara. Selain kamera belakang, sensor sidik jari tampak absen. Pasalnya realme X menyematkan fitur pembuka kunci sidik jari di bawah layar.

Hal yang menarik adalah realme X tidak memberikan dukungan slot microSD. Hal ini dapat dilihat dari absennya slot SIM card pada SIM tray. Namun, smartphone ini tetap menawarkan dukungan dua SIM card. Dukungan jack audio tetap diberikan pada realme X, bersebelahan dengan port pengisian daya berjenis USB type-C.

Bakal jadi idola baru di kelas menengah

Menyasar generasi muda yang ingin merasakan pengalaman smartphone kelas atas, realme membekali smartphone ini dengan spesifikasi yang cukup mentereng. Realme X menggunakan prosesor delapan inti Qualcomm Snapdragon 710, GPU Adreno 616, RAM LPDDR4X 8GB dan kapasitas penyimpanan 128GB.

Untuk sistem operasinya, realme X menjalankan Android versi 9 atau Android Pie dengan sentuhan UI ColorOS pada antarmukanya. Tampilan UI-nya khas milik realme dengan pengalaman navigasi sistem yang ringan dan cepat, serta penawaran opsi App Drawer atau lebih memilih menempatkan ikon pada Home Screen serta beberapa bloatware bawaan.

Membawa spesifikasi smartphone premium, realme X bisa dikatakan cukup perkasa untuk sekadar mendukung aktivitas harian. Hal ini tidak mengherankan, berkat dukungan prosesor kelas menengah milik Qualcomm serta dukungan RAM yang besar. Namun, untuk mendapatkan performa smartphone dari segi kemampuan teknis, kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark, berikut hasilnya:

Dari hasil di atas, realme X memang menawarkan kinerja yang baik. Baik dari segi pengujian grafis juga performa komputasi.

Karena menyasarnya anak muda, realme X juga menyiapkan fitur penunjang dalam bermain gim. Untuk itu realme mengenalkan beberapa fitur mulai dari teknologi pendingin dengan menggunakan beberapa komponen seperti gel, tembaga foil, serpihan grafit dan paduan aluminium untuk mencapai konduktif termal yang baik.

Selain itu ada fitur frame boost yang dapat menjaga alokasi daya yang sesuai untuk memenuhi persyaratan kinerja agar dapat meningkatkan pengalaman bermain gim dan mengurangi lag. Tak heran, saat dipakai untuk memainkan gim PUBG, realme X dapat mendukung grafis pada tingkat high dengan frame rate yang cukup stabil pada 30 fps ketika ditangkap menggunakan aplikasi gamebench.

Kinerja fotografi kelas atas

Memasuki ranah premium, sektor kamera tentu juga diperhatikan. Oleh karenanya realme X membawa kombinasi kamera utama dan kamera muka yang cukup menarik untuk dibahas.

Dimulai dari kamera utama, realme X menggunakan kombinasi modul 48MP menggunakan sensor Sony IMX 586 dan modul 5MP. Posisinya ditempatkan pada housing yang diletakkan di tengah mengapit LED flash.

Tampilan antarmuka kameranya dijejali dengan banyak fitur. Hal ini disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengguna untuk mengabadikan momen.

Seperti fitur Chroma Boost yang dapat menampilkan detail serta kecerahan warna pada hasil foto yang diambil. Kemudian fitur Night Scape dengan dukungan AI yang dapat mengambil foto dalam kondisi gelap atau malam hari dengan tingkat kecerahan serta detail yang baik.

Pada tampilan utamanya, ada tiga menu utama yang terdiri dari Video, Photo dan Portrait. Meski terlihat hampir serupa, mode Photo dan Portrait menawarkan fitur yang berbeda.

Pada mode Photo, kamera akan didukung AI Scene untuk mendapatkan hasil foto yang paling optimal menurut pemindaian AI. Pengguna juga bisa mendapatkan dukungan AI Beauty ketika hendak berswafoto. Pada mode ini juga, pengguna dapat menghasilkan foto berukuran 48MP dengan rasio 4:3 melalui ikon menu di pojok kanan atas.

Sedangkan pada mode Portrait, kamera realme X akan memberikan efek bokeh dibelakang subjek secara otomatis. Fitur ini berkerja baik pada kamera utama juga kamera utamanya. Namun, pada mode Portrait, pengguna juga akan ditawarkan pengaturan mode Beauty untuk mendapatkan hasil foto yang sesuai dengan keinginan pengguna.

Sementara untuk kualitas perekaman videonya, realme X sudah mendukung resolusi rekam hingga 60 fps pada resolusi 1080p. Namun, ketika resolusi diubah menjadi 4K, frame rate-nya secara otomatis akan berubah menjadi 30 fps saja.

Sekarang kita bergerak ke kamera selfie yang menurut kami cukup unik untuk dibahas, karena realme X ikut menggunakan desain kamera pop up.

Mekanisme bergerak seperti yang ditawarkan realme X ini memang cukup ramai dipakai belakangan ini. Mengingatkan kami pada tren yang sempat booming beberapa tahun lalu. Pada saat itu, perangkat komunikasi sebagian besar mengadopsi desain bergerak atau slider. Namun, perlahan desain tersebut mulai ditinggalkan karena memiliki satu kelemahan yakni, daya tahan.

Anehnya, setahun belakangan, mekanisme desain seperti ini kembali ramai digunakan pada smartphone baru. Bahkan beberapa produsen menyematkan desain mekanisme ini pada seri premium. Hanya saja, agar terlihat berbeda ditambahkan dukungan motorik agar terlihat lebih kekinian.

Karena cukup penasaran dengan desain kameranya, kami melakukan sedikit pengujian soal daya tahannya. Untungnya kameranya tergolong cukup bandel dan mampu bertahan dari pengujian kami. Apabila kamu penasaran dengan cara kami menguji kekuatan kameranya, kamu bisa tonton videonya di bawah tulisan ini ya.

Mengusung kamera dengan modul 16MP dan dukungan AI. Realme X bisa menjanjikan foto selfie yang berkualitas, baik dari detail gambar atau sentuhan AI yang akan banyak digemari kaum hawa karena dapat menampilkan sapuan pada wajah sehingga tampak lebih cantik. Tentu hasilnya tidak terlalu lebay.

[mode photo]

[mode portrait]

Di mode selfie, realme X juga menawarkan dua mode yakni Pano dan Time-Lapse yang menawarkan pengambilan gambar panorama dan perekaman dengan interval waktu untuk membuat konten yang menarik. Untuk hasil rekam kamera selfie-nya, realme X sudah mendukung resolusi hingga 1080p pada 30 fps.

Panggung premium si anak seumur jagung

Mengikuti perkembangan realme sedari awal, kabar kehadiran realme X cukup mengejutkan. Awalnya sub-brand Oppo ini hanya menyasar kelas menengah, kini mereka tengah beranjak ke level yang lebih tinggi, yakni segmen premium.

Mengusung spesifikasi premium, menggunakan prosesor kelas menengah paling bergengsi, desain cantik, kinerja kamera ala smartphone premium, serta kinerja yang trengginas, realme X bisa menjadi perangkat yang menjadi pusat perhatian pengguna gadget di Tanah Air. Itupun jika benar bahwa mereka hanya membanderolnya diharga Rp4 jutaan.

 
Realme X
Bagus ...
  • Desain cantik
  • kinerja oke
  • kamera baik
Kurang ...
  • Bobot cukup berat
  • Mudah menangkap bercak sidik jari

 

 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: