Review Oppo A5S

Oppo A5S, baterai besar jadi andalan sehari-hari

Begini pengalaman saya setelah mencoba smartphone Oppo seri A5S selama kurang lebih dua minggu lamanya.

Oppo A5S, baterai besar jadi andalan sehari-hari

Pada Maret lalu, Oppo telah meluncurkan seri A5s sebagai smartphone kelas menengah terbarunya. Meski menawarkan harga kelas menengah, namun smartphone ini cukup bisa diandalkan loh. Saya telah mencoba smartphone ini kurang lebih selama dua minggu, saya puas dengan ketahanan baterai dan performa perangkat ini.

Di kelas menengah ke bawah, sebenarnya ada banyak smartphone pesaing. Bahkan bisa dibilang di kelas Rp2 jutaan, ada banyak pilihan yang bikin pusing mau pilih yang mana. Oleh karena itu saya coba beri ulasan Oppo A5s sebagai pilihan menarik di kelas RP2 jutaan. Apa saja value-nya?

Desain

Hal pertama yang saya suka pada Oppo A5S adalah bodinya yang mengkilat. Saking mengkilatnya, sampai membuat saya bisa bercermin di bodi belakangnya. Smartphone ini sebenarnya hadir dengan dua varian warna yakni, hitam dan merah. Kebetulan yang sedang aku uji coba kali ini adalah Oppo A5S berwarna hitam. Tampilan varian warna hitam ini terlihat cukup klasik, bahkan tidak terlalu kentara kalau ponsel pintar ini seharga Rp2 jutaan.

Smartphone ini juga tampil dengan desain notch waterdrop screen yang membuat layarnya terlihat lega. Layarnya berukuran 6,2 inci dengan aspek rasio 19:9 dan resolusi 720 x 1520 piksel. Tidak lupa Oppo juga melindungi layar smartphone ini dengan Corning Gorilla Glass generasi ke-3 agar tahan terhadap goresan.

Saat di genggaman saya, smartphone Oppo A5s terasa cukup ringan dengan bobot sekitar 170 gram. Sayangnya bodi smartphone ini terlihat cukup tebal dan berbentuk kotak. Ini membuatnya memang jadi kurang ergonomis. Terlebih lagi, bodi belakangnya mudah menangkap noda sidik jari sehingga membuat saya harus rajin membersihkan smartphone ini.

Di bagian belakangnya ada pemindai sidik jari. Saya biasa mengandalkan pemindai sidik jari ini untuk membuka kunci smartphone, karena sistem tersebut bisa memindai secara cepat. Selain pemindai sidik jari, smartphone ini juga dilengkapi dengan fitur Face Unlock untuk sistem keamanannya yang bisa memindai wajah secara cepat.

Di bagian kiri bodi terdapat tombol volume, slot kartu SIM dan slot kartu microSD. Sedangkan pada bagian kanannya terdapat tombol power. Lalu di bagian bawahnya menampilkan jack audio 3,5mm, speaker, dan port microUSB. Smartphone ini juga dilengkapi dengan beragam fitur yang cukup saya sukai. Misalnya fitur Smart Assistant, split-screen untuk membuka dua aplikasi secara berdampingan, dan quick tools yang terletak di pojok kanan layar.

Performa

Beralih ke bagian performa, Oppo A5s ini mengusung prosesor MediaTek MT6765 Helio P35 yang dirancang dengan proses fabrikasi 12 nm. Smartphone ini juga dibekali RAM 2GB yang dikombinasikan dengan memori internal 32GB. Tentunya Anda bisa memperluas kapasitas penyimpanan dengan kartu microSD hingga 256GB.

Saya telah menjalankan beberapa benchmark di smartphone ini. Pada pengujian pertama, saya menjalankan aplikasi AnTuTu Benchmark. Dari pengujian tersebut, Oppo A5 menghasilkan skor 83261 secara keseluruhan. Untuk skor CPU-nya smartphone ini memperoleh skor 41001, dan GPU menghasilkan skor 12185, skor UX (multitasking) menghasilkan skor 24334, dan kinerja memori memperoleh skor 5741.

Ini adalah hasil benchmark AnTuTu dari Oppo A5S

Pengujian selanjutnya, saya menggunakan aplikasi 3D Mark untuk mengetahui seberapa unggul performa CPU dari Oppo A5S. Pada pengujian Sling Shot Extreme, smartphone ini meraih angka 460. Sementara Sling Shot menorehkan skor 712 poin. Untuk mode Ice Storm Extreme menghasilkan skor 0. Sayangnya smartphone ini selalu mengalami kegagalan saya saat saya menjalankan Ice Strom.

Dalam pengujian ini, saya membandingkan Oppo A5S dengan Realme 3 yang berada di sasaran kelas yang sama. Namun Realme 3 berhasil menghasilkan skor yang lebih tinggi dalam setiap pengujiannya. Realme 3 menghasilkan skor 1126 pada mode Slingshot Extreme, dan mode Slingshot mendapatkan skor 1505. Sementara mode Ice Storm dan Ice Storm Extreme, Realme 3 memperoleh skor maksimum.

Skor ini menurut saya cukup baik untuk smartphone kelas menengah ke bawah. Tim redkasi Tek ID pun mencobanya memainkan lima gim secara simultan untuk mengetahui lebih jauh soal kemampuannya. Video mengenai hal itu, bisa kamu lihat di akhir artikel ini.

Ini adalah grafik perbandingan performa Oppo A5S dan Realme 3

Pada pengujian PCMark, Oppo A5S meraih skor keseluruhan dengan 5269 poin. Tak ketinggalan, saya juga menguji daya tahan baterai smartphone menggunakan benchmark yang sama. Durasi ketahanan baterainya hingga 14 jam 59 menit. Hasilnya memang sangat baik, wajar karena smartphone ini memiliki kapasitas baterai 4230 mAh. Oppo A5s juga telah menjalankan sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan interface ColorOS V5.2.1.

Kamera

Pada bagian kamera, Oppo A5 berbekal dua kamera yang masing-masing beresolusi 13MP, aperture f/2.2 dan 2MP depth sensor dengan aperture f/2.4. Tentunya dua kamera ini dilengkapi LED flash untuk membantu fotografi dalam kondisi minim cahaya. Sedangkan pada kamera selfie-nya beresolusi 8MP dengan aperture f/2.0.

Oppo juga membekali smartphone ini dengan beragam fitur kamera. Misalnya HDR, AI Beauty, Portrait, Panorama, dan beragam filter layaknya Instagram. Semua fitur tersebut bisa ditemukan pada kamera depan atau pun kamera belakangnya.

Untuk berselfie, tentunya saya biasa mengandalkan fitur AI Beauty-nya. Fitur ini bisa disesuaikan mulai dari angka 0 hingga 6, atau memanfaatkan fitur AI. Semakin besar angka tersebut, semakin memperbesar efek beauty-nya. Hasilnya semakin memperhalus wajah dan membuat putih kulit wajah. Namun bagi saya pilihan AI pada efek beauty sudah sesuai, karena hasilnya tidak begitu berlebihan. Saya juga menambahkan filter warna untuk memperunik hasil selfie saya.

Untuk kamera utamanya, saya biasa mengandalkan mode HDR untuk membuat hasil foto terlihat lebih detail. Oh iya, saya juga biasa menggunakan mode Portrait untuk hasil gambar yang lebih unik dengan efek blur pada latar foto.

Secara keseluruhan, hasil gambar dari smartphone terbilang biasa saja karena hasil gambarnya terdapat banyak noise. Apalagi jika saya mengambil gambarnya pada kondisi minim cahaya. Ditambah lagi, smartphone ini juga tidak begitu banyak menawarkan fitur untuk fotografi. Namun mengingat seri A5S merupakan kelas mid-low maka hasil gambarnya terbilang lumayan dengan harga yang ditawarkannya.

Kesimpulan

Dengan harga Rp1.999.000, Oppo A5S mungkin bisa menjadi salah satu pilihan smartphone untuk Anda. Hal ini dikarenakan baterai besar 4230 mAh yang bisa membuat penggunanya berlama-lama menggunakan smartphone ini. Seperti untuk menonton video atau bermain gim. Ditambah dengan layar 6,2 inci dengan notch waterdrop, yang membuat layar smartphone ini semakin lega. Bukan hanya itu, Oppo A5S juga dilengkapi dengan sistem keamanan face unlock dan pemindai sidik jari di bodi belakang yang mampu memindai secara cepat.

 
Oppo A5S
Bagus ...
  • Baterai tahan lama
  • Layar lega dengan notch waterdrop
  • Face unlock dan sensor sidik jari cepat dalam memindai
Kurang ...
  • Kamera seharusnya lebih baik lagi
  • Bodi mudah menangkap noda sidik jari
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: