sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
Senin, 12 Okt 2020 10:37 WIB

Huawei MateBook X Pro, alternatif MacBook Air terbaik

Memiliki desain yang simpel dan kompak, MateBook X Pro memiliki tampilan yang mirip dengan MacBook Air, namun menggunakan sistem operasi Windows.

Huawei MateBook X Pro, alternatif MacBook Air terbaik
Huawei MateBook X Pro

Hingga saat ini, para penggemar teknologi di dunia masih mengagung-agungkan produk milik Apple. Masih banyak orang yang bercita-cita untuk memiliki produk Apple, terutama untuk laptopnya dikarenakan memiliki desain yang elegan.

Namun, Huawei baru-baru ini memperkenalkan jajaran laptop terbaru mereka, yang memiliki bahasa desain yang sangat mirip dengan MacBook Air. Salah satunya adalah MateBook X Pro, disamping beberapa varian lainnya.

Saat pertama kali melihat laptop ini secara langsung, aura mewah dari laptop ini langsung terasa. Di bagian depan hanya terdapat tulisan Huawei yang berwarna chrome, yang lebih kecil dari logo Apple.

Body-nya terbuat dari full metal, yang membuat laptop ini berbeda dari laptop lainnya. Dikarenakan menggunakan bahan metal, laptop ini memiliki tingkat kekokohan yang sangat baik.

Dan saat kami buka, kami langsung disambut 2 hal yang membuat kami tercengang. Pertama adalah keyboardnya yang memiliki key travel yang sangat pendek dan layarnya yang terlihat sangat besar untuk laptop ukuran 13 inci.

Setelah dilihat lebih seksama, kami melihat ada beberapa hal lain yang mengejutkan. Pertama, kami sempat kaget karena laptop ini tidak memiliki kamera. Ternyata, kameranya tidak ditempatkan di bezel layar, namun di bagian keyboard dengan sistem pop-up.

Speakernya pun terdapat di sisi kiri dan kanan keyboard. Selain itu, kami juga melihat adanya pemindai sidik jari di tombol power, yang terdapat di ujung kanan atas laptop.

kami pun menggunakan laptop ini kurang lebih selama 1 minggu terakhir. Dan menurut kami, tidak ada satupun masalah yang benar-benar membuat kami memutuskan untuk tidak menggunakan laptop ini untuk jangka panjang.

Memang, ada beberapa kekurangan yang minor menurut kami. Salah satunya adalah port yang tersedia. Di sisi kiri, kalian hanya akan mendapatkan dua USB Type-C, dimana salah satunya dapat digunakan untuk mengisi daya. Dan di sebelah kanan terdapat satu slot USB Type-A.

Tapi ajaibnya, kami merasa cukup dengan apa yang ditawarkan oleh Huawei. kami hanya membutuhkan 1 port USB Type-A saja untuk terhubung dengan penyimpanan eksternal dimana file-file pekerjaan kami disimpan. Wajar, kami selalu berganti laptop dikarenakan tuntutan pekerjaan.

Mengapa cukup dengan tiga slot saja? Soalnya, kami tak membutuhkan keyboard atau mouse eksternal untuk menggunakan MateBook Pro X. Keyboardnya sangat nyaman dikarenakan memiliki key travel yang sangat pendek.

Trackpadnya pun secara mengejutkan sangat nyaman digunakan. Selain presisi, ukurannya yang sangat besar membuat kami dapat meraih ujung layar ke ujung layar dengan sangat cepat, tidak seperti di kebanyakan laptop lain.

Urusan speakernya juga sangat lantang dan jelas. Meski kami menonton di atas kasur sekalipun, dikarenakan speaker yang mengarah ke atas, suaranya sama sekali tak terdengar mendem dan memiliki detail suara yang sangat baik saat digunakan untuk mendengarkan musik.

Beralih ke layar, Matebook X Pro sudah menggunakan panel IPS dengan teknologi touchscreen. Ya, ini juga yang pada akhirnya membuat kami sangat nyaman untuk meninggalkan mouse di rumah.

Ukuran resolusi yang hadir di laptop ini adalah 3000 x 2000 pixel atau 3K. Bentuknya agak kotak, yang mengingatkan kami saat menggunakan laptop satu atau dua dekade lalu. Tapi, kualitasnya sangat jauh berbeda.

Resolusi ini memang membuat kami kurang nyaman saat menonton film yang memiliki rasio layar 16:9. Terdapat black bar di bagian atas dan bawah film. Tapi kembali lagi ini merupakan sebuah hal yang minor.

Lalu, bagaimana dengan kameranya? Jujur saja, kualitas dari kamera laptop ini cukup baik saat digunakan untuk video call. Resolusi-nya sudah HD dan microphone yang dimiliki laptop ini juga sangat baik.

Lokasinya unik, yakni berada di antara tombol Fn6 dan Fn7. Huawei sengaja menempatkan kamera tersebut di lokasi ini untuk privasi yang lebih baik. Saat ingin menggunakannya, pengguna bisa membuka kameranya dengan cara ditekan.

Setelah selesai, mereka bisa melipatnya lagi.Jadi, pada saat ada peretas yang berhasil membobol laptop tersebut, meski mereka dapat mengakses kamera, tapi dikarenakan tertutup alhasil mereka hanya akan melihat sebuah gambar hitam saja.

Fitur keamanan lain yang kami sangat suka dari laptop ini adalah hadirnya pemindai sidik jari di bagian tombol power. Saat kita sudah mendaftarkan jari sebagai parameter keamanan, laptop ini bisa langsung masuk ke Windows saat kita nyalakan dari keadaan mati.

Tapi, pada saat ada orang lain yang mencoba menyalakan laptop tersebut, akan masuk ke laman login. Selain itu, kami hanya harus menunggu 3 hingga 5 detik saja saat menyalakan laptop ini berkat kehadiran SSD NVMe yang sangat cepat di laptop ini.

 

 

    Share
    ×
    tekid
    back to top