Review earphone Soundmagic E10C

Earphone ini sangat cocok untuk musik pop

Unit driver SoundMagic E10C dilengkapi dengan bahan logam agar lebih kokoh dan tidak menghadirkan gangguan resonansi. Berikut ulasannya.

Earphone ini sangat cocok untuk musik pop

SoundMagic adalah salah satu pabrikan yang memproduksi perlengkapan audio seperti earphone dan headphone. Produsen asal China ini merupakan global brand yang relatif baru. Kebetulan saya sempat mengulas salah satu produknya, E10C. Berikut adalah pengalaman saya setelah menggunakan earphone terbaru dari SoundMagic tersebut.

Desain

Hampir seluruh earphone saat ini memiliki form factor in-ear, begitu juga dengan SoundMagic E10C. Masing-masing unit driver dilengkapi dengan material logam yang menjadikannya lebih kuat dibandingkan dengan material plastik. Saya adalah tipe orang yang sering meletakkan earphone sembarangan, termasuk di lantai. Di sinilah salah satu keuntungan material logam pada unit driver E10C. Pasalnya unit driver tidak akan retak jika secara tidak sengaja terinjak. Sedikit curhat, saya beberapa kali menginjak earphone hingga retak. Saya yakin Anda juga pernah mengalami hal tersebut.

Seperti tipikal kebanyakan earphone SoundMagic, sepasang unit driver E10C dibuat hampir mirip pada bagian kiri dan kanannya. Dengan demikian, saya dapat mengenakannya tanpa mempedulikan orientasi kiri dan kanan. Tentu saja, ujung unit driver dilengkapi dengan bahan karet agar earphone tetap menyantol di telinga dan suara musik tidak terlalu dengan suara sekitar.

Syarat agar menghadirkan dua faktor tersebut adalah dengan memilih ujung karet yang pas di lubang telinga. SoundMagic menyediakan tiga pasang ujung karet di dalam paket penjualan. Ujung karet yang dipakai di unit driver saat pertama kali saya membuka kemasannya terasa terlalu besar di lubang telinga saya. Jadi saya harus menggantinya dengan ukuran yang lebih kecil. Sayangnya, ketiga pasang ujung karet dalam kemasan dicampur di dalam kemasan plastik sehingga saya harus mencocokan satu persatu dari jumlah enam ujung karet tersebut.

Berbeda dengan earphone pada umumnya, kabel SoundMagic E10C memiliki tekstur bergelombang mirip dengan tali tambang yang sangat kecil. Selain itu, kabel E10C memiliki lapisan material mirip nilon. Saya menyukai cara SoundMagic mendesain kabel earphone ini karena tidak mudah kusut ketika saya masukkan ke dalam kantung.

Di kabel sebelah kiri, ada tiga tombol yang berfungsi untuk mengakses volume atau melakukan pause/play lagu. Ada pula mikrofon untuk di tombol-tombol tersebut yang dapat digunakan untuk melakukan percakapan via panggilan telepon atau melakukan perintah suara (Google Assistant). Komentar saya pada modul ini adalah, tidak ada tanda untuk membedakan masing-masing tombol sehingga saya agak kesulitan saat mengaksesnya saat mendengarkan musik. Kabar baiknya adalah SoundMagic mendesain jack 3,5 mm E10C dengan sedemikian rupa sehingga lebih mudah dimasukkan ke kantung celana ketika sedang dihubungkan ke smarthone.

Performa

Pertama-tama, saya menguji mikrofon dengan menggunakannya untuk melakukan perintah suara menggunakan Google Assistant. Suara saya dapat ditangkap dengan baik oleh mikrofon. Sebagian besar perintah suara yang saya lakukan dapat dijalankan dengan tepat oleh asisten digital tersebut. Namun ketika saya menggunakannya untuk melakukan percakapan telepon, lawan bicara cara mengatakan jika suara saya kurang jelas. Sebagai informasi, sinyal ketika saya menelepon teman sedang stabil.

Beralih mendengarkan musik untuk mendengarkan performanya. Saya mendengarkan lagu “Can't Get You Out of My Head” yang dilantunkan oleh Kylie Minogue. Bass yang dihadirkan terdengar bagus, namun terkadang saya beberapa kali mendengar suara bass menutupi suara backing vocal, terutama backing vokal channel sebelah kiri. Suara vokal utama terdengar alami, tidak terdominasi oleh suara frekuensi rendah maupun tinggi. Ketika awal-awal lagu diputar, saya mendengar satu instrumen musik berjalan dari channel kiri ke kanan dengan mulus, menandakan SoundMagic E10C memiliki efek stereo yang apik.

Lagu selanjutnya yang saya gunakan untuk menguji suara SoundMagic E10C adalah “I Just Wanna Live” dari Good Charlotte. Pada musik rock tersebut, earphone kurang mampu menjaga detil antara frekuensi menengah dan tinggi. Kedua frekuensi tersebut terkadang saling bertumpang tindih. Kabar baiknya adalah, suara frekuensi rendah tetap terjaga, dan suara efek stereo masih memiliki separasi yang bagus.

Kesimpulan

Mikrofon SoundMagic E10C saya sarankan lebih baik digunakan untuk melakukan perintah suara via Google Assistant ketimbang untuk melakukan pembicaraan di telepon. Tetapi jika terpaksa harus berbicara via telepon menggunakan earphone ini, berbicaralah agak sedikit lantang agar orang di telepon mendengar dengan jelas.

Kualitas suara yang dihadirkan cukup baik, terbukti dari performa efek separasi stereo dan bass yang ditawarkannya. Jika Anda tidak terlalu mempedulikan detil lagu pada musik rock, earphone ini dapat dijadikan teman untuk mendengarkan musik di manapun, banderol harga yang disuguhkannya adalah Rp520.000.

 
SoundMagic E10C
Bagus ...
  • Bass bagus
  • Detil musik pop bagus
  • Efek sparasi stereo bagus
Kurang ...
  • Mikrofon kurang sensitif
  • Detil suara rock kurang bagus
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: