sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
Sabtu, 05 Okt 2019 13:37 WIB

BenQ Zowie XL2546: kemudahan untuk eSport

Monitor yang memiliki ukuran bentang layar 25 inci dilengkapi dengan fitur refresh rate 240 Hz, response time 1 ms, dan teknologi DyAc eksklusif sehingga menjadikannya cocok untuk bermain gim serius.

BenQ Zowie XL2546: kemudahan untuk eSport

Performa

Dari segi spesifikasi, monitor yang berbobot 7,5 kg tersebut mengantungi refresh rate 240 Hz. Tidak ketinggalan pula teknologi eksklusif Zowie bernama Dynamic Accuracy (DyAc) yang menjanjikan tampilan lebih halus dibandingkan dengan monitor konvensional.

Berbicara refresh rate, angka 240 Hz hanya dapat ditampilkan jika kamu menghubungkan monitor dari PC via port HDMI 2.0 dan DisplayPort. Beberapa antarmuka yang ada di belakang monitor meliputi DVI-D, HDMI 1.4, HDMI 2.0, DisplayPort, dan USB Upstream.

Ada pula beberapa antarmuka port lagi di samping kiri monitor seperti dua USB 3.0, jack earphone, dan jack AUX. Port USB tersebut hadir untuk memudahkan akses konektivitas penyimpanan eksternal (seperti flashdisk) ke desktop terhubung. Syarat untuk melakukan hal tersebut adalah menghubungkan port USB di desktop ke port USB Upstream pada monitor menggunakan kabel khusus yang tersedia dalam paket penjualan.

Kecepatan transfer data dari port USB monitor memiliki waktu yang sama jika dibandingkan saya melakukan transfer data langsung dari port USB desktop. Dengan demikian, fitur USB Upstream dapat membantu kemudahan akses tanpa mengorbankan kualitas kecepatan.

Karena port USB di sisi monitor berada di tempat yang agak tinggi, maka dapat saya katakan port ini hanya cocok untuk menghubungkan flashdisk, bukan perangkat lain seperti HDD, mouse, atau bahkan keyboard. Memang, monitor masih dapat mengakomodari HDD atau periferi lain, tetapi mengingat monitor dapat diputar hingga 90 derajat, maka hal tersebut terasa kurang praktis.

Satu hal yang tidak kalah menarik adalah terdapat mekanisme tuas yang diperpanjang yang berguna untuk meletakkan headset. Tuas ini berada di sisi samping sebelah kiri monitor, dekat dengan port USB. Fungsi ini memang terlihat sepele, tetapi sangat berguna ketimbang kamu kebingungan ingin meletakkan headset ketika sedang beristirahat bermain dalam keadaan headphone tetap terhubung ke monitor.

Karena para pemain eSport kebanyakan menggunakan headphone saat bertanding, maka tidak heran jika XL2546 tidak dilengkapi dengan speaker internal. Jika harus mendengarkan via speaker, maka kamu harus menggunakan sepaker eksternal yang mendukung kabel AUX. Hal ini cukup membantu ketika kamu tidak sedang ingin bermain gim, atau katakanlah ingin menonton film bersama keluarga.

Teknologi panel LCD yang digunakan pada monitor beresolusi Full HD (1920 x 1080 piksel) ini adalah Twisted Nematic (TN). Panel ini menawarkan response time yang lebih baik dibandingkan dengan panel In-Plane Swittching (IPS). Sehingga menjadikan XL2546 minim gangguan artifak saat menampilkan gambar bergerak.

Tetapi sayangnya panel layar TN tidak terlalu bagus dalam hal menyajikan kestabilan warna jika dilihat dari sudut pandang lebar. Dalam kasus Zowie XL2546, saya merasa konten warna pada layar lebih cepat memudar ketika monitor diarahkan ke atas (tilt up). Dengan demikian saya benar-benar mengatur monitor dalam posisi optimal sebelum bermain gim. Berdasarkan konsep awalnya yang menyasar untuk eSport, maka layar TN cocok untuk monitor ini karena setiap orang bermain gim pasti akan selalu memandang lurus ke layar dan membutuhkan ketajaman gambar.

Ketika menjajalnya dengan bermain gim The Witcher 3. Monitor dengan contrast ratio 1000:1 itu kurang efektif menampilkan kualitas warna hitam yang pekat. Area gelap atau adegan malam terlihat lebih ke arah abu-abu, yang seharusnya berwarna hitam. Kabar baiknya adalah detil yang ditawarkannya cukup tajam, mulai dari tekstur rumput yang bergerak tertiup angin hingga bulu Roach (nama kuda Geralt). Saya juga tidak melihat adanya gangguan luberan cahaya di pinggiran layar, artinya performa warna hitam stabil di seluruh area layar.

Tidak ada gangguan konten blur saat Geralt bergerak cepat, seperti berlari atau sedang bertarung melawan musuh menggunakan senjata. Partikel-partikel efek dari perlawanan terhadap musuh tampil dengan cukup jelas. Warna juga terlihat bagus, baik di area gelap dan terang.

Gim kedua yang saya mainkan untuk menguji keandalan XL2546 adalah Pro Evolution Soccer (PES) 2019. Pada gim olahraga yang rentan terhadap gerakan cepat ini, monitor agak menampilkan gangguan blur terutama saat tendangan bebas. Saya melihat tulisan nama-nama di atas pemain bola tidak tajam. Garis tengah lapangan juga terlihat buram ketika gerakan cepat. Tetapi untungnya masalah ini hanya terjadi pada adegan sangat cepat,  tidak terjadi ketika para pemain berlari dan mengoper-oper bola.

Sama seperti ketika saya memainkan gim The Witcher 3, warna yang direproduksi saat bermain PES 2019 terlihat cerah dengan detil yang terjaga. Rumput-rumput di lapangan juga dapat ditampilkan dengan cukup detil. Material plastik matte pada bezel memang dapat menghindari pamain terkecoh, apalagi ketika bola sedang berada di dekat pinggiran layar. Saya tidak melihat adanya gangguan refleksi.

Kesimpulan

Setelah mengujinya, dapat saya katakan monitor BenQ Zowie XL2546 mudah digunakan mengingat hadirnya modul S-Switch serta antarmuka yang intuitif. Sebenarnya tanpa ada S-Switch, akses kontrol antarmuka menu sudah dapat dilakukan dengan mudah. Tetapi fungsi S-Switch akan benar-benar berguna ketika kamu sedang bermain gim serius (eSport) lantaran dapat mempesingkat waktu berkat preset skema warna dan scrolling wheel. Desainnya yang memiliki tingkat ergonomis tinggi juga mampu memberi tingkat optimal saat bermain gim apapun. Banderol harga yang ditawarkan untuk monitor BenQ Zowie XL2546 adalah Rp7.849.000.

 
BenQ Zowie XL2546
Bagus ...
  • Tidak ada kebocoran cahaya LED
  • Warna bagus
  • Kontrol intuitif
Kurang ...
  • Performa warna hitam kurang pekat
  • Tidak ada speaker terintegrasi
  • Ada sedikit gangguan blur
Share
×
tekid
back to top