×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Jangan Asal Simpan Barang Elektronik di Gudang, Kelembapan Bisa Diam-Diam Merusaknya

Oleh: Dhanisa Julia Putri - Jumat, 21 Agustus 2026 07:30

Ruang penyimpanan tanpa sirkulasi udara yang baik membuat perangkat elektronik lebih rentan rusak

Jangan Asal Simpan Barang Elektronik di Gudang Ilustrasi gudang. dok. Magnific

Menyimpan televisi, laptop, kamera, konsol game, maupun perangkat elektronik lainnya di gudang memang menjadi solusi praktis ketika barang sudah jarang digunakan.

Namun, ada resiko yang sering luput dari perhatian yaitu kelembapan udara di dalam gudang dapat merusak elektronik secara perlahan. 

Dikutip dari Engadget, ruang penyimpanan tanpa sirkulasi udara yang baik membuat perangkat elektronik lebih rentan rusak. Di negara empat musim, masalah utamanya biasanya suhu ekstrem. 

Sementara di Indonesia, yang nyaris tidak mengalami suhu dingin drastis, ancaman terbesarnya justru kelembapan udara yang tinggi sepanjang tahun, terlebih saat musim hujan. 

Udara lembap bisa memicu korosi pada konektor dan titik solderan di dalam perangkat, serta memunculkan embun di bagian dalam elektronik yang bisa merusak komponen secara perlahan tanpa disadari. 

Risiko ini semakin besar jika gudang atau garasi sering terkena rembesan air hujan, minim ventilasi, atau langsung bersebelahan dengan area luar yang lembap. 

Karena itu, tempat penyimpanan ideal untuk elektronik adalah ruangan dengan kondisi udara relatif stabil dan kering, idealnya di dalam rumah, bukan gudang atau garasi yang langsung terpapar cuaca luar. 

Sebelum menyimpan perangkat dalam waktu lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: cadangkan data penting terlebih dahulu, lepas baterai sekali pakai, dan isi ulang daya secara berkala untuk perangkat dengan baterai isi ulang supaya tidak soak total. 

Jika gudang atau garasi jadi satu-satunya pilihan, risikonya bisa dikurangi dengan beberapa cara sederhana. Gunakan wadah keras yang tertutup rapat dan tahan cuaca, bukan kardus atau kontainer plastik tipis, lalu selipkan kantong silica gel di dalamnya untuk menyerap kelembapan. 

Komponen yang sensitif seperti motherboard atau hard disk lepasan sebaiknya dibungkus kantong anti-statis, dan wadah penyimpanan diletakkan di rak atau tempat yang lebih tinggi, bukan langsung menyentuh lantai beton yang biasanya lebih lembap. 

Hindari menyimpan perangkat tepat setelah hujan deras atau saat udara sedang sangat lembap, tunggu sampai kondisinya lebih kering. 

Satu hal yang sering terlewat, jika perangkat baru diambil dari gudang atau tempat penyimpanan yang lembap, jangan langsung dicolokkan ke listrik dan dinyalakan. 

Biarkan dulu beberapa saat hingga menyesuaikan dengan suhu ruangan, supaya embun yang mungkin terbentuk di bagian dalam dapat menguap dengan sendirinya. 

Jadi, menyimpan elektronik bukan sekadar mencari tempat yang kosong. Di negara tropis seperti Indonesia, kelembapan justru jadi faktor yang paling menentukan apakah perangkat masih bisa berfungsi baik ketika kembali dibutuhkan. 

Tag

Tagar Terkait

×
back to top