Banyak Gamer PC gunakan kontroler konsol

30 juta gamer di Steam mengaku menggunakan kontroler untuk memainkan game. Bahkan, lebih dari separuhnya memiliki dua kontroloer atau lebih.

Banyak Gamer PC gunakan kontroler konsol Ilustrasi Kontroler (Engadget)

Microsoft dan Razer baru-baru ini mengumumkan kerja sama untuk menghadirkan dukungan keyboard dan mouse untuk konsol Xbox One. Tentu saja, hal ini akan membawa sensasi bermain konsol ke level selanjutnya.

Namun, beberapa saat setelah kabar tersebut mencuat, sebuah survei Valve terkait perilaku para gamer dalam memainkan game mencuat. Dan ternyata, muncul sebuah fakta yang cukup menarik dari survei tersebut.


BACA JUGA

Switch jadi konsol terlaku di Amerika Serikat

Microsoft jadikan lini gim sebagai prioritas di tahun 2019

Microsoft kembangkan lebih dari satu lini Xbox


Sejak 2015, para gamer PC ternyata mulai tertarik untuk menggunakan kontroler yang biasa digunakan gamer konsol. Tentu saja, hal ini tidak sesuai dengan stereotip yang melekat selama ini, yang menyebut gamer PC lebih banyak menggunakan keyboard dan mouse untuk bermain gim.

Saat ini, sudah ada 30 juta pengguna PC yang menggunakan kontroler untuk bermain gim. Engadget (26/9) menyebut, sekira separuh dari mereka memiliki dua kontroler atau lebih.

Seperti bisa dilihat dari data di atas, sekira 45 persen pengguna kontroler PC, atau sekitar 27,2 juta pengguna memiliki kontroler Xbox 360. Pengguna kontroler PS4 di PC mencapai 20 persen atau sekitar 12,2 juta perangkat.

Lalu, ada 19,5 persen atau 11,5 juta gamer PC memiliki kontroler Xbox One. Dan 7 persen atau 4,1 juta menggunakan kontroler PS3.

Sisanya sekira 8 persen memilih untuk menggunakan Steam Controller (sekitar 1,51 juta), PC Gamepad (1,46 juta), atau kontroler Switch Pro (458 ribu). Sisanya menggunakan kontroler lawas seperti PS2 (431 ribu), SNES (195 ribu), Gamecube (129 ribu) atau kontroler khusus lain, seperti Fightstick (313 ribu), Rockband Instrument (229 ribu), atau lainnya (118 ribu).

Tren ini pun dikabarkan akan terus meningkat ke depannya. Meski begitu, para gamer PC tetap tidak akan meninggalkan penggunaan komputer dan mouse sebagai media utama mereka dalam bermain sebuah gim, apa lagi gim bertipe FPS dan MMORPG.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: