Apa yang kita bisa harapkan dari konsol gim generasi selanjutnya

Microsoft dan Sony dikabarkan sudah mempersiapkan konsol gim generasi selanjutnya. Lantas, apa saja yang sudah mereka persiapkan?

Apa yang kita bisa harapkan dari konsol gim generasi selanjutnya Xbox VS Playstation (Dailystar)

Melihat siklus konsol gim, baik Sony atau Microsoft harus memperbaharui lini konsol gim mereka. Hal ini dikarenakan masa produksi PlayStation 4 dan Xbox One sudah hampir mencapai enam tahun.

Beberapa rumor mengatakan, kedua pihak sudah melakukan pengembangan konsol generasi terbaru mereka. Bahkan, keduanya kini sudah mulai mengirimkan developer kit kepada para pengembang gim.


BACA JUGA

Microsoft umumkan gim Minecraft: Earth AR

Ubisoft bakal perkenalkan Watch Dogs 3 di ajang E3 2019

Epic kembali gandeng John Wick, hadirkan mode Wick's Bounty


Lantas, apa yang bisa kita harapkan dari konsol gim generasi selanjutnya? Setelah melakukan penelusuran, tim Tek.id memiliki beberapa informasi awal mengenai seperti apa konsol gim generasi selanjutnya.

Dimulai dari Sony dengan PlayStation mereka. Dalam rumor yang berkembang, PlayStation 5 akan menggunakan prosesor kustom milik AMD, yakni Ryzen 8-core dan menggunakan GPU Navi. Jika melihat performa prosesor Ryzen saat ini, maka konsol tersebut akan memiliki tenaga yang sangat besar.

Bahkan, PS5 dikabarkan akan memiliki kemampuan untuk memainkan gim di resolusi 4K di 240 fps. Kabar ini merupakan kabar gembira bagi para pencinta konsol mengingat saat ini komputer baru bisa memainkan gim 4K di 60 fps saja.

Beberapa pengembang gim pun sudah mempersiapkan gim khusus konsol tersebut. Diketahui, Naughty Dog (Uncharted dan The Last of Us), Santa Monica Studio (God of War), dan Sucker Punch (pencipta inFamous dan Ghost of Tsushima yang akan datang) sudah menerima paket developer kit untuk mengembangkan gim PS5.

Spekulasi mengenai harga PS5 pun sudah beredar. Beberapa sumber mengatakan bahwa perusahaan teknologi asal Jepang tersebut akan menjual perangkat ini seharga USD500  atau sekitar Rp7,5 juta-an.

CEO Sony, Kenichiro Yoshida pun telah mengakui jika mereka sudah mengembangkan sebuah konsol penerus PS4. “Pada titik ini, apa yang bisa saya katakan adalah kami perlu memiliki konsol generasi berikutnya,” katanya.

Beralih ke Microsoft, hingga saat ini belum diketahui nama apa yang akan mereka gunakan untuk konsol gim generasi berikutnya. Tapi, mereka diketahui telah memiliki tiga konsol generasi selanjutnya, yang dipayungi oleh kode ‘Project Scarlett’.

Satu konsol dengan kode Anaconda digambarkan akan hadir sebagai konsol tradisional yang bertenaga tinggi seperti Xbox One. Selanjutnya ada konsol dengan kode Lockhart, yang merupakan konsol gim standar, seperti Xbox One S.

Terakhir, ada konsol dengan kode Maverick. Diketahui, konsol ini merupakan sebuah konsol yang ditujukan untuk para gamer yang ingin bermain gim secara streaming. Diketahui juga bahwa konsol ini tidak akan memiliki slot Bluray.

Bos Microsoft Xbox, Phil Spencer mengaku sangat bersemangat mengenai masa depan konsol. Dia menegaskan sangat menantikan kehadiran konsol generasi selanjutnya untuk tiba.

“Alasan saya menyukai konsol yang kami bangun adalah karena saya pikir kami dapat membangun konsol yang sangat khusus. Saya melihatnya hari ini dengan Xbox One X dan bagaimana game berjalan di Xbox One X. Saya pikir (Xbox) tempat yang fantastis untuk bermain (gim). Ketika saya melihat rencana masa depan kami, saya sangat bersemangat tentang apa yang akan kami lakukan di ruang konsol,” kata Phil.

Dia pun membeberkan bahwa saat ini mereka tengah berusaha untuk memenuhi keinginan para gamer. Spencer juga mengisyaratkan bahwa ia akan membuat gim-gim Xbox dapat dimainkan pada platform lain.

“2019 akan menjadi tahun yang luar biasa untuk industri gim. Saya senang dengan apa yang telah kami persiapkan, seperti Crackdown 3, Ori and Will of the Wisps, dan Gears 5,” katanya. Dia sangat bersemangat melihat apa yang bisa dilakukan pengembang gim di konsol gim generasi selanjutnya.

Soal hardware, sama seperti Sony, Microsoft juga akan kembali menggandeng AMD untuk memasok chip kustom untuk mereka. “Saya pikir memiliki mitra seperti AMD yang tidak hanya bekerja sangat kolaboratif dengan kami dalam teknologi masa depan kami. Saya pikir luar biasa untuk memiliki mereka sebagai mitra,” sebut Phill.

Yang menarik adalah adanya kabar bahwa Microsoft akan menggunakan chipset AMD Zen 2. Ini berarti, Xbox selanjutnya akan menjadi konsol yang menggunakan teknologi fabrikasi 7nm, yang juga akan disandingkan dengan GPU AMD generasi selanjutnya.

Microsoft juga memiliki sebuah rencana besar untuk ‘menyatukan para gamer’. Mereka memperkenalkan sebuah teknologi baru, yakni  Xbox Development Kit (XDK) khusus, yang membuat para pengembang dapat membuat gim secara cross-platform.

Manajer Program Utama tim Xbox di Microsoft, Jeffrey Shi dan Insinyur Perangkat Lunak tim Xbox, Ramsey Khadder akan mengungkapkan XDK baru ini dalam sesi GDC 2019 mendatang.

“Saat ini Xbox Live merupakan salah satu komunitas gim terbesar dan paling intensif di planet ini. Platform tersebut telah belasan tahun menyediakan layanan pengelolaan gim kepada para pengembang, yang menghemat waktu Anda dan membuka kunci semua fitur sosial dan keterlibatan yang disukai pemain,” kata perwakilan Microsoft.

Jika melihat kedua rangkuman dari konsol gim tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konsol gim generasi selanjutnya akan dapat berkompetisi dengan komputer. Begitu juga dengan layanan yang akan ditawarkan, membuat konsol gim bisa saja menarik perhatian lebih banyak gamer.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: