Xiaomi ketahuan punya paten smartphone panel surya

Kini terdapat bocoran gambar paten dari Xiaomi yang memiliki smartphone dengan panel surya pada belakang bodinya.

Xiaomi ketahuan punya paten smartphone panel surya Source: Phone Arena

Baru-baru ini terdapat bocoran paten yang diajukan Xiaomi kepada World Intellectual Property Office (WIPO). Dilansir dari Phone Arena (4/8), paten tersebut menunjukkan smartphone dengan panel surya yang terintegrasi di bagian belakang bodi. Diketahui paten tersebut mereka ajukan pada 27 Juli 2018 ke WIPO dan terbit hari Jumat lalu. 

Pada bagian depan menampilkan layarnya penuh dan tidak terlihat kamera depan pada smartphone tersebut. Ini juga tidak menunjukkan mekanisme kamera pop-up, notch, atau lubang punch. Sementara di bagian belakang menampilkan paten surya, dan terdapat kamera ganda yang diposisikan secara vertikal dengan LED flash di antara sensor. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Hasil kamera Redmi K20 Pro kalahkan iPhone XR

Xiaomi bakal kembangkan smartphone dengan layar refresh rate 120Hz

Redmi Note 8 dijual mulai Rp2 juta di Malaysia


Panel surya tersebut diklaim akan mampu menyimpan energi yang cukup untuk memungkinkan baterai pada perangkat bisa mengisi sendiri saat diperlukan. Sayangnya belum terdapat informasi berapa besar daya yang bisa ditangkap dan disimpan panel surya tersebut. Tampaknya kita masih harus sabar menunggu untuk melihat apakah Xiaomi akan benar-benar menggarap smartphone ini, mengingat baru hanya berupa bocoran paten saja sekarang. 

Sementara pada tahun 2009 lalu, Samsung telah merilis dua ponsel yang terintegrasi dengan panel surya. Samsung Guru E1107 diketahui dapat berada di bawah sinar matahari untuk mengumpulkan sinar selama satu jam yang akan diubah menjadi baterai. Diklaim ini akan cukup untuk melakukan panggilan 5 menit hingga 10 menit. Guru E1107 diketahui diproduksi untuk negara-negara berkembang di mana listrik padam. 

Sedangkan Samsung Blue Earth S7550 juga menampilkan panel surya di bagian belakang, untuk mengisi baterai berkapasitas 1080 mAh. Diklaim dengan mengisi daya menggunakan sinar matahri selama satu jam akan dapat memberi daya pada panggilan selama 10 menit. Ponsel ini juga terbuat dari plastik daur ulang botol air bekas, dan membekalinya dengan fitur-fitur canggih untuk non-smartphone termasuk browser. Kabarnya perangkat ini juga dilengkapi beberapa pengingat ramah lingkungan, untuk membuang sampah dan mematikan keran air.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: