Samsung bakal benamkan pemindai sidik jari ultrasonic di S10

Pemindaian menggunakan teknologi ultrasonic ini dikabarkan akan memiliki kecepatan mengenali sidik jari 30 persen lebih cepat dibandingkan teknologi pemindai sidik jari bahwa layar saat ini.

Samsung bakal benamkan pemindai sidik jari ultrasonic di S10 Ilustrasi pemindai sidik jari (Samsung)

Samsung dikabarkan akan membawa beberapa dobrakan baru dalam perangkat terbaru mereka, yakni Galaxy S10. Salah satunya adalah kehadiran pemindai sidik jari bawah layar, yang kini sedang menjadi tren.

Namun, dalam sebuah bocoran terbaru, Samsung tak ingin menggunakan sembarang teknologi. Mereka tidak akan menggunakan teknologi pemindai sidik jari seperti yang telah dipakai oleh beberapa vendor smartphone.

Dalam sebuah bocoran yang dilakukan oleh informan ulung yang bernama Ice Universe, teknologi yang dipakai oleh Samsung adalah teknologi ultrasonic fingerprint. Teknologi ini bahkan akan menggantikan pemindai retina yang kini ada di perangkat flagship mereka.

Selain itu, Phone Arena (4/10) melaporkan bahwa Ice Storm mengklaim bahwa teknologi ini akan membuat pengenalan sidik jari 30 persen lebih cepat dibandingkan pemindai sidik jari biasa. Hal ini dikarenakan ruang pemindaian yang dimiliki oleh mereka jauh lebih besar.

Seperti biasa, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini tidak akan menjual teknologi ini ke vendor lain. Hal ini membuat para pengguna akan secara eksklusif mendapatkan teknologi ini di perangkat Samsung saja.

Ada juga beberapa kabar lain yang menyebut Samsung akan mempersiapkan total tiga model untuk seri ini. Ketiga model tersebut diantaranya adalah Galaxy S10, S10+, dan S10 mini.

Ketiga perangkat ini juga akan memiliki tiga kamera di bagian belakang dan kamera depan dibawah layar. Layar OLED yang melengkung di kedua sisi masih jadi andalan mereka. 

Sayang, hingga saat ini pihak Samsung masih bungkam dalam menanggapi rumor ini. Mungkin saja, mereka akan terus melakukan hal tersebut hingga perkenalan perangkat ini yang diharapkan akan diperkenalkan Februari 2019 mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: